Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Meninggal Mendadak, Warga Keruwing Indah Ditangani Protokol Covid-19

- Apahabar.com Jumat, 15 Mei 2020 - 22:39 WIB

Meninggal Mendadak, Warga Keruwing Indah Ditangani Protokol Covid-19

Mengenakan APD lengkap, petugas dari RS Ulin menjemput jenazah warga yang meninggal di Alalak. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Warga Kompleks Keruwing Indah Desa Semangat Dalam di Kecamatan Alalak mendadak geger, setelah seorang warga meninggal tanpa penyebab yang jelas, Jumat (15/5).

Seorang pria yang tinggal di Jalan Jati VI tersebut meninggal dunia sekitar pukul 15.00 Wita. Berusia 50 tahun, pria ini hanya tinggal berdua di rumah bersama sang anak yang baru berusia 5 tahun.

Oleh karena meninggal tanpa penyebab yang jelas, warga sekitar pun tidak berani langsung mengambil tindakan.

“Kami sudah mendapatkan laporan tentang peristiwa tersebut. Sekarang jenazah sudah dibawa ke RS Ulin Banjarmasin untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Camat Alalak, Muhammad Sya’rawi, ketika dihubungi apahabar.com.

Penjemputan jenazah pun mendapat banyak perhatian warga sekitar. Sesuai protokol penanganan jenazah selama pandemi Covid-19, petugas rumah sakit datang mengenakan APD lengkap.

Diketahui almarhum sudah bercerai dengan sang istri. Lantas atas inisiatif warga, adik kandung almarhum yang berdomisili di Kotabaru, juga langsung dikabari.

Mengingat cara kematian, terdapat kemungkinan jenazah dikebumikan di pemakaman khusus di Keurahan Ulu Benteng Marabahan.

“Kami belum bisa memutuskan lokasi pemakaman. Semuanya tergantung hasil pemeriksaan di rumah sakit,” tukas Sya’rawi.

Alalak sendiri termasuk kawasan dengan kasus positif Covid-19 terbanyak di Barito Kuala. Tercatat 18 orang dikonfirmasi positif, mayoritas di antaranya disebabkan kluster komunitas.

Selain pasien positif, Alalak juga memiliki Orang Tanpa Gejala (OTG) terbanyak hingga 51 orang, sesuai rilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola, Jumat (15/5).

Disusul Tabunganen 9 orang, Mandastana 8 orang, Wanaraya 6 orang, Anjir Pasar dan Tamban 5 orang, Barambai 4 orang, Cerbon 3 orang dan Marabahan 1 orang.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Lima Bulan, Ratusan Kasus Didampingi RBH Laskar Bamega
apahabar.com

Kalsel

UEFA Nations League: Tundukkan Polandia, Italia Rebut Klasemen Grup A1
apahabar.com

Kalsel

BWI Kalsel Fokus Optimalkan Gerakan Wakaf Uang
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kotabaru, 329 Terpapar
apahabar.com

Kalsel

Hadapi PSBB, Check Point di Batola Klaim Siap 100 Persen
apahabar.com

Kalsel

Kinerja PDAM Banjarmasin Disorot, DPRD: Tolong Berikan Pelayanan Serius
apahabar.com

Kalsel

Hujan dan Angin Kencang Tumbangkan Pohon Besar di Km 38 Martapura
apahabar.com

Kalsel

Terminal Km 6 Kondusif Selama Mudik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com