Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Mendikbud Klarifikasi Soal Sekolah Dibuka Juli

- Apahabar.com Sabtu, 23 Mei 2020 - 19:15 WIB

Mendikbud Klarifikasi Soal Sekolah Dibuka Juli

Mendikbud, Nadiem Makarim. Foto-Istimewa via Republika.co.id

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim, menampik pernyataan pembukaan sekolah merupakan keputusan sepihak Kemendikbud RI.

Sebaliknya, dia mengatakan, keputusan membuka kembali kegiatan belajar mengajar (KBM), merupakan pertimbangan Gugus Tugas Covid-19.

“Harus diketahui bahwa Kemendikbud sudah siap dengan semua skenario. Kami sudah ada berbagai macam. Tapi tentunya keputusan itu ada di dalam Gugus Tugas, bukan Kemendikbud sendiri. Jadi, kami yang akan mengeksekusi dan mengoordinasikan,” ujar Nadiem dalam pernyataan resmi Kemendikbud seperti dikutip dari Republika.co.id, Sabtu (23/05).

Nadiem menegaskan, pernyataan tersebut juga telah disampaikan secara langsung dalam telekonferensi dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Rabu lalu.

Ia menegaskan, kabar pembukaan sekolah yang akan dilakukan pada awal tahun ajaran baru di bulan Juli 2020, merupakan rumor yang tidak benar. “Kami tidak pernah mengeluarkan pernyataan kepastian, karena memang keputusannya bukan di kami. Jadi mohon stakeholders atau media yang menyebut itu, itu tidak benar,” tegas Nadiem.

Dia melanjutkan, di berbagai negara, awal ajaran baru memang relatif tetap. Namun demikian, penyesuaian metode tetap akan disesuaikan dengan kondisi dan status kesehatan masyarakat di masing-masing wilayah.

“Kemendikbud menilai saat ini tidak diperlukan adanya perubahan tahun ajaran maupun tahun akademik. Tetapi metode belajarnya apakah belajar dari rumah atau di sekolah akan berdasarkan pertimbangan gugus tugas,” ungkap Nadiem.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tingkatkan Ekonomi Desa, Telkom Group Resmikan Balkondes Sambirejo
apahabar.com

Nasional

Beda Penampilan, Jaksa Pinangki Hadiri Sidang dengan Gamis dan Kerudung Merah Muda
apahabar.com

Nasional

MURI Catat 2 Rekor JMSI
apahabar.com

Nasional

Besok, Munas I JMSI Akan Dibuka Menko Perekonomian
apahabar.com

Nasional

Itjima Ulama Dunia di Gowa, Ribuan Jemaah Diisolasi
apahabar.com

Nasional

Resmi! Indonesia Jadi Tuan Rumah MotoGP 2021
apahabar.com

Nasional

Baleg DPR Sepakati Revisi UU KPK Jadi UU Disahkan di Paripurna
apahabar.com

Nasional

Aklamasi, Teguh Santosa Pimpin JMSI Pusat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com