Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Kronologi Pasien Terindikasi Covid-19 Kabur di Banjarbaru

- Apahabar.com Selasa, 26 Mei 2020 - 14:02 WIB

Kronologi Pasien Terindikasi Covid-19 Kabur di Banjarbaru

Seorang pasien dalam pengawasan RS Idaman Banjarbaru masih melarikan diri. Foto sebagai ilustrasi: Antara

apahabar.com, BANJARBARU – Kaburnya seorang pasien dalam pengawasan (PDP) dari RS Idaman Banjarbaru tengah hangat diperbincangkan warganet.

Tak cuma itu, informasi pribadi si pasien juga berseliweran di media sosial.

Belakangan, hal itu bikin resah masyarakat Banjarbaru khususnya Landasan Uin Timur.

Lurah Landasan Ulin Timur, Deny Adi Surya memastikan pencarian terhadap si pasien terus dilakukan.

“Kebetulan sesuai KTP memang warga kami, kami sudah 3 hari ini mencari,” ujarnya kepada apahabar.com, Selasa (26/5) siang.

Kronologis kaburnya si pasien diceritakan oleh Deny.

“Pertama itu beliau (pasien kabur) memang punya gejala, dari RS Kartika dicek ke situ ada keluhan tambahan (lalu) di-rapid tes dan reaktif,” ceritanya.

Kemudian, lanjut Deny, usai hasil reaktif keluar muncul keluhan baru lagi. Pasien dibawa ke RS Idaman Banjarbaru.

“Dibawa ke RS Idaman dirawat di sana, dan di swab,” ungkapnya.

Sambil menunggu hasil swab, kondisi warganya itu, dikatakan membaik. Tidak perlu lagi diinfus.

“Beliau keadaannya membaik tidak diinfus. (Tapi) Di RS itu beliau mungkin merasa dikekang, anaknya jenguk tidak boleh. Karena sudah kelihatan gejalanya, nah beliau gelisah (dan) mau pulang saja,” lanjutnya.

Ditambah penjagaan yang ketat, pasien diduga Covid-19 itu pun mulai memberontak.

“Kaya mau ngamuk terakhir itu lalu keluar dan turun dari ruangan, di tangga darurat ditangkap petugas, tapi dia ngamuk,” kisahnya.

“Oleh anaknya (keluarga) minta tolong dibawa pulang dulu tapi digiring sama tim RS Idaman, ada security dan banyak lagi yang giring,” sambungnya bercerita.

Melihat dijaga ketat oleh petugas, entah apa yang dipikirkan pasien. Ia memutuskan kabur.

“Mungkin beliau takut atau apa, kabur dan sampai sekarang tidak ketemu. Kami 3 hari ini kerjanya masuk hutan saja ke sana kemari mencari belum ketemu,” terangnya.

Deny meminta warganya tersebut tak perlu takut. Karena hasil swab belum keluar. Belum tentu juga reaktif itu positif Covid-19.

“Beliau (yang kabur intinya) tidak mau dirawat di situ (RS) maunya di rumah saja, boleh sebenarnya dengan pengawasan tim kesehatan. Hasil swab beliau pun belum keluar, baru reaktif menurut rapid,” jelasnya.

Sehingga untuk masyarakat pun dimintanya tetap tenang. Tak usah resah.

Selain belum dipastikan positif Covid-19, juga yang bersangkutan bukan pelaku kejahatan.

“Gara gara berita hoaks ini (positif Covid-19 kabur) masyarakat resah bahkan sampai ada niatan mau ngusir keluarga. Jangan percaya hoaks, beliau masih reaktif rapid test, hasil swab belum keluar. Kita ini tidak menghadapi penjahat, ini loh orang sakit perlu dirawat, perlu dibantu,” Deni mengakhiri.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Calon Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda Kunjungi Kantor Redaksi apahabar.com
apahabar.com

Tak Berkategori

Butuh Peran Media Massa, Mimpi Hj Ananda Bangun Pemerintahan Banjarmasin yang Baik
Buaya

Tak Berkategori

Inalillahi, Korban Buaya Liar di Kotabaru Ditemukan Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel
apahabar.com

Tak Berkategori

Orang Sehat Pakai Masker, Perlindungan Palsu Saat Wabah Virus Corona
apahabar.com

Tak Berkategori

Menteri Agama: Ahli Waris Bisa Gantikan Calon Jemaah Haji Yang Wafat

Tak Berkategori

Video Ayu Ting Ting dan Adit Jayusman Terciduk Jalan Berdua, Pakai Gaun Mini dan Berpegangan Erat!
apahabar.com

Tak Berkategori

Tak Punya Izin, Pemkot Banjarmasin Kembalikan Rp 200 Juta ke Pengusaha Advertising
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com