Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

MCCC Buat Program Pantau Masyarakat dan Warga Muhammadiyah

- Apahabar.com Senin, 11 Mei 2020 - 06:00 WIB

MCCC Buat Program Pantau Masyarakat dan Warga Muhammadiyah

Logo Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC). Foto-covid19.muhammadiyah.id

apahabar.com, YOGYAKARTA – Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) membuat program pemantauan masyarakat dan warga Muhammadiyah.

Hal ini merupakan upaya memantau penyebaran Covid-19 dan mengampanyekan hal-hal terkait Corona.

Program pemantauan masyarakat dan warga Muhammadiyah itu akan dilaksanakan mulai pimpinan cabang sampai ranting dan didukung Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara langsung.

Wakil Ketua Bidang Kesehatan Masyarakat MCCC, Ahmad Muttaqin, menjelaskan program ini akan menugaskan relawan dari tingkat ranting menghimpun data seluruh warga di daerah masing-masing. Lalu, dilakukan pengisian formulir.

“Pengisian formulir melalui website SafariMU. Melalui SafariMU, seluruh data terkait penyebaran Covid-19 akan terinput secara otomatis,” kata Muttaqin dilansir khazanah.republika.co.id, Minggu (10/05).

Data yang masuk akan mengalami proses rekapitulasi, olah data dan penyajian data. Lalu, hasil data yang telah melalui proses akan dipublikasikan sebagai hasil pemantauan Muhammadiyah dalam penyebaran Covid-19 di seluruh Indonesia.

“Adapun data pemantauan berlaku bagi warga menetap maupun pendatang, ketika sudah diinput relawan dapat melihat data tersebut di website SafariMU,” ujar Muttaqin.

Koordinator Divisi Diseminasi Informasi dan Komunikasi MCCC, Budi Santoso, menambahkan bila hasil dari pemantauan menunjukkan gejala permasalahan psikologis dan medis. Jadi, call center dari MCCC yang akan melayani.

“Terdapat 60 psikolog dan dokter spesialis yang tersebar di seluruh Indonesia secara online siap melayani masyarakat melalui layanan konsultasi online,” kata Budi.

Selain itu, program ini mengeluarkan produk panduan terkait Covid-19 seperti panduan umum, pribadi, komunitas, kelompok khusus dan panduan ibadah. Semua diseminasi di website MCCC, pesan WhatsApp, media cetak, dan edukasi masjid.

Semua informasi itu akan disebarkan di seluruh Indonesia. Kampanye yang akan dilakukan program ini dikemas dalam berbagai bentuk lewat video, infografis, karikatur dan lain-lain yang bertujuan mengkampanyekan antisipasi Covid-19.(Rep)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Manuskrip Fatwa Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari Ditemukan
Update Penginapan Gratis Haul Guru Sekumpul: 10 Ribu Jemaah Sudah Booking

Habar

Update Penginapan Gratis Haul Guru Sekumpul: 10 Ribu Jemaah Sudah Booking
apahabar.com

Habar

Disperindag Banjar: Pedagang Jangan Naikkan Harga Saat Haul Sekumpul
apahabar.com

Habar

Ratusan Santri Ramai Isi Liburan di Masjid Sabilal Muhtadin
apahabar.com

Habar

Warga Pengaron Siapkan 30 Truk Kayu Bakar untuk Haul Sekumpul ke 15
3 Hari Jelang Puncak Haul, Peziarah Makin Ramai

Habar

3 Hari Jelang Puncak Haul, Peziarah Makin Ramai
apahabar.com

Habar

Gratis! Paman Birin Bakal Bagikan Seribu Tumbler di Haul Sekumpul ke 15
apahabar.com

Habar

Said Aqil Siradj Tanggapi Santai Kemungkinan Haji 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com