Heboh Dikira Disembunyikan Makhluk Gaib, Ibu Muda di HST Akhirnya Ditemukan BREAKING! Warga “Bagandang Nyiru” Cari Ibu Muda yang Hilang di Cukan Lipai HST Kades-BUMDes Saradang Tabalong Ancam Polisikan Warga Penyebar Berita Bohong Kalah 39 Ribu Suara, H2D Pinta MK Kesampingkan Ambang Batas Pacu Sinergitas, Bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas

Menteri Pertanian Hadir Gerakan Tanam Padi Serentak di Kalteng

- Apahabar.com Jumat, 15 Mei 2020 - 22:24 WIB

Menteri Pertanian Hadir Gerakan Tanam Padi Serentak di Kalteng

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, hadir dalam gerakan tanam padi serentak di Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Foto -apahabar.com/MMC Kalteng

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, hadir dalam  gerakan tanam padi serentak di Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Jumat (15/4).

“Ini sesuai dengan insruksi Presiden RI yang memastikan langsung ke Gubernur H Sugianto Sabran mengenai kesiapan Kalteng untuk menjadi super prioritas program ketahanan pangan nasional,”kata Syahrul.

Hal itu tak lain, untuk memupuk kekuatan daerah di Kalimantan Tengah sebagai pusat kekuatan ekonomi dan pangan di Indonesia.

Menurut Syahrul  sektor pertanian seperti padi, sangat menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan teknologi, mesin dan bibit yang tepat, dalam waktu yang relatif singkat akan mendapatkan hasil maksimal.

Untuk itu ia mengajak, memanfaatkan lahan yang ada, dengan teknologi, riset, serta segala sumber daya agar pengembangan padi maksimal di Kabupaten Pulang Pisau.

Bahkan ia meminta Dirjen Pertanian, menyediakan tambahan alat pertanian, termasuk alat penggilingan yang paling modern, di Pulang Pisau.

Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran mengatakan bahwa pembangunan di bidang ekonomi telah banyak membawa dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di bidang pertanian.

Kalteng merupakan salah satu Daerah yang mampu mempertahankan sebagai daerah surplus produksi beras selama lebih kurang 10 tahun terakhir.

Tidak hanya produksi padi saja, namun produksi jagung dalam kurun waktu tiga tahun erakhir mengalami peningkatan yang sangat pesat.

Dalam pencanangan gerakan itu, bersama kelompok tani Sido Mekar, Blok A, seluas 72 hektar dengan padi inbrida varietas unggul baru (Inpari-42) dan padi hibrida Supadi.

Luas baku sawah Kecamatan Pandih Batu seluas 11.139 hektar. Sedangkan luas baku sawah Desa Belanti Siam seluas 1.178 hektar.

Hampir 75 persen telah melaksanakan Indek Pertanaman (IP) 200 dan sebagian sudah melaksanakan IP-300 dengan produktivitas rata-rata 5,5 7,0 ton per hektar.

Tahun ini, Kabupaten Pulang Pisau menerima bantuan pemerintah dari Kementerian Pertanian melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah seluas 9.278 hektar.

Sudah tersalur ke petani berupa bantuan sarana produksi (benih, pupuk, pestisida dan herbisida), untuk musim tanam (MT) April-September mencapai 7.869 hektar atau 84,81 persen, dan terdapat 300 hektar untuk pengembangan padi organik.

Reporter: Ahc23
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Hampir Dua Pekan Beroperasi, Objek Wisata Loksado HSS Diserbu Wisatawan
STAI Kapuas

Kalteng

Dua Mahasiswa STAI Kapuas Terima Beasiswa dari Baznas

Kalteng

Daihatsu Grand Max Vs Jupiter MX di Kotawaringin Lama Kalteng, Satu Kritis
apahabar.com

Kalteng

Akhirnya Warga di Wilayah Hulu Kapuas Kalteng Terima BLT APBD

Kalteng

Ujian Sekolah SD di Kapuas Hari Ini Terapkan Prokes Ketat
Tempe

Kalteng

Dilema Pembuat Tempe Tahu Kapuas, Putar Otak Kala Harga Kedelai Naik

Kalteng

Nafiah Ibnor Serahkan Upah Tukang Program BSPS di Selat Utara Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Sebanyak 1.783 Tenaga Kesehatan di Kapuas Sudah Divaksin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com