Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Masih PSBB, Pedagang Luar Batola Tetap Masuk Pasar Marabahan

- Apahabar.com Selasa, 26 Mei 2020 - 13:58 WIB

Masih PSBB, Pedagang Luar Batola Tetap Masuk Pasar Marabahan

Suasana Pasar Marabahan sedikit lengang pasca Idul Fitri. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Sekalipun sudah dilarang berniaga di Pasar Marabahan, sejumlah pedagang dari luar Barito Kuala masih ngotot menggelar lapak, Selasa (26/5).

Sesuai aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku hingga 29 Mei, Batola membatasi jumlah pedagang pasar tradisional dengan melarang masuk pedagang pendatang.

Aturan tersebut sudah diterapkan sepekan sebelum Idul Fitri, ketika sejumlah pedagang dari luar Batola dipulangkan, terutama non bahan pokok.

Namun pasca Idul Fitri, kelonggaran mulai terjadi. Terlihat sejumlah pedagang non Batola yang masih beraktivitas, terutama dari Banjarmasin.

“Sepengetahuan saya memang masih terdapat pedagang dari luar Batola. Mungkin sekitar 10 orang yang kebanyakan berjualan pakaian,” jelas Ramadan, salah seorang pedagang lokal.

“Sebagian besar berasal dari Banjarmasin. Kalau pedagang dari Nagara (Hulu Sungai Selatan), tidak terlihat sejak Senin sore,” imbuhnya.

Di sisi lain pembeli tidak sepadat sebelum Idul Fitri. Namun masih terdapat sebagian warga yang mengabaikan protokol pencegahan Covid-19, karena tidak mengenakan masker.

“Memang masih terdapat beberapa pedagang Banjarmasin yang berjualan. Mereka berangkat subuh, sehingga dapat lolos dari pos check point,” jelas Muhni, Kepala UPTD Pasar Marabahan.

“Ketika pengecekan Senin sore, tak seorang pun pedagang dari Banjarmasin. Namun Selasa pagi, mereka sudah menggelar lapak,” sambungnya.

Karea semua pedagang sudah menggelar lapak, akhirnya sikap yang diambil petugas lebih mengedepankan kemanusiaan.

“Kalau sudah sampai pasar dan bahkan menggelar lapak, kasihan juga kalau disuruh pulang. Kendati demikian, pedagang luar Batola tidak sebanyak biasanya,” tandas Muhni.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Manasik Haji di Kalsel, Kemenag Wait and See

Borneo

Kandidat Calon Wabup HST Sampurna: Saya Siap 
apahabar.com

Kalsel

Tak Pakai Masker di Pasar Tanta Tabalong Disuruh Pulang
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Pantau Suasana Pelabuhan Trisakti
apahabar.com

Kalsel

Salat Id di Sabilal Muhtadin, Paman Birin akan Serahkan Sapi Kurban
apahabar.com

Kalsel

Polsek Banjarmasin Utara Bagikan Masker dan Jamu Gratis
Risiko Terburuk Wabah Covid-19, Kabupaten Banjar Siap Lockdown

Kalsel

Risiko Terburuk Wabah Covid-19, Kabupaten Banjar Siap Lockdown
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Siaga Bencana, Paman Birin Andalkan Sinergitas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com