Enam Tewas, Pencarian Korban di Tambang Emas Kotabaru Disetop Pasca-Penyerangan, Polsek Daha Selatan Siaga Satu  Kecanduan Parah, Oknum Petugas SAR Banjarmasin Lama Ditarget Dear Pekerja Informal Banjarmasin, Silakan Klaim Santunan Update Penyerangan Polsek Daha Selatan, Korban Selamat Diganjar Penghargaan




Home Habar Religi

Sabtu, 16 Mei 2020 - 06:00 WIB

Lebaran di Tengah Pandemi, MUI Imbau Halal Bihalal Via Online

rifad - Apahabar.com

Ilustrasi. Foto-net

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Diprediksi akan berhari raya Idul Fitri di tengah pandemi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat Islam untuk halal bihalal via online.

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar acara saling kunjung-mengunjungi seusai salat Idul Fitri.

Menurutnya, melakukan acara pertemuan seperti halal bi halal di masa pandemi Covid-19 ini berisiko tinggi. Sebagai alternatif, ia menyarankan agar kegiatan silaturahhim dan saling menyampaikan maaf dilakukan melalui teknologi seperti telepon, panggilan video di

WhatsApp, video conference Zoom, dan lainnya.

“Kita mengimbau umat dan masyarakat untuk lebih mengedepankan usaha menjaga dan melindungi diri kita masing-masing supaya tidak jatuh ke dalam hal-hal yang akan membahayakan kepada kesehatan dan jiwa kita, apalagi dalam agama menjaga diri untuk tidak terjatuh ke dalam bencana dan malapetaka itu hukumnya adalah wajib,” kata Anwar Abbas, Jumat (15/5).

Baca juga :  Kenang NU Banua di Harlah ke 94; Masyarakat Banjar Loyal dengan NU

Ketua PP Muhammadiyah ini juga menekankan agar tidak melakukan tradisi bersalam-salaman. Sebab, tradisi bersalaman sudah melekat di kalangan masyarakat Indonesia, terutama saat Idul Fitri.

Walaupun memang ada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud, yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW berkata, “Bila ada dua orang Muslim yang bertemu lalu mereka berjabat tangan, maka dosa keduanya sudah diampuni sebelum mereka berpisah.”

Anwar mengatakan, bersalaman dalam Islam memang merupakan sebuah perbuatan baik dan terpuji. Akan tetapi, syariat tersebut tentunya tidak bisa dilakukan kepada semua orang, kecuali hanya kepada orang-orang yang memang diperbolehkan oleh agama untuk bersentuhan dengannya.

Jika bukan muhrim, lanjutnya tentunya tidak diperbolehkan untuk bersalaman dengannya, tetapi dengan menggerakkan kedua tangan, misalnya ke dada masing-masing sembari mengangguk.

Akan tetapi, di masa Covid-19 ini, kata dia, tentunya tidak dianjurkan untuk bersalam-salaman guna mencegah penularan virus tersebut. Pasalnya, salah satu penyebaran virus yang pertama kali dimulai di Wuhan, China, itu paling efektif melalui salaman. “Bersalam-salaman itu hukumnya hanya sunnah,” tambahnya.

Baca juga :  Habib Ali bin Syekh Abu Bakar Motivasi Warga Tanah Laut untuk Gemar ‘Ibadah’

Hal senada disampaikan oleh Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Miftahul Huda. Ia mengatakan, bahwa MUI telah menyeru pemerintah agar membatasi secara ketat pergerakan manusia dan mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam merayakan hari raya Idul Fitri nanti.

Hal itu termasuk dengan tidak mudik, membatasi silaturrahim. Sebagai gantinya, MUI menyarankan agar silaturahmi lebaran dilakukan secara daring. Imbauan ini dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan MUI pada 15 April 2020 lalu.

“Dengan niat yang ikhlas dan tulus Insya Allah silaturahmi online tidak kalah pahalanya dengan saling kunjung mengunjungi,” kata Ustaz Miftah.

Sumber: Republika
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Menelusuri Sejarah Islam di Museum Islam Australia
apahabar.com

Habar

Peringati Tahun Baru Islam, IPNU Sungai Tabuk Hadirkan Abu Zein Fardany
apahabar.com

Habar

Masjid Raksasa di Turki akan Dibuka Beberapa Hari Lagi
apahabar.com

Religi

Ulama Al Azhar Mesir Kunjungi PBNU
apahabar.com

Habar

Pesan Ustaz Arifin Ilham di Facebook, Disambut Duka Pecintanya
apahabar.com

Religi

Tokoh Ulama di Balik Berdirinya NU di Kalsel
apahabar.com

Habar

Berziarah ke Marabahan, Napak Tilas Kunjungan Abah Guru “Mengambil” Tarekat
apahabar.com

Habar

Jelang haul Sekumpul ke-14, Dinas Kesehatan Bantu Perlengkapan “Keamanan”