Hitungan Hari, Kasus Covid-19 di Banjarmasin Diprediksi Tembus 300 Kasus PSBB Berakhir Esok, Banjarbaru Siap Menuju ‘New Normal’ via PKM Banjarmasin ‘New Normal’: Wali Kota Tunggu Pusat , Pakar Tak Sepakat Puncak Covid-19 di Kalsel, Jutaan Warga Diprediksi Terjangkit Tambah Satu Lagi, Balita di Kotabaru Positif Covid-19




Home Habar

Senin, 11 Mei 2020 - 06:00 WIB

MCCC Buat Program Pantau Masyarakat dan Warga Muhammadiyah

Triaji Nazulmi - Apahabar.com

Logo Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC). Foto-covid19.muhammadiyah.id

Logo Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC). Foto-covid19.muhammadiyah.id

apahabar.com, YOGYAKARTA – Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) membuat program pemantauan masyarakat dan warga Muhammadiyah.

Hal ini merupakan upaya memantau penyebaran Covid-19 dan mengampanyekan hal-hal terkait Corona.

Program pemantauan masyarakat dan warga Muhammadiyah itu akan dilaksanakan mulai pimpinan cabang sampai ranting dan didukung Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara langsung.

Wakil Ketua Bidang Kesehatan Masyarakat MCCC, Ahmad Muttaqin, menjelaskan program ini akan menugaskan relawan dari tingkat ranting menghimpun data seluruh warga di daerah masing-masing. Lalu, dilakukan pengisian formulir.

“Pengisian formulir melalui website SafariMU. Melalui SafariMU, seluruh data terkait penyebaran Covid-19 akan terinput secara otomatis,” kata Muttaqin dilansir khazanah.republika.co.id, Minggu (10/05).

Baca juga :  Sendirian di Norwegia, Rae Jalani Puasa dengan Menggigil

Data yang masuk akan mengalami proses rekapitulasi, olah data dan penyajian data. Lalu, hasil data yang telah melalui proses akan dipublikasikan sebagai hasil pemantauan Muhammadiyah dalam penyebaran Covid-19 di seluruh Indonesia.

“Adapun data pemantauan berlaku bagi warga menetap maupun pendatang, ketika sudah diinput relawan dapat melihat data tersebut di website SafariMU,” ujar Muttaqin.

Koordinator Divisi Diseminasi Informasi dan Komunikasi MCCC, Budi Santoso, menambahkan bila hasil dari pemantauan menunjukkan gejala permasalahan psikologis dan medis. Jadi, call center dari MCCC yang akan melayani.

Baca juga :  Masjidil Haram Dipasangi Bilik Steril Canggih, Ini Penampakannya

“Terdapat 60 psikolog dan dokter spesialis yang tersebar di seluruh Indonesia secara online siap melayani masyarakat melalui layanan konsultasi online,” kata Budi.

Selain itu, program ini mengeluarkan produk panduan terkait Covid-19 seperti panduan umum, pribadi, komunitas, kelompok khusus dan panduan ibadah. Semua diseminasi di website MCCC, pesan WhatsApp, media cetak, dan edukasi masjid.

Semua informasi itu akan disebarkan di seluruh Indonesia. Kampanye yang akan dilakukan program ini dikemas dalam berbagai bentuk lewat video, infografis, karikatur dan lain-lain yang bertujuan mengkampanyekan antisipasi Covid-19.(Rep)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

Hukum Menggunakan Hand Sanitizer Beralkohol

Habar

Hukum Menggunakan Hand Sanitizer Beralkohol
apahabar.com

Habar

Belajar Alquran Metode Qiraati Berkembang Pesat di Papua
apahabar.com

Habar

Fatwa MUI tentang Pedoman Pengurusan Jenazah Muslim Terinfeksi Covid-19
apahabar.com

Habar

Suhu Ekstrem di Jeddah, Terpanas Sejak 2010
apahabar.com

Habar

Penginapan Gratis PPS Sekumpul Ludes Dipesan Jemaah
apahabar.com

Habar

Raja Salman: Makah, Madinah dan Riyadh Lockdown!
apahabar.com

Habar

Islam Tidak Miliki Kontradiksi dengan Sains
apahabar.com

Habar

‘Bagarakan Sahur’ Ternyata Sudah Ada di Zaman Rasulullah