3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Miliki Alat Canggih, PMI Banjarmasin Siap Bantu Periksa Sampel Covid-19

- Apahabar.com Selasa, 19 Mei 2020 - 16:19 WIB

Miliki Alat Canggih, PMI Banjarmasin Siap Bantu Periksa Sampel Covid-19

dr Aulia Ramadhan Supit menunjukkan alat skrinning dengan metode Eclia yang dapat digunakan pada pemeriksaan Covid-19 kepada Walikota Banjarmasin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Berawal dari tingginya angka penularan virus Corona di Kalimantan Selatan, Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Banjarmasin berinisiatif menjadi alternatif pemeriksaan sampel Covid-19.

“Kalau ditunjuk PMI Banjarmasin sebagai unit pemeriksa sampel Covid-19, kami siap,” ucap Kepala UDD PMI Banjarmasin, dr Aulia Ramadhan Supit di Kantor PMI Banjarmasin, Selasa (19/5) siang.

Rama menjelaskan, PMI Banjarmasin memiliki dua alat canggih yang biasa digunakan dalam tahapan tes skrining untuk mendeteksi sejumlah penyakit seperti HIV, Sifilis dan lainnya. Alat tersebut menggunakan metode Eclia (Electro-chemiluminescence immunoassay) yang diklaim memiliki tingkat kecepatan tinggi dalam pemeriksaan sampel.

“1 hingga 1,5 jam sudah keluar. Dalam satu kali running bisa sampai 200 sampel,” sebutnya.

Inisiatif ini dia sampaikan langsung di hadapan Walikota Banjarmasin yang saat itu tengah berkunjung di Kantor PMI Banjarmasin, dalam rangka penyaluran 100 paket sembako bagi pendonor. Apabila Pemkot menyetujui, pihaknya meminta tempat terpisah untuk dijadikan laboratorium pemeriksaan Covid-19 di Banjarmasin.

“Kita bisa pinjamkan satu alat untuk digunakan. Mungkin nanti ditempatkan dengan standar yang ditetapkan pihak kami dan disediakan APD lengkap untuk petugas,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Walikota Ibnu Sina menyambut baik tawaran yang diberikan oleh PMI Banjarmasin. Hal ini akan dikoordinasikan kepada Dinas Kesehatan Banjarmasin untuk segera ditindaklanjuti.

“Kita sekarang sedang antri untuk pemeriksaan swab dengan PCR, sampai 800 sampel antrinya menurut informasi provinsi,” sebut Ibnu

Melihat grafik penularan di Banjarmasin yang semakin meningkat setiap harinya, Gugus Tugas percepatan dan penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel mencoba mencari alternatif tempat pemeriksaan tersendiri di kota Banjarmasin. Sehingga, Banjarmasin tidak perlu lagi menunggu pemeriksaan sampel hingga berminggu-minggu lamanya walaupun dengan metode yang berbeda.

“Artinya kalau sudah siap, tinggal regensia dan tenaganya sudah bisa dilakukan pemeriksaaan. Kenapa tidak dipercepat dan dikembangkan,” pungkas Ibnu.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Penetapan Cawabup HST: Faqih Kecewa, Bupati Angkat Bicara
apahabar.com

Kalsel

Nekat Nongkrong di Angkringan, Sekelompok Pemuda Dibubarkan Polisi
apahabar.com

Kalsel

Job Dokter Spesialis Paru di Tabalong Sepi Pelamar
apahabar.com

Kalsel

Nyadap Karet, Kakek di Balangan Lenyap di Hutan
apahabar.com

Kalsel

Pemkab HSS Kembali Laksanakan Safari Gerakan Salat Subuh Berjamaah
apahabar.com

Kalsel

Jadi Pusat Penyebaran di Provinsi Lain, Awal Pekan Depan Gowa Terapkan PSBB
apahabar.com

Kalsel

Jarak Pandang Bandara Turun Jadi 2,5 Km
apahabar.com

Kalsel

Dapat Promosi Jabatan di Tingkat Pusat, Kepala Basarnas Banjarmasin Resmi Berganti
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com