Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Menuju New Normal, Banjarmasin Kurang Rp 160 Miliar

- Apahabar.com Jumat, 29 Mei 2020 - 15:08 WIB

Menuju New Normal, Banjarmasin Kurang Rp 160 Miliar

Petugas Duta Mall Banjarmasin menyemprotkan cairan disinfektan sebagai pencegahan Covid-19 menuju fase "New Normal". Foto-Dok. apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Menuju New Normal, Pemerintah Kota Banjarmasin mulai berbenah. Anggaran Rp200 miliar disiapkan.

Anggaran sebanyak itu akan disiapkan untuk penerapan adaptasi perubahan pola hidup pada situasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Banjarmasin Subhan Noor Yaumil bilang anggaran setiap SKPD akan disesuaikan sebanyak 50 persen untuk penanganan Covid-19.

Keputusan itu, menurutnya berdasar Rapat Evaluasi Pergeseran Anggaran bersama Badan Anggaran DPRD Kota Banjarmasin dan Wali Kota Banjarmasin.

“Penyesuaian anggaran jadi minimum belanja barang dan jasa dipangkas 50 persen dengan mengacu pada peraturan bersama dua menteri,” ujarnya.

Subhan mengungkapkan penyesuaian anggaran ini karena dana pencegahan virus Corona di Banjarmasin masih kurang sebanyak Rp160 miliar.

Jadinya pemangkasan anggaran dari seluruh SKPD ini sangat diperlukan. Apabila diestimasi, terkumpul sekitar Rp200 miliar lebih.

Dia mengatakan apalagi sesuai arahan Pemprov Kalsel, maka pemerintah kabupaten/kota diminta segera menerapkan program New Normal.

“Minimalnya harus menyediakan anggaran sebesar Rp100 miliar yang akan digunakan untuk penanganan, pencegahan Covid-19 di masa tersebut. Dana itu sudah tersedia dan bisa digunakan,” tegasnya.

Pengguna anggaran penanganan Covid-19 ini direalisasikan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD) setempat.

“SKPD teknis yang mengetahui, jadi nanti mereka sampaikan,” lanjutnya.

Subhan menerangkan penyesuaian anggaran ini tak semua digunakan SKPD teknis untuk penanganan virus Corona di Banjarmasin.

Langkah tersebut diupayakan untuk menutupi dana perimbangan, karena menurunya pendapatan asli daerah (PAD) Kota Banjarmasin dari Rp200 miliar.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Masker Langka di Banjarmasin, Dinkes: Orang Sehat Jangan Pakai!

Kalsel

Masker Langka di Banjarmasin, Dinkes: Orang Sehat Jangan Pakai!
apahabar.com

Kalsel

Sebelum Daftar SBMPTN di ULM, Calon Mahasiswa Harus Ikut UTBK
apahabar.com

Kalsel

BPK RI ke Rumah Dinas Bupati Banjar, Ada Apa?
apahabar.com

Kalsel

Kerugian Kebakaran di Trisakti Banjarmasin Tembus Belasan Miliar Rupiah!
apahabar.com

Kalsel

Monitoring dan Evaluasi, Plt Gubernur: Tabalong Terbaik Tangani Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Sebelum Tewas Tenggelam, 2 ABK di Tapin Hendak Beli Makan
apahabar.com

Kalsel

Karhutla Terkendala Alat, Pemko Banjarbaru Uji Coba Alat Baru
apahabar.com

Kalsel

Diduga Cacat Formil, Aktivis Kembalikan Surat Panggilan Polda Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com