Akhirnya! Honorer Puskesmas se-Banjarmasin Bakal Segera Gajian Siram Wajah Petugas dengan Air Cabai, Tahanan BNN Kabur Brakkkk!! Mobil Relawan Kebakaran di Banjarmasin Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas Duduk Perkara Viral Pencurian RX King di Kelayan, Warga Sempat Salah Tangkap! Keluarga Tolak Otopsi, Pria Paruh Baya di Kasbah Banjarmasin Diduga Meninggal Lantaran Sakit

Menu MPASI Harus Mengandung 4 Nutrisi Penting Ini

- Apahabar.com Senin, 18 Mei 2020 - 06:30 WIB

Menu MPASI Harus Mengandung 4 Nutrisi Penting Ini

Ilustrasi MPASI. Foto-Pixabay

apahabar.com, JAKARTA – Pemberian MPASI atau makanan pendamping ASI mulai dilakukan setelah anak berusia enam bulan. Ada empat nutrisi wajib yang harus dimasukkan dalam menu MPASI agar terhindar dari malnutrisi.

Dokter Spesialis Anak dr. Miza Dito Afrizal, SpA, Bmedsci, MKes, mengatakan orangtua harus memperhatikan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh anak, baik mikronutrien maupun makronutrien. Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya malnutrisi pada anak.

Ada empat nutrisi penting yang dibutuhkan yakni karbohidrat sebagai sumber energi, protein (utamanya hewani), lemak serta buah dan sayur dalam jumlah sedikit sebagai bentuk pengenalan kepada anak.

“Konsumsi serat pada MPASI sebaiknya dibatasi, kandungan serat yang berlebihan pada MPASI dapat menyebabkan terjadinya sembelit pada anak itu,” ujar dr. Miza melalui keterangan resmi yang dikutip Minggu (17/05).

Keempat nutrisi penting ini dapat diperoleh dari berbagai jenis makanan. Karbohidrat didapat dari beras, kentang, ubi atau gandum. Protein terbagi atas dua, hewani yang berasal dari telur, daging, ayam, ikan dan udang, sedangkan protein nabati berasal dari tempe dan tahu.

Untuk lemak, bisa diperoleh dari minyak, mentega dan santan yang dapat diberikan dalam MPASI dan sebagai penambah kalori. Sementara serat berasal dari sayur-sayuran dan buah-buahan.

“Zat besi (Fe) juga tidak kalah pentingnya untuk mendukung tumbuh kembang dan perkembangan otak seorang anak. Kebutuhan zat besi pada anak di periode MPASI kurang lebih sebanyak 11 mg/hari,” jelas dr. Miza.

“Ada beberapa hal yang dapat diperhatikan untuk memenuhi kebutuhan zat besi pada tubuh anak melalui MPASI, yaitu dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Zat besi dalam daging diserap 20 kali lebih tinggi dari bayam (0,6 mg vs 0,03 mg),” lanjutnya.

Dalam mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan agar tubuh dapat menyerap zat besi secara optimal.

Ikatan Dokter Anak Indonesia merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi minimal dua kali sehari. Saat mengonsumsi zat besi, sebaiknya juga mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, karena dapat meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan, menghindari konsumsi susu dan teh, karena kalsium pada susu dan zat pada teh dapat menghambat penyerapan zat besi.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Instagram Blokir Konten “Terapi Konversi”, Elton John Mendukung
Whatsapp

Gaya

Pengguna Bakalan Tak Bisa Akses Whatsapp
apahabar.com

Gaya

4 Cara Agar Aroma Minyak Wangi Awet di Tubuh
apahabar.com

Gaya

Motor Listrik Modal Rp 8.000 Bisa 100 km, Tertarik?
apahabar.com

Gaya

Gaji Cuma Rp4 Juta, Apa Penting Beli Sepeda?
apahabar.com

Gaya

Bos Durian Thailand Buka Sayembara Cari Menantu, Hadiahnya Rp4,4 Miliar
apahabar.com

Gaya

Diet Populer 2019, Keto, Telur hingga Ala IU
apahabar.com

Gaya

Persatuan Dokter Paru: Terpapar Asap Rokok Menurunkan Imunitas Lawan Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com