Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Malam Lebaran, Penjual Peci di Kelayan Ketiban Cuan

- Apahabar.com Minggu, 24 Mei 2020 - 00:00 WIB

Malam Lebaran, Penjual Peci di Kelayan Ketiban Cuan

Banyak penjual dadakan yang bermunculan selama bulan Ramadan. Salah satunya penjual peci yang menjajakan dagangannya di pinggir jalanan Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Eddy Andrianto

apahabar.com, BANJARMASIN – Banyak penjual dadakan yang bermunculan selama Ramadan. Salah satunya penjual peci yang menjajakan dagangannya di pinggir jalanan Banjarmasin.

Salah satu pedagang peci dadakan adalah Muhammad Yusuf. Pria satu ini menggelar lapak di jalan Kelayan A, Kelurahan Kelayan Dalam, Banjarmasin Selatan.

Menariknya, di awal-awal Ramadan pendapatannya dari menjual kopiah jauh meningkat ketimbang hari biasa.

“Alhamdulillah di bulan Ramadan seperti ini penjualan kopiah meningkat. Rata-rata peningkatannya hampir 100 kali lipat daripada hari-hari biasa. Sehari paling sedikit dapat Rp500 ribu. Bahkan sehari ini saja kami sudah mendapatkan Rp3 juta,” terang Yusuf kepada apahabar.com.

Meskipun mengalami lonjakan, namun Yusuf tidak menaikkan harga menjelang lebaran seperti toko di tempat lain.

“Ini saja sudah cukup karena saya tidak mau rusak kepercayaan orang. Biar untungnya sedikit tapi lakunya semakin banyak kan bagus,” jelas pria dua anak itu.

Menurut dia, kopiah yang paling dicari masyarakat adalah yang polos dan berwarna putih. Bahkan peci dengan harga yang cukup miring juga menjadi buruan bagi warga, sisanya peci bermotif yang masih primadona.

“Paling laris memang itu, minim harganya Rp50 ribu. Yang kedua motif berwarna, harganya Rp25 sampai 35 ribu. Tapi kembali ke masing-masing orang mereka minatnya ke motif tertentu,” pungkasnya.

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Rusia Siap Bangun PLTN Pertama RI di Kalimantan
apahabar.com

Ekbis

Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor Beroperasi Bulan Depan
apahabar.com

Ekbis

Stok Beras Kalimantan Selatan Aman hingga 2020
apahabar.com

Ekbis

Hari UMKM Nasional, Telkomsel Kenalkan Layanan 99% Usahaku di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Pasar Sekunder Ditutup, Duta Mall Ikut Waswas
apahabar.com

Ekbis

Penjualan Kendaraan Baru dan Bekas Diprediksi Stagnan hingga Akhir Tahun
apahabar.com

Ekbis

Pandemi Membuat Transaksi DANA Naik
apahabar.com

Ekbis

PT Telkom Berkomitmen Percepat Pembangunan Ekosistem Digital Nasional
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com