BREAKING! Jokowi Tiba di Kalsel, Langsung Blusukan Bagi Sembako Hujan Deras, Ribuan Korban Banjir Nantikan Kedatangan Jokowi di SDL Geger! Kakek Tak Bernyawa di Bak Truk Trisaksti Banjarmasin Yuk Nyumbang, Razi Sudah Relakan Pakaiannya untuk Korban Banjir Kalsel Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura

Nasib Buruh Bagang Kotabaru Kini; Istri Di-PHK, Bantuan Belum Ada

- Apahabar.com Selasa, 5 Mei 2020 - 17:13 WIB

Nasib Buruh Bagang Kotabaru Kini; Istri Di-PHK, Bantuan Belum Ada

Di perairan Kotabaru, menuju Pulau Sebuku terdapat ratusan bagang sebagai perangkap ikan milik warga. Foto-apahabar.com/Masduki.

apahabar.com, KOTABARU – Dampak pandemi Covid-19 semakin meluas. Di Kotabaru, imbasnya tidak hanya dirasakan nelayan, tapi juga kalangan buruh bagang.

“Akibat Covid-19 ini, sebagai buruh bagang, saya terpaksa harus bertahan hidup seadanya. Sebab, ikan kecil hasil dari bagang tidak laku,” ujar Hamsyah, warga RT 8, Desa Sarang Tiung, Kecamatan Pulau Laut Sigam.

Menurutnya, selama pandemi Covid-19 mewabah penghasilan yang diperoleh dari buruh bagang turun lebih 50 persen.

Berbeda kalau bos atau pemilik bagangnya. Mereka masih ada saja untungnya.

“Sebelum musim Covid-19 selama 4 malam dapat sekitar Rp4 juta. Tapi, sekarang hanya dapat Rp1,5 juta saja. Jelas, uang itu tidak cukup untuk keperluan keluarga,” ujar Ancah, sapaan akrabnya.

Selain itu, Ancah bilang, selama musim Covid-19 sang istri yang bekerja di perusahaan swasta harus pasrah, karena sudah dirumahkan selama 2 bulan.

“Dihemat saja penghasilan saya tidak cukup. Sebab, harga bahan pokok terus naik. Apalagi, istri saya juga sudah dua bulan dirumahkan dari kerjaannya,” ujar Ancah, buruh bagang dengan nada sedih, saat dijumpai apahabar.com, Selasa (5/5).

Ancah berharap, lesunya ekonomi yang dirasakan segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Saya harap pemerintah daerah peka dengan kondisi warganya yang sedang susah. Berbagi sembako jangan pilih kasih. Harus merata. Sebab, sampai saat ini, jangankan bantuan sembako, masker selembar saja, kami belum pernah dapat,” ujarnya, kecewa.

Terpantau apahabar.com, di perairan Kotabaru, atau sepanjang kawasan Tanjung Pemancingan, menuju Pulau Sebuku terdapat ratusan bagang milik warga, sebagai alat atau perangkap ikan.

Sebelumnya, Bupati Sayed Jafar berjanji akan segera menyalurkan bantuan paket sembako untuk warga terdampak Covid-19 hingga ke seluruh wilayah kecamatan dan desa.

“Bantuan paket sembako segera akan kita bagikan untuk warga terdampak Covid-19. Sekarang masih didata. Supaya bantuannya tepat sasaran. Untuk yang benar-benar berhak menerimanya,” pungkas Sayed Jafar.

Reporter : Masduki
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Relawan dan Satpol PP Siap Tertibkan Pedagang ‘Nakal’ di Haul Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Biaya Pelantikan Anggota Dewan HST Sentuh Ratusan Juta
apahabar.com

Kalsel

Bioskop di Banjarmasin Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan Ketat
apahabar.com

Kalsel

Ketua KPU Banjarmasin soal Dugaan Pencabulan: Tak Seperti yang Dilaporkan
apahabar.com

Kalsel

Warga Kecewa, Aparatur Desa Baroqah Tidak Mengantor Hari Ini

Kalsel

Dikira Patung, Ternyata Mayat Pemuda Rawasari Mengapung
apahabar.com

Kalsel

Sebelum Daftar SBMPTN di ULM, Calon Mahasiswa Harus Ikut UTBK
apahabar.com

Kalsel

Warga Batola Diimbau Tak Bungkus Daging dengan Plastik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com