Tagihan Listrik di Kalsel-Teng Membengkak? PLN Ungkap Penyebabnya Jumatan Perdana di Banjar, 4 Masjid Dijaga Ketat TNI-Polri PSBB Berakhir, Duta Mall Segera Buka Bioskop dan Amazon? Jadi Contoh, Jemaah Masjid Miftahul Ihsan Malah Tak Disiplin Keseringan di Lapangan, Dua ASN di Banjarmasin Positif Covid-19




Home Nasional

Rabu, 20 Mei 2020 - 20:27 WIB

Mendikbud Belum Bisa Pastikan Kapan Siswa Akan Kembali Sekolah

rifad - Apahabar.com

Mendikbud Nadiem Makarim dalam rapat dengar pendapat virtual dengan Komisi X DPR di Jakarta, Rabu (20/05). Foto-Antara/Indriani

Mendikbud Nadiem Makarim dalam rapat dengar pendapat virtual dengan Komisi X DPR di Jakarta, Rabu (20/05). Foto-Antara/Indriani

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, Kemendikbud belum bisa memastikan kapan secara pasti siswa bisa kembali belajar di sekolah.

Untuk itu, Nadiem meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan kabar-kabar bahwa sekolah akan kembali dibuka pada awal tahun 2021.

“Mengenai isu pembukaan sekolah kembali, kami memang sudah menyiapkan beberapa skenario, namun hal itu menjadi diskusi pada pakar-pakar dan keputusannya masih dalam pembahasan Gugus Tugas (Percepatan Penanganan Covid-19),” ujar Nadiem dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR, di Jakarta, Rabu (20/05).

Nadiem mengungkapkan, Kemendikbud terus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terkait proses belajar-mengajar di sekolah. Untuk itu pihaknya meminta agar masyarakat tidak mudah percaya dengan isu yang menyebutkan bahwa sekolah kembali dibuka pada awal tahun 2021.

Baca juga :  Upayakan Peningkatan Kualitas Ternak, Kabupaten Siak Gelar Kontes Sapi

“Jadi saya tidak bisa memberikan pernyataan apa-apa, karena keputusannya ada pada Gugus Tugas,” katanya.

Nadiem menambahkan, pandemi Covid-19 memang berdampak pada dunia pendidikan karena seluruh negara di dunia menyelenggarakan pembelajaran dari rumah. Meski mengalami “penurunan” pada saat ini, Nadiem yakin usai pandemi Covid-19 terdapat sejumlah perubahan-perubahan baru di dunia pendidikan, mulai dari teknologi hingga pola pikir.

Baca juga :  Belum Dipastikan Aman, Pemerintah Akan Buka 124 Daerah

Dalam kesempatan itu, Nadiem juga mengatakan pihaknya akan memasukkan proses pendidikan pada saat pandemi Covid-19 itu ke dalam cetak biru pendidikan. Anggota Komisi X DPR Rano Karno meminta agar Nadiem memberikan gambaran mengenai penerapan Merdeka Belajar pada saat kondisi krisis karena pandemi Covid-19.

Rapat dengar pendapat dengan Mendikbud tersebut membahas mengenai pemotongan anggaran Kemendikbud sebesar Rp4,9 triliun untuk penanganan Covid-19. Dalam rapat itu, fraksi-fraksi yang ada di Komisi X DPR menyetujui perubahan anggaran Kemendikbud tersebut yang sebelumnya berjumlah Rp75,7 triliun menjadi Rp70,7 triliun.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Belasan Anak Kobra Ditemukan di Kloset Warga
apahabar.com

Nasional

Siaga Virus Corona, Kalsel Perketat Bandara dan Pelabuhan

Nasional

Tes PCR Mahal, Jokowi Minta Ada Standarisasi Harga
apahabar.com

Nasional

Cara Media Asing Beritakan Tsunami Selat Sunda
apahabar.com

Nasional

Jenazah Ustaz Arifin Ilham Dibawa ke Gunung Sindur Usai Disalatkan
apahabar.com

Nasional

Prabowo ‘Jual’ Janji Turunkan Harga Telur, Peneliti: Merugikan Peternak
apahabar.com

Nasional

Positif Corona, Satu WNI di London Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Gunung Anak Krakatau Meletus Lagi, Selama 2 Menit 14 Detik