Temui Pacar, Begal Sadis di Gunung Kayangan Pelaihari Ditembak Petugas Begal Sadis di Gunung Kayangan Ditembak Sebelum Beraksi di Bali Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos

Lonjakan Covid-19 di Kalsel: Rumah Sakit Mulai Penuh, Tim Medis Kewalahan 

- Apahabar.com Jumat, 15 Mei 2020 - 21:28 WIB

Lonjakan Covid-19 di Kalsel: Rumah Sakit Mulai Penuh, Tim Medis Kewalahan 

Ilustrasi penanganan pasien Covid-19. Foto-Detikcom

apahabar.com, MARTAPURA – Beredar kabar rumah sakit di Banjarmasin menutup layanan IGD untuk umum. Hal ini lantaran melonjaknya kasus Covid-19. Terlebih, beberapa daerah juga mengirim pasien Covid-19 ke Banjarmasin.

Informasi itu tak dielakkan oleh Jubir Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) Covid-19 Banjar, dr Diauddin, saat video conferensi pers, Jumat (15/5).

Bahkan, kata Dokter Dia sapaan akrabnya ini mengaku, ruangan khusus pasien Covid-19 di RSUD Ratu Zalecha pun sekarang sudah penuh.

“Jadi kabar rumah sakit penuh karena terjadi ledakan kasus itu bukan hoaks, bahkan kondisinya sudah mulai memprihatinkan dan tenaga kesehatan mulai kewalahan,” jelas Dokter Dia.

Dia menceritakan, Rumah Sakit Anshari Saleh sudah menambah ruangan satu lantai khusus untuk menangani pasien Covid-19, karena banyaknya yang suspect dan positif Covid-19.

“Masyarakat harus tahu bahwa kondisi saat ini sudah memprihatinkan,” sambungnya.

Ia berharap, dengan dilaksanakannya PSBB di Kabupaten Banjar mulai Sabtu (16/5) pukul 00.01, masyarakat ikut mendukung pelaksanaan PSBB.

“Agar tidak terjadi ledakan kasus di tempat kita,” tegas Dokter Dia yang juga jabar Kepala Dinas Kesehatan Banjar ini.

Sementara Kepala Dinas Kominfo, Statisti dan Persandian Kabupaten Banjar, HM Aidil Basith mengajak media untuk gencar memberitahukan kondisi Covid-19 saat ini.

“Sampaikan kepada masyarakat bahwa kondisi saat ini rumah sakit mulai penuh, dan tim medis mulai kuwalahan, agar menjadi perhatian serius bagi masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, per Jumat (15/5) pukul 16.00 Wita kasus positif Covid-19 di Kalsel mencapai 321 kasus, 223 orang di antaranya masih dirawat, 63 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 35 pasien meninggal.

apahabar.com

Telekonference pers tim GTPP Covid-19 Kabupaten Banjar, di Command Center Martapura, Jumat (15/5). Foto-Istimewa

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bukan Jokowi, Ketua DPRD Kalsel Disambut Moeldoko Saat Salurkan Aspirasi Tolak UU Omnibus Law
apahabar.com

Kalsel

Penurunan Signifikan Hotspot di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Intip Aksi ‘Pemuda Banua Peduli’ di Tengah Pandemi Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Mendagri Resmikan PKN GNRM di Kalsel
Jokowi

Dinas PUPR Kalsel

Bukan Kereta Api! Nih 2 Proyek Strategis Nasional Andalan Jokowi di Kalsel 2020-2024
apahabar.com

Kalsel

Said Jola Sukses, Hendra Menangis
apahabar.com

Kalsel

7 Tips Parkir Kendaraan Saat Haul Sekumpul Guru Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Tertabrak Dump Truck, Kepala Khairin Remuk
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com