Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Kluster Q-Mall Hoaks, Manajemen: Hanya Satu Karyawan dari MDS

- Apahabar.com Kamis, 21 Mei 2020 - 20:57 WIB

Kluster Q-Mall Hoaks, Manajemen: Hanya Satu Karyawan dari MDS

General Manager Q-Mall, Andri Indrawangsah didampingi perwakilan Matahari Department Store, Setiawan. Foto: apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Manajemen Q-Mall Banjarbaru menepis kabar adanya kluster atau puluhan karyawannya mengidap Covid-19.

“Berita itu hoaks, bahwa informasi terkait virus Covid-19 yang menyebar di media sosial itu tidak benar (bahkan) ada yang bilang 10 sampai 41 satu karyawan kena,” ujar General Manager Q-Mall, Andri Indrawangsah kepada apahabar.com, Kamis (21/5) malam.

Karyawan dalam manajemennya tidak ada yang terindikasi Covid-19. Namun ada satu karyawan di Matahari Dapartmen Store (MDS) yang, kata dia, dilaporkan positif Covid-19.

“Ya sebenarnya ada 1 karyawan MDS, itu pun pada tanggal 10 sudah non-aktif. Dan konfirmasi dia positif pada tanggal 19, sehingga ada rentang waktu (jeda) 9 hari,” terangnya.

Menurutnya, sejak Minggu (10/5) yang bersangkutan sudah di non-aktifkan. Pelacakan atau tracking sudah dilakukan tim MDS.

“Jadi setelah itu tidak ada (tidak ditemukan) indikator karyawan yang terindikasi,” lanjutnya.

Sehingga saat ini, seluruh karyawan dan tenan Q-Mall ia pastikan tidak terindikasi Covid-19.

“Sampai saat ini di manajemen kita belum ada ciri ciri terindikasi, dan memang karyawan kita banyak dari area zona merah Banjarmasin. Ini juga kita pikirkan,” ucapnya.

Dijelaskannya pula, ada protap Covid-19 yang jelas dan tegas diterapkan dalam manajemen Q-Mall. Dan MDS baik internal maupun eksternal

“Protap yang sudah dijalankan MDS ini ketat sekali, wawancara adalah tahap yang sangat menentukan apakah karyawan tersebut teridentifikasi apa tidak. Antisipasi yang dilakukan MDS ini juga dilakukan manajemen Q-mall,” jelasnya.

Mereka, lanjut Indra yang masuk Q-Mall wajib pakai masker, handsanitizer dan cek suhu.

“Kami dari manajemen juga nantinya akan melakukan pengecekan terhadap semua karyawan toko (tenant), itu kami akan lakukan setiap hari sekitar pukul 1 atau 2 (siang) setiap hari, sehingga kita punya history rekap masing masing store,” rincinya.

Selain itu, pihaknya dalam waktu dekat akan menggunakan disinfektan uap untuk sterilisasi lokasi internal.

“Kita ada rencana penyemprotan di internal, tapi sifatnya dia uap bukan cair,” tambahnya.

Perwakilan Matahari Department Store, Setiawan mengungkapkan bahwa satu karyawan yang positif Covid-19 berinisial S.

“Saya mewakili MDS, sebelumnya minta maaf baru bisa mengklarifikasi sekarang. Betul ada yang terkonfirmasi Covid-19 itu berinisial S tapi dia statusnya non-aktif,” ungkapnya.

Pihaknya, lanjut Setiawan, memiliki protap untuk Covid-19. Bahkan ada tim Covid-19 jauh sebelum ada yang terindikasi.

“Kita punya gugus Covid tersendiri di MDS,
untuk internal kita memastikan semua karyawan harus menggunakan masker dan cuci tangan. Karyawan mencatat di buku, melakukan wawancara untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang kondisi, setiap karyawan harus menyampaikan keluhan apapun yang tidak disampaikan pada saat wawancara,” jelasnya.

Sedangkan untuk eksternal seperti customer yang masuk juga harus menjalankan protap yang telah dibuat

“Dicek suhu tubuh, cuci tangan, dan menggunakan masker, berjalan menurut rambu dan arah yang ditentukan, saat transaksi ada pembatas antara kasir dan customer,” rincinya.

Adapun S sendiri telah menjalan protap namun pada awal terpapar memang tak dapat diketahui.

“S itu dalam proses pengecekan pertama demam, proses kedua terindentifikasi Covid-19. Untuk terpaparnya kita tidak tahu, karena memang Covid-19 ini bisa terpapar di mana saja,” tutupnya.

Senada dengan Indra, Setiawan juga menegaskan saat ini semua karyawan MDS dalam keadaan sehat.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Tanbu: 1 Sembuh asal Kuranji
apahabar.com

Kalsel

Bawa Sajam Masuk ke Pondok Warga Cempaka, Remaja Ini Diamankan ke RS Sambang Lihum
Korban Muhammad Margotomy warga Banjarbaru yang tenggelam di Waduk Riam Kanan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ditemukan mengapung. Foto-Istimewa

Kalsel

Warga Banjarbaru yang Tenggelam di Waduk Riam Kanan, Kapolsek Aranio Ungkap Hasil Visumnya
Perpanjang Status Tanggap Darurat, Akses Bandara dan Pelabuhan Dibatasi

Kalsel

Perpanjang Status Tanggap Darurat, Akses Bandara dan Pelabuhan Dibatasi
apahabar.com

Kalsel

Sempat Layani Pasien Covid-19, Simak Pernyataan Dokter Syarif
apahabar.com

Kalsel

Polsek Limpasu Gencarkan Upaya Pencegahan Karhutla di HST
apahabar.com

Kalsel

Chef Agus Sasirangan Meriahkan Pasar Ramadan
apahabar.com

Kalsel

Isak Tangis dan Doa Iringi Pemakaman Korban Serangan Kobra
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com