Jadwal Liga Inggris Sheffield United vs Man City Malam Ini, Live Streaming Mola TV, Guardiola Tanpa Aguero! Video Viral Pria Bawa Jenazah Ibunya Pakai Motor di Atas Bronjong, Sang Perekam pun Ketakutan! Video Detik-detik Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Mekkah dengan Kecepatan Tinggi Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap

May Day 2020, Tiga Tuntutan Buruh Hari ini

- Apahabar.com Jumat, 1 Mei 2020 - 06:15 WIB

May Day 2020, Tiga Tuntutan Buruh Hari ini

Ilustrasi Hari Buruh Internasional atau May Day, 1 Mei. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Hari ini, 1 Mei merupakan Hari Buruh Internasional atau May Day. Ada tiga tuntutan buruh yang akan didengungkan Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI).

MPBI yang terdiri dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) itu tetap akan memperingati May Day hari ini.

Namun dalam bentuk bhakti sosial dengan memberikan baju Alat Pelindung Diri (APD) tenaga medis lengkap ke rumah sakit dan klinik dalam rangka ikut memerangi Covid-19.

Sementara tiga tuntutan itu, akan disampaikan lewat aksi virtual kampanye di media sosial, mengingat kondisi sekarang di tengah pandemi Covid-19.

Ketiga isu tersebut adalah, tolak omnibus law, stop PHK, dan liburkan buruh dengan upah dan THR 100 persen.

“KSPI juga akan melakukan pemasangan spanduk di perusahaan dan tempat-tempat strategis terkait dengan tiga isu di atas. Termasuk seruan dan ajakan agar masyarakat bersama-sama memerangi Covid-19,” ujar Presiden KSPI Said Iqbal dalam siaran persnya, Kamis (30/4).

Kemudian, kata Said Iqbal, KSPI juga akan melakukan kegiatan penggalangan dana buruh untuk solidaritas pangan dan kesehatan.

Di beberapa daerah, tambah Said Iqbal, juga akan dibuka lumbung pangan, dengan mengumpulkan atau menyediakan bahan makanan untuk masyarakat sekitar.

Said Iqbal mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menunda pembahasan klaster ketetanagakerjaan.

Namun dalam peringatan May Day ini KSPI tetap menyuarakan penolakan omnibus law.

Langkah berikutnya, adalah pihaknya memohon presiden men-drop klaster ketenagakerjaan dari RUU Cipta Kerja.

Setelah itu, lanjut Said Iqbal, dibuat draft baru klaster ketenagakerjaan yang melibatkan semua pemangku kepentingan.

Yaitu dengan membentuk Tim Perumus draft baru klaster ketenagakerjaan terdiri dari serikat pekerja, organisasi pengusaha, pemerintah dalam bentuk Keppres.

Buruh juga menyuarakan agar tidak ada atau stop PHK di massa pandemi corona ini.

Untuk itu, KSPI mendesak agar pemerintah melakukan langkah sungguh-sungguh untuk mencegah PHK.

“Perusahaan yang melakukan PHK harus diaudit oleh akuntan publik. Untuk melihat apakah benar-benar rugi atau menjadikan alasan pandemi untuk memecat buruh,” tegas Said Iqbal.

Sampai saat ini, Said Iqbal menjelaskan, buruh masih tetap bekerja. Akibatnya, sudah banyak pekerja yang diduga terpapar corona dan meninggal dunia.

Padahal buruh tersebut bekerja di wilayah yang sudah menerapkan PSBB, tapi mayoritas pabrik belum meliburkan buruhnya.

“KSPI mendesak agar perusahaan segera meliburkan buruh dengan tetap membayar upah dan THR penuh, agar daya beli buruh dan masyarakat tetap terjaga, jangan THR dibayar mencicil. Hal ini dilakukan untuk memastikan agar buruh tidak terpapar virus corona,” ucap.

Untuk Penyerahan APD hari ini, akan diserahkan di antaranya di Rumah Sakit di tangerang akan dipimpin oleh Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, di rumah sakit di Bekasi akan dipimpin oleh Presiden KSPI Said Iqbal, dan rumah sakit di Jakarta akan dipimpin oleh Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban.(rci)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Aryadi Menangis, Usai Lihat Jasad Levie
apahabar.com

Nasional

Mendikbud Klarifikasi Soal Sekolah Dibuka Juli
apahabar.com

Nasional

Tiga Mobil Mewah Kasus Korupsi Mantan Wali Kota Madiun Dilelang
apahabar.com

Nasional

Malam Ini Waspadai Gelombang Tinggi Perairan Jakarta
apahabar.com

Nasional

Kembali Nahkodai Partai Gerindra, Prabowo Curhat Soal Jabatan Menhan
apahabar.com

Nasional

Membanggakan, Anggota Polres Tanah Bumbu Ikut Pecahkan Rekor Dunia
apahabar.com

Nasional

Sidang MK, Hakim Nyatakan Tudingan Penyalahgunaan APBN dalam Pilpres Tak Terbukti
apahabar.com

Nasional

Update Natuna, Kapal Perang China Mondar-mandir di Perairan Utara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com