Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Lagi, Kodim Banjarmasin Temui Pelaku Usaha Jelang New Normal

- Apahabar.com Jumat, 29 Mei 2020 - 14:20 WIB

Lagi, Kodim Banjarmasin Temui Pelaku Usaha Jelang New Normal

Dandim 1007/Banjarmasin, Kolonel Inf Anggara Sitompul. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Jelang penerapan New Normal, Jajaran Kodim 1007/Banjarmasin kembali menggelar pertemuan dengan para pelaku usaha, Jumat (29/5) pagi.

“Kita melakukan tatap muka dengan pelaku usaha, baik restoran, mall dan para perwakilan pedagang pasar tradisional,” kata Dandim 1007/Banjarmasin, Kolonel Inf Anggara Sitompul usai rapat pemaparan di Markas Kodim 1007/ Banjarmasin.

Adapun hal yang dibahas soal perkembangan kasus Covid-19 dan keharusan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan jika New Normal sudah diberlakukan di Banjarmasin.

“Fokus kita bagaimana mendisiplinkan para pelaku usaha untuk mematuhi agar menjalankan protokol kesehatan demi mencegah Covid-19,” papar Dandim.

Sehingga, kata Dandim, para pelaku usaha nantinya harus berani menolak konsumen yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Kemudian, kata Dandim, para pelaku usaha juga harus bisa memastikan agar mengatur jarak interaksi atau physycal distancing serta menyediakan tempat buat cuci tangan.

Dandim 1007/Banjarmasin menekankan bahwa kesadaran dari masyarakat sangat penting saat ‘New Normal’ diterapkan.

Ditegaskannya, bagi para pelaku usaha yang tidak mau mengikuti protokol kesehatan, siap siap saja apabila ditutup.

“Para pengunjung dan para pengusaha harus bisa mengikuti protokol kesehatan, apabila tidak mengikuti, ditakutkan nantinya akan ada penyebaran virus baru. Daripada terjadi hal seperti itu, baiknya ditutup saja,” tuturnya.

Kendati demikian, Dandim mengatakan bahwa pihaknya pada dasarnya tetap mengutamakan upaya-upaya pendekatan terlebih dahulu.

“Karena yang kita harapkan itu kesadaran masyarakat, maka kita lakukan pendekatan terlebih dahulu kalau masih bandel baru kita berikan sanksi,” tandasnya.

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Komunitas Bakti Berbagi Tanbu Turun ke Jalan Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Patmaraga Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Gagal di 2019, DPRD Kalsel Mantap Kungker ke Luar Negeri di Tahun Ini
apahabar.com

Kalsel

Terpantau Cerah, Langit Kalsel Menyimpan Potensi Hujan Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Polsek Pengaron Banjar Rutin Laksanakan Sosialisasikan Waspada Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Angin Kencang Hantam Rumah Warga Sungai Paring, Bantuan Masih Diupayakan
apahabar.com

Kalsel

Aksi Simpati di Hari Bhayangkara ke-74, Danrem 101/Antasari Temui Polisi di Pos Jaga
apahabar.com

Kalsel

Jerit Korban Kebakaran Jalan Sulawesi: “Kami Bingung Numpang di Mana”
apahabar.com

Kalsel

‘Berebut’ Status Ibu Kota, Empat Gubernur Diundang ke Jakarta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com