Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu 7 Lagi Korban Sriwijaya Air SJ-182 Teridentifikasi Banjir di HSU Mulai Meluas, Polres Tingkatkan Patroli

Lonjakan Positif Covid-19 di Kalsel, Terlacak 1 Orang Asal Bekasi

- Apahabar.com Minggu, 31 Mei 2020 - 20:09 WIB

Lonjakan Positif Covid-19 di Kalsel, Terlacak 1 Orang Asal Bekasi

Ilustrasi Covid-19. Foto-pixabay

apahabar.com, BANJARMASIN – Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalimantan Selatan melaporkan 25 kasus baru, Minggu (31/5) sore ini. Dari 25 pasien positif tersebut, 1 orang diantaranya diketahui berasal dari luar Kalsel.

“16 dari pasien dalam pengawasan, (diantaranya) 1 dari luar Kalsel, yaitu asal Bekasi. 6 hasil tracking, kemudian 3 PDP yang kemarin meninggal dunia dan terkonfirmasi positif,” ungkap Juru bicara GTPP Covid-19 Kalsel , HM Muslim dalam rilis terbarunya kepada apahabar.com, Minggu (31/5).

Selengkapnya 25 kasus baru tersebut yaitu 10 PDP perawatan RSUD Ulin yang berasal dari Banjarmasin (8 pasien), Banjar (1 pasien) dan Bekasi (1 pasien). PDP Perawatan RSUD Ansari Saleh yang berasal dari Banjarmasin (2 pasien), Barito Kuala (1 pasien) dan Hulu Sungai Utara (1 pasien). Kemudian 1 PDP perawatan RSUD Abdul Aziz asal Batola dan 1 PDP perawatan RSUD Hadji Boejasin asal Tanah Laut.

Berikutnya, hasil tracking yang dilakukan petugas surveilans mendapati 3 kasus baru di Banjar, 1 kasus di Tanah Laut dan 1 kasus baru di Banjarbaru. 3 sisanya adalah PDP yang belum lama ini meninggal dunia, tetapi telah diketahui hasil laboratoriumnya bahwa positif tertular Covid-19 yaitu 2 orang asal Banjarmasin dan 1 orang asal Tanah Bumbu.

“Terkonfirmasi positif totalnya 918 kasus. 738 diantaranya dalam perawatan yaitu 186 kasus di rumah sakit dan 552 lainnya di karantina secara khusus,” sebut Muslim.

Selain 3 PDP meninggal dunia yang terkonfirmasi positif tadi, tercatat pula 1 pasien perawatan RS Bhayangkara yang juga mengalami hal sama. Sehingga menambah jumlah kasus kematian akibat Covid-19 di Kalsel menjadi 81 seluruhnya.

“PDP yang meninggal beberapa waktu lalu pada 21, 23 dan 30 Mei yaitu KS-Covid 852 (wanita, 59 tahun asal Banjarmasin), KS-Covid 903 (laki-laki, 63 tahun perawatan RSUD Ulin Banjarmasin), KS-Covid 905 (laki-laki, 41 tahun perawatan RSUD Ulin Banjarmasin) dan KS-Covid 906 (wanita, 46 tahun perawatan SUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor Tanah Bumbu),” paparnya.

Sampai periode hari ini, jumlah PDP tercatat sebanyak 174 pasien. Menurut Muslim, jumlah ini terdinamika dari PDP yang terkonfirmasi positif dan PDP baru.

“PDP baru berasal dari beberapa rumah sakit yaitu 9 pasien,” imbuhnya

Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menurun menjadi 795 orang jika dibandingkan dari data kemarin sore.

Dalam laporan GTPP sore ini, pasien sembuh kembali bertambah yaitu 2 pasien asal Banjarmasin. Masing-masing adalah 1 pasien perawatan RS Bhayangkara dan 1 pasien karantina khusus di Banjarmasin.

Editor: Syarif

Editor: Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Habib Rizieq Shihab Ditahan, Lembaga Mahasiswa di Banjarmasin Pasang Badan
apahabar.com

Kalsel

Berantas DBD, Usaha Dinkes HSS Belum Maksimal
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Peserta CPNS Banjarbaru Gugur, Ini Kata Darmawan Jaya

Kalsel

Ibnu Sina Siap Patahkan Mitos Dua Periode Jabat Wali Kota
apahabar.com

Kalsel

Tuntaskan Reformasi, Ratusan Mahasiswa Serbu DPRD Kobar
apahabar.com

Kalsel

Beredar Hoaks Covid-19 di Marabahan, Satu Warga Baru Tiba dari Filipina
apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjarmasin ‘Amburadul’, Wakil Ketua DPRD Kalsel: Pemda Harus Bertanggung Jawab
apahabar.com

Kalsel

Hadapi Pilkada Serentak, Polresta Banjarmasin Siagakan 500 Personel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com