2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Langgar Protokol Kesehatan PSBB, 168 Pabrik di Jakarta Disegel

- Apahabar.com Senin, 4 Mei 2020 - 15:49 WIB

Langgar Protokol Kesehatan PSBB, 168 Pabrik di Jakarta Disegel

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengungkapkan sebanyak 168 pabrik di wilayah DKI Jakarta telah disegel karena melanggar protokol kesehatan dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), sementara 2.673 pabrik lainnya diberikan peringatan.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berikan peringatan dan teguran kepada 2.673 pabrik dan industri termasuk perkantoran. Kemudian telah menyegel sementara 168 pabrik,” kata Doni dalam konferensi pers virtual usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo dari Istana Kepresidenan, Bogor, Senin (04/05).

Doni tidak merinci sektor industri yang melanggar PSBB tersebut. Namun, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), hanya terdapat 11 sektor industri yang boleh beroperasi selama PSBB dengan syarat tetap menjalankan protokol kesehatan.

Sementara di Provinsi Riau, Gugus Tugas daerah juga telah menindak hukum kepada masyarakat yang melanggar ketentuan PSBB karena mengadakan acara yang mengundang kerumunan massa.

“Masyarakat yang berkumpul dan tidak sesuai ketentuan akhirnya diperiksa dan diproses untuk masuk pengadilan,” ujar dia.

Doni meminta pemerintah daerah mengawal penerapan PSBB agar tidak longgar. PSBB harus berjalan ketat dan efektif untuk memutus rantai penularan virus Corona baru.

“Tetap harus patuh protokol kesehatan, baik ‘social distancing’ (pembatasan sosial), ‘phsycal distancing’ (pembatasan jarak fisik), cuci tangan, jaga jarak dan segala upaya, agar kita tidak terpapar Covid-19,” ujar dia.

Data terakhir, hingga Minggu (03/05), berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kasus pasien positif virus mematikan itu di Indonesia mencapai 11.192 orang dengan penambahan 349 kasus positif. Dari 11.192 kasus pasien posititif, 1.876 di antaranya sudah dinyatakan sembuh, dan 845 pasien meninggal dunia.

Sedangkan 236.369 warga dinyatakan sebagai orang dalam pemantauan (ODP), dan 23.130 warga dinyatakan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hujan Iringi Kedatangan Jenazah Gus Sholah di Halim Perdanakusuma
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Lantik 881 Pamong Praja Muda Secara Virtual
apahabar.com

Nasional

Jubir: Kondisi Empat Pasien Positif Corona Terus Membaik
apahabar.com

Nasional

Bertemu Dubes Rusia, Gubernur Klaim Proyek Kereta Api Berlanjut
apahabar.com

Nasional

China Sebut Larung Jasad ABK WNI ke Laut Disetujui Keluarga
apahabar.com

Nasional

Lebaran Ala Prabowo di TPS, Ma’ruf Amin: Lebaran Itu di Masjid
apahabar.com

Nasional

Jika Pemerintah Terapkan Tatanan New Normal, Simak Permintaan IDI
apahabar.com

Nasional

Pasien Covid-19 Ikut Salat Tarawih, 94 Jemaah Dites Cepat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com