Warga Banjarmasin Terpesona Menikmati Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Duh! Anggaran Pembinaan Atlet Banjarmasin Tertunggak 6 Bulan Isu Lemahnya KPK Digaungkan, Mahasiswa Siap Geruduk DPRD Kalsel Kritik PSU Kalsel, Dosen Uniska Uhaib ‘Dihadiahi’ Somasi Tim BirinMu Heboh Dikira Disembunyikan Makhluk Gaib, Ibu Muda di HST Akhirnya Ditemukan

Kurva Melonjak Naik, KNPI: Banjarmasin Belum Siap New Normal

- Apahabar.com Minggu, 31 Mei 2020 - 12:24 WIB

Kurva Melonjak Naik, KNPI: Banjarmasin Belum Siap New Normal

Ilustrasi Sumber: net

apahabar.com, BANJARMASIN – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Banjarmasin angkat bicara terkait wacana penerapan new normal di kota Seribu Sungai.

“Dengan segala pertimbangan, maka Banjarmasin belum siap untuk menerapkan new normal. Kami menyarankan untuk dilakukan penundaan terlebih dahulu hingga dilakukan kajian mendalam dengan melibatkan seluruh elemen terkait,” ucap Ketua DPD KNPI Banjarmasin, Muhammad Imam Satria Jati, Sabtu (30/5) malam.

Berdasarkan laporan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin, kata Imam, wabah Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 masih belum mereda.

“Bahkan puncak tertinggi penyebaran Covid-19 sendiri berada di Banjarmasin,” sebut Imam.

Berdasarkan kondisi itu, maka DPD KNPI Banjarmasin memberikan beberapa catatan.

Pertama, amanah Pembukaan Undang–undang Dasar 1945 menyebutkan bahwa tujuan negara adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

“Pemkot Banjarmasin harus mempertimbangkan upaya perlindungan masyarakat dari penyebaran Covid-19 ini,” kata Alumnus FH ULM ini.

Kedua, Pemkot Banjarmasin harus menjelaskan kepada masyakarat terkait alasan utama wacana penerapan new normal tersebut.

Apakah secara aturan yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO), Banjarmasin layak menerapkan new normal di tengah kurva penyebaran virus yang semakin meningkat.

Selain itu, Pemkot harus memberikan jaminan secara mutlak kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa Banjarmasin layak menerapkan new normal.

“Tak kalah penting, perlu kiranya Pemkot Banjarmasin mempertimbangkan kesiapan SDM yang tersedia,” cetusnya.

Catatan berikutnya, sambung Imam, pertimbangan pemulihan ekonomi merupakan hal wajar dan memang diperlukan sebagai penyeimbangan untuk menuju new normal di tengah pandemi Covid-19.

“Namun jangan sampai menjadi boomerang bagi Pemkot Banjarmasin, karena dinilai hanya mengakomodir kepentingan korporasi besar,” tegas Imam.

Lalu, Imam meminta adanya pertimbangan pemberlakuan new normal di sekolah. Apakah ada jaminan kepada peserta didik untuk melakukan protokoler kesehatan, terutama bagi siswa sekolah dasar (SD).

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kaum Difabel Berharap Bisa Jadi PNS

Kalsel

Update Harga Komoditas Peternakan di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Mengejutkan, PLN Putus Listrik Disdik Kalsel dan 3 Sekolah
apahabar.com

Kalsel

Hari Santri Nasional, NU HST Ajak Santri Pertahankan NKRI
Kemenkumham

Kalsel

Kemenkumham Kalsel Buat Inovasi Pelayanan Keimigrasian
apahabar.com

Kalsel

Kades Jirak Ditembak Mati, Tabalong Siapkan Pengganti
Kebakaran Sutoyo

Kalsel

Insiden Kebakaran di Sutoyo Banjarmasin, 2 Mobil Pemadam Tabrakan
apahabar.com

Kalsel

Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Dirut PT CBA Ditangkap Polda Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com