Enam Tewas, Pencarian Korban di Tambang Emas Kotabaru Disetop Pasca-Penyerangan, Polsek Daha Selatan Siaga Satu  Kecanduan Parah, Oknum Petugas SAR Banjarmasin Lama Ditarget Dear Pekerja Informal Banjarmasin, Silakan Klaim Santunan Update Penyerangan Polsek Daha Selatan, Korban Selamat Diganjar Penghargaan




Home Hukum

Sabtu, 23 Mei 2020 - 19:53 WIB

Lebaran, Napi Korupsi di Kalsel Pun Dapat Remisi

rifad - Apahabar.com

Seorang pengunjung tampak membasuh tangan sebelum dipertemukan dengan warga binaan Lapas Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

Seorang pengunjung tampak membasuh tangan sebelum dipertemukan dengan warga binaan Lapas Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Di tengah pandemi Covid-19, ada kabar baik untuk para warga binaan permasyarakatan (WBP) di Kalimantan Selatan.

Ribuan narapidana memperoleh remisi atau keringanan hukuman saat Idulfitri 1441 hijriah. Satu di antaranya WBP kasus korupsi.

Sebagai informasi, mereka yang mendapat remisi dinilai telah berkelakuan baik dan memenuhi persyaratan selama menjalani masa penahanan.

Mengambil data Kanwil Kemenkumham Kalsel, jumlah narapidana yang telah diusulkan untuk memperoleh remisi sebanyak 4.228 orang.

Jumlah sebanyak itu didapat dari 14 Lapas/Rutan di penjuru Kalsel.

Untuk narapidana terbanyak yang akan memperoleh remisi berasal dari Lapas Banjarmasin dengan jumlah 1.017 orang.

Rinciannya, 2.158 dari kasus penyalahgunaan narkotika dan 1 orang dari tindak pidana korupsi.

Kakanwil Kemenkumham Kalsel Agus Toyib tak menjelaskan lebih rinci mengenai sosok napi korupsi itu.

Baca juga :  #DiRumahAja dan Kita yang Sebentar Lagi Menjadi Gila

Ia hanya mengatakan usulan remisi itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Sampai dengan Jum’at kemarin, berdasar SK tadi, ada 3.831 narapidana yang ditetapkan memperoleh remisi.

“Remisi yang diberikan tidak terbit sekaligus dikarenakan perlu tahapan verifikasi agar sesuai dengan persyaratan dan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Ia menegaskan bagi narapidana yang telah menerima hak asimilasi dan melakukan tindak pidana kembali maka sanksinya hak asimilasinya dicabut.

“Hak remisinya pun akan dibatalkan,” jelas dia.

Keputusan ini juga menindaklanjuti evaluasi Permenkumham No. 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi Narapidana dan Anak dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Kemudian Kepmenkumham Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Baca juga :  KPK Akan Panggil Menag Dalam Waktu Dekat

“Dengan pemberian remisi kepada para napi ini, artinya masa menjalani hukuman di dalam Lapas atau Rutan akan berkurang, oleh karena itu saya berharap tentunya selama menjalani sisa masa hukuman agar terus melakukan introspeksi diri, berkelakuan baik dan mengikuti pembinaan dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Ia kembali mengimbau setelah bebas pun jika mengikuti pembinaan dengan baik dengan bekal tersebut para WBP dapat berbaur di tengah masyarakat.

“Memperoleh penghasilan dan tidak mengulangi perbuatannya dan atau melakukan tindak pidana lainnya,” harapnya.

Adapun pemberian remisi secara simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan, bertepatan pada Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1441 H yang jatuh pada Minggu, 24 Mei 2020 di Lapas Banjarmasin.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Gondol Uang Tunai Rp 200 Juta, Wakar Sudimampir Masuk Perangkap
apahabar.com

Hukum

PK Ditolak, Jessica Tetap Dibui 20 Tahun karena Bunuh Mirna
apahabar.com

Hukum

Polsek Banjarbaru Barat Ungkap Warung Jajakan Miras

Hukum

Tren Kejahatan HST, dari Nabi Kakahan, Penjagal Anak, hingga Narkotika
apahabar.com

Hukum

Guru Bomber Gereja di Surabaya Hanya Dihukum 10 Tahun Penjara
apahabar.com

Hukum

Tak Patuh, Puluhan Pengendara Terjaring di Jalan Jenderal Sudirman Banjarmasin
apahabar.com

Hukum

Berencana Kunjungi Orangtua, Oknum Polisi Ngamuk di Pos PSBB
apahabar.com

Hukum

Kapolda Kalsel Bakal Tindak Tegas Ajakan Golput