Istri Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Daha: NKRI Harga Mati! PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19 Operasi Anti-Teror di Kalsel, Jumlah Pelaku Kemungkinan Bertambah 5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman PSBB Berakhir, THM-Bioskop di Banjarmasin Terancam Mati Suri




Home Nasional

Kamis, 21 Mei 2020 - 11:39 WIB

Lonjakan Penumpang di Soetta, Pelaku Perjalanan Dinas Mendominasi

Triaji Nazulmi - Apahabar.com

Penumpang melalui titik pemeriksaan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Foto-Angkasa Pura II via Antara

Penumpang melalui titik pemeriksaan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Foto-Angkasa Pura II via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Mayoritas penumpang pesawat melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) kebanyakan dalam rangka perjalanan dinas.

Sebagian besar penumpang yang berangkat adalah mereka memenuhi kriteria melakukan perjalanan dinas. Yaitu yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta di bidang tertentu sebagaimana diperbolehkan di SE No. 04/2020.

“Dalam 10 hari terakhir atau pada 10 – 19 Mei 2020, penumpang yang berangkat dalam rangka perjalanan dinas di tengah pembatasan penerbangan ini setiap harinya mencapai 60-90 persen dari total jumlah penumpang setiap harinya. Kriteria lainnya adalah mereka yang membutuhkan pelayanan kesehatan dan WNI yang kembali ke Tanah Air dengan penerbangan repatriasi lalu melanjutkan penerbangan ke daerah asal,” kata Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi, Kamis (21/5).

Pihaknya serta pemangku kepentingan di Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen dalam memenuhi ketentuan di dalam Surat Edaran No. 04/2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Salah satu ketentuan tersebut adalah adanya kriteria pengecualian, atau kriteria orang yang boleh melakukan perjalanan yaitu mereka yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta di bidang: pelayanan percepatan penanganan Covid-19; pertahanan, keamanan, dan ketertiban umum; kesehatan; kebutuhan dasar; pendukung layanan dasar; dan fungsi ekonomi penting.

Baca juga :  Bakal Calon Ibu Kota, Harga Tanah di Gunung Mas Naik 4 Kali Lipat

Lalu, perjalanan juga diperbolehkan bagi pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat atau anggota keluarga inti terkena musibah.

Selanjutnya, diperbolehkan juga bagi WNI yang kembali ke Tanah Air dengan penerbangan repatriasi untuk kemudian melanjutkan ke daerah asal (connecting flight). Perjalanan juga boleh dilakukan oleh VIP/VVIP dan perwakilan negara asing.

Setiap orang yang masuk kriteria tersebut harus melampirkan dokumen-dokumen sebagaimana tercantum di dalam SE 04/2020 untuk diperbolehkan melakukan perjalanan.

Adapun penerapan di lapangan, misalnya di Bandara Soekarno-Hatta, pemeriksaan dokumen calon penumpang pesawat dilakukan di bandara oleh stakeholder antara lain Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), maskapai, dan institusi lainnya.

“Para penumpang diizinkan melakukan perjalanan dengan pesawat setelah mendapat klirens dari KKP, dan tentunya setelah menjalani berbagai pemeriksaan termasuk pemeriksaan dokumen dan fisik terkait kesehatan,” katanya.

Agus menekankan bahwa calon penumpang yang sudah membeli tiket juga belum pasti otomatis bisa berangkat.

Baca juga :  Jokowi Hitung Mundur Jalan Sehat: Lima, Empat, Tiga, Satu

“Informasi dari KKP, sampai saat ini sudah lebih dari 100 orang yang sudah punya tiket tetapi tidak diizinkan berangkat karena dokumen tidak lengkap, surat keterangan tidak valid, atau kedaluwarsa,” ujar Agus Haryadi.

Bandara Soekarno-Hatta senantiasa melakukan evaluasi dari sisi operasional untuk dilakukan perbaikan-perbaikan dalam pelaksanaan di lapangan, di antaranya dengan menetapkan prosedur baru per 15 Mei 2020 dalam memproses keberangkatan rute domestik di tengah pembatasan penerbangan.

Melalui prosedur baru tersebut, terdapat empat check point bagi calon penumpang pesawat sebelum diperbolehkan naik pesawat. Sejalan dengan adanya prosedur baru dan penggunaan masker oleh calon penumpang, physical distancing tetap terjaga di Soekarno-Hatta.

Check point tersebut adalah: Check point I untuk verifikasi dokumen perjalanan; Check point II pemeriksaan dokumen dan fisik terkait kesehatan; Check point III validasi seluruh dokumen dan klirens dari KKP; Check point IV ketika penumpang check in. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Natal dan Tahun Baru 2018: Intip Cara Pertamina Perkuat Distribusi BBM
apahabar.com

Nasional

Thailand Juga Siapkan Evakuasi Warganya Keluar dari Wuhan
apahabar.com

Nasional

Soal CVR Lion Air, KNKT: Ada Kepanikan tapi Tak Ada Teriakan Allahu Akbar
apahabar.com

Nasional

MA Hukum Lion Air Rp 6,4 Miliar
apahabar.com

Nasional

Gempa di Sulteng: Peringatan Dini Tsunami Dinyatakan Berakhir
apahabar.com

Nasional

WNI Pemerkosa di Inggris, Disdukcapil: Reynhard Sinaga Warga Depok
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Tunaikan Ibadah Umroh
apahabar.com

Nasional

1.180 Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Sembuh