150 Rumah Hangus Terbakar, Simak Kronologi Lengkap Kebakaran di Kotabaru Alasan Mengapa Api di Patmaraga Kotabaru 5 Jam Baru Padam Si Jago Merah Mengamuk di Kotabaru: Berkobar Berjam-jam, Ratusan Rumah Ludes Terbakar! Ratusan Rumah Terbakar, Dapur Umum Mulai Dibuka di Patmaraga Kotabaru Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu

Lockdown Melonggar, Rupiah Bisa Menguat

- Apahabar.com Jumat, 8 Mei 2020 - 12:20 WIB

Lockdown Melonggar, Rupiah Bisa Menguat

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank bergerak menguat seiring pelonggaran kebijakan lockdown (karantina) di sejumlah negara, Jumat (8/5) pagi.

Pada pukul 10.11 WIB, rupiah menguat 60 poin atau 0,4 persen menjadi Rp14.935 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.995 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan pelonggaran kebijakan lockdown masih menjadi sentimen penguat harga aset-aset berisiko.

“Walaupun ada kekhawatiran pelonggaran lockdown akan memunculkan gelombang kedua wabah, tapi dunia bisa meniru pelonggaran lockdown yang tidak memicu kasus wabah baru yang terjadi di Korea Selatan dan Hong Kong,” ujar Ariston.

Berita mengenai melambatnya laju penambahan orang terinfeksi Covid-19 di beberapa negara, juga menjadi sentimen positif.

Selain itu data neraca perdagangan China bulan April yang surplus melebihi data bulan sebelumnya juga menjadi sentimen positif.

Menurut Ariston, aktivitas perdagangan China yang perlahan pulih bisa menopang aktivitas ekonomi negara lainnya.

“Namun demikian pasar masih mewaspadai memburuknya data-data ekonomi karena wabah,” ujar Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.800 per dolar AS sampai Rp15.150 per dolar AS.

Pada Rabu (6/8) lalu, rupiah ditutup menguat 85 poin atau 0,56 persen menjadi Rp14.995 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.080 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp15.009 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp15.127 per dolar. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Angkasa Pura I Kerja Sama Inisiasi Koridor Sehat dengan IIAC di Korsel
apahabar.com

Ekbis

Koreksi Bursa Saham Asia, IHSG Awal Pekan Ditutup Menguat
apahabar.com

Ekbis

Kampanyekan #AntiHoax, Telkomsel Roadshow #InternetBaik Sambangi Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Lagi, Rupiah Terkoreksi Seiring Melemahnya Ekspektasi Suku Bunga the Fed
apahabar.com

Ekbis

Jika Bersalah, Erick Thohir Minta Karyawan Garuda Mundur
apahabar.com

Ekbis

Hasil Rapat Fed Diumumkan, Rupiah Menguat
apahabar.com

Ekbis

Tarif Bagasi Lion Air Berbeda-beda, Simak Daftarnya
apahabar.com

Ekbis

Ekonom Kalsel: Penurunan Harga Pertamax Cs Kurang Tepat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com