Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi SMP Swasta di Banjarmasin Belajar Tatap Muka, Berikut Daftar Lengkapnya Menteri Edhy Ditangkap, Cita-Cita Prabowo Presiden Tamat! Sudah Beristri, Oknum Guru Olahraga di Banjarbaru Tega Cabuli Muridnya Sendiri Kasus Korupsi KONI Seret 2 Pejabat Pemkot Banjarmasin

Larangan Mudik, Jalanan di Kalsel Dijaga Ketat

- Apahabar.com Jumat, 22 Mei 2020 - 15:36 WIB

Larangan Mudik, Jalanan di Kalsel Dijaga Ketat

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pengendara di ruas Jalan Ahmad Yani tepatnya depan Q-Mall, Jumat pagi. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Warga di Kalimantan Selatan diimbau untuk tak mudik. Jelang lebaran, sejumlah ruas jalan di Kalimantan Selatan mulai dijaga ketat.

Pengetatan itu beriringan dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Banjarbaru-Banjar saat Covid-19 mewabah.

Pantauan apahabar.com, Jumat (22/5) pagi, yang jadi atensi kali ini ruas Jalan Ahmad Yani.

Memasuki libur lebaran, jalur lintas kota itu memang kerap dilalui oleh para pemudik.

“Untuk di depan Q-Mall inikan merupakan jalan protokol, jadi mobilisasi masyarakat termasuk tinggi,” ungkap Perwira Pengendali Posko Terpadu PSBB Q-Mall Banjarbaru, Ipda Rizki kepada apahabar.com, Jumat (22/5) siang.

Jalan provinsi tersebut juga menjadi akses utama bagi warga yang memiliki pekerjaan di daerah berbeda.

Karenanya, pos gabungan sengaja ditempatkan di perbatasan dua kota itu.

“Biasanya dalam hal pekerjaan dan usaha mereka. Kalau kegiatan tidak jelas, kami suruh putar balik kembali,” tegasnya

Setiap pengendara yang lewat dilakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermoscan.

Petugas juga menanyakan tujuan serta memverifikasi KTP pengendara sesuai domisili asal mereka.

Pemeriksaan tersebut dilakukan dari kedua sisi jalan. Baik dari arah Banjarbaru menuju Martapura dan sebaliknya.

“Karena jadwal kami baru mulai, sementara belum ditemukan (pemudik),” kata Rizki

Setiap pos melakukan pemeriksaan kepada pengendara setiap 2 jam sekali.

Rizki tak menampik, pihaknya cukup sulit menghindari kemacetan akibat penghentian ini.

Beruntung, penumpukan kendaraan tidak berlangsung lama. Sebab proses pemeriksaan berlangsung cukup cepat.

“(Sementara) dibiarkan dulu. Kalau memang terlalu panjang, akan dilonggarkan sedikit untuk mempercepat,” pungkasnya.

Dalam kondisi berpuasa dan cuaca terik, setiap pos juga dilengkapi fasilitas kesehatan untuk memastikan pengendara maupun petugas tetap prima.

“Kita usahakan semua dicek suhunya, kalau misalnya ada melebihi 38 kita pinggirkan apakah faktor suhu panas atau lainnya,” pungkasnya.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mencuri, PSK ‘Cantik’ dan Muncikari Pasar Kasbah Diancam 15 Bulan Penjara
apahabar.com

Kalsel

Geger Temuan Mayat di Desa Terantang Batola, Polisi Buka Penyelidikan
apahabar.com

Kalsel

Kasus Positif Covid-19 di Kalsel Naik Jadi 170 Sore ini, 3 Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Sempat Turun, Sakur Kembali Panjat Tower BTS
apahabar.com

Kalsel

Dua Pelaku Ilegal Loging di Hutan Lindung Tala Masih Buron
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Di-PSBB, Berikut Tempat yang Ditiadakan hingga Diperbolehkan
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari ini, Simpan Potensi Hujan
apahabar.com

Kalsel

Ainun, Korban Lakalantas Baru Ingin Mendaftar Kuliah di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com