Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu

Menolak Rapid Tes, WN Pakistan di Banjarmasin Coba Kabur

- Apahabar.com Senin, 18 Mei 2020 - 16:25 WIB

Menolak Rapid Tes, WN Pakistan di Banjarmasin Coba Kabur

Puluhan warga negara (WN) Pakistan yang mengarantina mandiri di Pondok Pesantren Al Ihsan, Jalan Seberang Mesjid, kembali mengikuti rapid test, Senin (18/5). Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Puluhan warga negara (WN) Pakistan yang mengarantina mandiri di Pondok Pesantren Al Ihsan, Jalan Seberang Mesjid, menolak mengikuti rapid test, Senin (18/5) pagi.

Namun berkat kegigihan petugas, 23 WN asal Timur Tengah itu akhirnya mau menjalani rapid test.

Dari laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin, 9 di antaranya reaktif Covid-19.

Walhasil kesembilan orang itu langsung dijemput oleh tim dari gugus tugas untuk dikirim ke rumah karantina Ambulung Banjarbaru.

“Iya ada yang dibawa ke rumah karantina Ambulung karena hasil rapid test ya reaktif,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi dihubungi apahabar.com.

Rapid test pagi tadi adalah tindak lanjut dari pemeriksaan tes cepat terkait Covid-19 sebelumnya di Pasar Lama, Sabtu kemarin (16/5).

Bedanya, pagi tadi juga dilakukan pemeriksaan swab. Hasilnya diketahui akan keluar secepatnya.

“Ada yang reaktif kan kemarin jadi kita lakukan kembali pemeriksaan rapid test dan swab,” ujarnya.

Lebih lanjut, sempat ada penolakan dari para jemaah asal Pakistan dan warga sekitar Pondok Pesantren Al Ihsan untuk di-rapid tes ulang.

Penolakan datang mengingat para jemaah tersebut hendak kembali ke negara asalnya. Bahkan ada yang mencoba kabur.

Maka, Machli pun meminta bantuan aparat dari Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin.

“Rapid test ulang ini untuk kepentingan mereka juga sebenarnya. Alhamdulillah lancar karena ada bantuan dari pihak Polri,” pungkasnya.

Di akhir, Machli menyoroti izin visa WN Pakistan itu karena dirinya tak mengetahui alasannya kunjungan mereka.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

IPKM Meningkat, Dinkes Kalsel Akan Sinergi dengan BKKBN
apahabar.com

Kalsel

Bundaran Padang Batung Siap Dibangun
apahabar.com

Kalsel

Selain Penghijauan, MH2T Kalsel Bakal Disulap Jadi Sarana Edukasi
apahabar.com

Kalsel

Mudik, 6.836 Orang Tinggalkan Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Hendak BAB, Pria di Tanbu Malah Jatuh ke Sungai
apahabar.com

Kalsel

Jaksa Setop Kasus Penyimpangan Dana PKK di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Untuk Para Caleg, Intip Harga Kamar VVIP RS Jiwa Sambang Lihum
apahabar.com

Kalsel

Rumah Singgah Banjarmasin, Penghuni Dirawat sampai Akhir Hayat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com