Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Menuju New Normal, DPRD Banjar Minta Masjid yang Pertama Dilonggarkan

- Apahabar.com Jumat, 29 Mei 2020 - 21:44 WIB

Menuju New Normal, DPRD Banjar Minta Masjid yang Pertama Dilonggarkan

Jemaah Salat Jumat memasuki Masjid Agung Al-Karomah Martapura, Jumat (10/4). Foto-apahabar.com/Hendra.

apahabar.com, MARTAPURA – Menuju fase New Normal atau kenormalan baru di Kabupaten Banjar, DPRD Banjar mengusulkan yang pertama dilonggarkan adalah tempat ibadah.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Pansus PSBB Banjar, Abdul Razak saat rapat evaluasi pelaksanaan PSBB di Ruang Rapat Paripurna DPRD Banjar, Jumat (29/5), sore.

“Saya minta tempat ibadah yang pertama dilonggarkan. Tentunya dengan menerapkan prinsip protokol kesehatan Covid-19,” ujar politisi Partai Golkar itu saat rapat.

Seperti diketahui, selama status tanggap darurat bencana non alam Covid-19 ini, semua tempat ibadah termasuk masjid, tidak diperkenankan adanya perkumpulan massal, demi menghindari penyebaran virus corona.

Abdul Razak melanjutkan, untuk pelonggaran pada fase new normal utamakan yang lebih prioritas. Menurutnya, pasar bukanlah prioritas pertama dilonggarkan.

“Kita perlu mengambil perlajaran dari Banjarmasin, yang mana penyebaran virus terbanyak berada di pasar,” ungkapnya.

Senada dengan Abdul Razak, Ketua DPRD Banjar HM Rofiqi mengaku dirinya barusan sudah menyarankan kepada Sekda Banjar HM Hilman, di awal pelonggaran adalah masjid.

“Tadi saya juga bari masukan kepada Pak Sekda, untuk menandakan new normal maka secara simbolis kita buka adalah Masjid Al-Karomah Martapura,” ujar Rofiqi usai rapat.

“Mungkin Jumat minggu depan masjid sudah dibuka untuk masyarakat, tetapi jumlahnya (yang ke masjid) kita batasi, mungkin separo saja,” sambung Ketua Gerindra Banjar itu.

Ia menambahkan, new normal bukanlah kita bebas seperti tanpa ada wabah Covid-19. Namun, membiasakan diri untuk menerapkan pola hidup sehat dengan protokol Covid-19, di antaranya physical distancing dan menggunakan masker jika keluar rumah.

Sementara itu, Sekda Banjar HM Hilman menyebut, pihaknya sudah punya data terkait lokasi fokus yang ingin dilonggarkan dengan mempertimbangkan aspek sosial dan ekonomi.

“Kita memperthatikan dampak di daerah kita baik ekonomi dan paling cirikhas adalah warga kita yang religius,” ujar Hilman usai rapat.

Untuk pelonggarakan masjid, lanjutnya, bakal dibuka secara bertahap tergantung zona masing-masing. “Intinya ketika kita yakin penyebaran virus dapat dikendalikan maka dilonggarkan, agar masyarakat merasa aman dan nyaman beribadah,” pungkasnya.

Rapat evaluasi dipimpin oleh ketua Pansus Ahmad Sarwani, Ketua ,DPRD Banjar GTPP Covid-19 dan seluruh pimpinan Fokopimda Kabupaten Banjar, kecuali Bupati Banjar KH Khalilurrahman dan diwakilkan kepada Sekda Banjar.

Pada rapat evaluasi itu, juga telah disepakati bahwa pelaksanaan PSBB Kabupaten Banjar tidak diperpanjang, dan fokus menyiapkan New Normal.

apahabar.com


Rapat evaluasi pelaksanaan PSBB Kabupaten Banjar, di Gedung DPRD Banjar, Jumat (29/5) sore. Foto-apahabar.com/hendra

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tunda Evakuasi, Basarnas Tunggu Laporan Resmi Kepolisian Dugaan Korban Tenggelam di Sungai Andai

Kalsel

Laporan Dugaan 107 Pelanggaran Pemilu BirinMu, Bawaslu Kalsel Verifikasi Alat Bukti!
apahabar.com

Kalsel

CFD Banjarmasin Ramai Didatangi Warga, Ibnu Sina: Kami Tidak Ingin Masalah Baru
apahabar.com

Kalsel

Acil Pasar Terapung Sosialisasikan Bakul Purun di Duta Mall
apahabar.com

Kalsel

Update Banjir Amuntai: BPBD Siaga, Polisi Jemput Tahanan
apahabar.com

Kalsel

HUT ke-46 KNPI, Perpecahan Kaum Pemuda Jadi Sorotan
apahabar.com

Kalsel

Waspadai Hujan Petir Hingga Angin Kencang
apahabar.com

Kalsel

H1 Razia Masker, Puluhan Warga di Banjarmasin Terpaksa Nyapu Jalan-Push Up
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com