Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April Hore! Tanah Laut Segera Miliki Stadion Berkapasitas 10.000 Penonton Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Lockdown Melonggar, Rupiah Bisa Menguat

- Apahabar.com Jumat, 8 Mei 2020 - 12:20 WIB

Lockdown Melonggar, Rupiah Bisa Menguat

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank bergerak menguat seiring pelonggaran kebijakan lockdown (karantina) di sejumlah negara, Jumat (8/5) pagi.

Pada pukul 10.11 WIB, rupiah menguat 60 poin atau 0,4 persen menjadi Rp14.935 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.995 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan pelonggaran kebijakan lockdown masih menjadi sentimen penguat harga aset-aset berisiko.

“Walaupun ada kekhawatiran pelonggaran lockdown akan memunculkan gelombang kedua wabah, tapi dunia bisa meniru pelonggaran lockdown yang tidak memicu kasus wabah baru yang terjadi di Korea Selatan dan Hong Kong,” ujar Ariston.

Berita mengenai melambatnya laju penambahan orang terinfeksi Covid-19 di beberapa negara, juga menjadi sentimen positif.

Selain itu data neraca perdagangan China bulan April yang surplus melebihi data bulan sebelumnya juga menjadi sentimen positif.

Menurut Ariston, aktivitas perdagangan China yang perlahan pulih bisa menopang aktivitas ekonomi negara lainnya.

“Namun demikian pasar masih mewaspadai memburuknya data-data ekonomi karena wabah,” ujar Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.800 per dolar AS sampai Rp15.150 per dolar AS.

Pada Rabu (6/8) lalu, rupiah ditutup menguat 85 poin atau 0,56 persen menjadi Rp14.995 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.080 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp15.009 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp15.127 per dolar. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

IHSG Ditutup Menguat di Tengah Euforia RUU Cipta Kerja
apahabar.com

Ekbis

Paket J&T Laris Manis karena Promo, FMCG Paling Banyak Dikirim
apahabar.com

Ekbis

Digitalisasi, Solusi UMKM Bisa Bertahan Kala Pandemi
apahabar.com

Ekbis

Dirut Bank Kalsel: Kredit Macet Sampai 30 Persen Hoax
apahabar.com

Ekbis

Terimbas Covid-19, BI Ungkap Kondisi Perekonomian Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Masuknya Investor Buat Produksi Daging Sapi di Tanah Air Terus Meningkat
apahabar.com

Ekbis

Bank Royal Ganti Nama Jadi Bank Digital BCA
apahabar.com

Ekbis

Fitch Pertahankan Rating RI, IHSG Diprediksi Kian Menguat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com