Agya Vs Scoopy di Stagen Kotabaru, Gadis 17 Tahun Patah Kaki Hari Ini, 22 Warga Kotabaru Positif Covid-19 Polisi Ungkap Kronologis Kecelakaan Maut di Cempaka yang Tewaskan 1 Pengendara Ratusan Gram Sabu Gagal Edar di Kukar, Polda Kaltim Ringkus 1 Pelaku Mulai Besok, Wisata Dadakan di Liang Anggang Ditutup!

Luapan Sungai Barito Makin Tinggi, Ribuan Rumah di Barut Tergenang

- Apahabar.com Senin, 4 Mei 2020 - 14:59 WIB

Luapan Sungai Barito Makin Tinggi, Ribuan Rumah di Barut Tergenang

Beberapa Jalan utama di Kabupaten Barito Utara terendam air, Senin (4/5) Foto-apahabar.com/ Nasution

apahabar.com, MUARA TEWEH – Luapan Sungai Barito di wilayah Barito Utara makin tinggi disebabkan pasokan air dari anak-anak sungai di hulu Sungai Barito. Akibatnya, ratusan hingga ribuan rumah tergenang.

Ketinggian air yang mencapai satu meter itu membuat sejumlah jalan terputus. Seperti
Jalan Imam Bonjol, Merak, dan Panglima Batur, Kelurahan Melayu Kecamatan Teweh Tengah.

Sementara air di jalan lainnya seperti Jalan Ais Nasution, Dahlia, Pramuka, Setiaji Hulu dan Setiaji Hilir, dan Jalan Keladan hanya berkisar 30-50 Cm.

Akibat luapan air ini pula, pertokoan di Jalan Panglima Batur, Imam Bonjol dan Jalan Merak tutup total.

Selain kota Muara Teweh, air juga menggenangi Kecamatan Lahei, Lahei Barat, Teweh Baru dan Kecamatan Montallat.

Salah satu warga Muara Teweh, Badrun mengatakan, akibat banjir ini dirinya menutup tokonya. Hal itu berlangsung selama 4 hari. Selama itu pula dia tak mendapat penghasilan. Karena di toko itulah satu-satunya mata pencahariannya.

“Tambah lagi dengan kenaikan air seperti saat ini, maka bisa dipastikan selama beberapa hari ke depan tidak bisa apa-apa,” tutur Badrun.

Bukan hanya Badrun, Amang Ateng, warga Jalan Merak juga bernasib sama. Usaha bengkelnya untuk sementara harus terhenti karena terendam banjir. Dengan demikian, dirinya pun juga tidak mendapat penghasilan.

Di saat Pendemi Covid-19 dan banjir yang tidak kunjung surut, Ateng mewakili warga yang rumahnya terendam air, berharap pemerintah daerah memperhatikan masyarakat.

“Akibat Corona saja perekonomian warga Barito Utara secara umum sudah goyang, ditambah lagi dengan banjir seperti sekarang ini, tentu saja semakin membuat masyarakat membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah,” ucapnya.

Reporter: AHC17
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Kobar Susul Palangka Raya Masuk Zona Merah, 1 Orang Positif Covid-19

Kalteng

Beri Rompi Pers untuk Wartawan, Simak Ungkapan Kapolresta
apahabar.com

Kalteng

Kejaksaan Negeri Barut Tangani Lima Kasus Korupsi
pemekaran

Kalteng

Puluhan Desa di Kapuas Usulkan Pemekaran
apahabar.com

Kalteng

Covid-19 di Kalteng Kembali Melonjak, Sudah 60 Orang Positif
apahabar.com

Kalteng

Temuan Mayat Membusuk di Tjilik Riwut Gegerkan Warga Palangka Raya
apahabar.com

Kalteng

Ketua DPRD Kalteng Ngaku Belum Paham Keseluruhan UU Cipta Kerja
apahabar.com

Kalteng

Duh, 11 Kabupaten/Kota di Kalteng Masuk Zona Merah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com