Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Nasib Buruh Bagang Kotabaru Kini; Istri Di-PHK, Bantuan Belum Ada

- Apahabar.com Selasa, 5 Mei 2020 - 17:13 WIB

Nasib Buruh Bagang Kotabaru Kini; Istri Di-PHK, Bantuan Belum Ada

Di perairan Kotabaru, menuju Pulau Sebuku terdapat ratusan bagang sebagai perangkap ikan milik warga. Foto-apahabar.com/Masduki.

apahabar.com, KOTABARU – Dampak pandemi Covid-19 semakin meluas. Di Kotabaru, imbasnya tidak hanya dirasakan nelayan, tapi juga kalangan buruh bagang.

“Akibat Covid-19 ini, sebagai buruh bagang, saya terpaksa harus bertahan hidup seadanya. Sebab, ikan kecil hasil dari bagang tidak laku,” ujar Hamsyah, warga RT 8, Desa Sarang Tiung, Kecamatan Pulau Laut Sigam.

Menurutnya, selama pandemi Covid-19 mewabah penghasilan yang diperoleh dari buruh bagang turun lebih 50 persen.

Berbeda kalau bos atau pemilik bagangnya. Mereka masih ada saja untungnya.

“Sebelum musim Covid-19 selama 4 malam dapat sekitar Rp4 juta. Tapi, sekarang hanya dapat Rp1,5 juta saja. Jelas, uang itu tidak cukup untuk keperluan keluarga,” ujar Ancah, sapaan akrabnya.

Selain itu, Ancah bilang, selama musim Covid-19 sang istri yang bekerja di perusahaan swasta harus pasrah, karena sudah dirumahkan selama 2 bulan.

“Dihemat saja penghasilan saya tidak cukup. Sebab, harga bahan pokok terus naik. Apalagi, istri saya juga sudah dua bulan dirumahkan dari kerjaannya,” ujar Ancah, buruh bagang dengan nada sedih, saat dijumpai apahabar.com, Selasa (5/5).

Ancah berharap, lesunya ekonomi yang dirasakan segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Saya harap pemerintah daerah peka dengan kondisi warganya yang sedang susah. Berbagi sembako jangan pilih kasih. Harus merata. Sebab, sampai saat ini, jangankan bantuan sembako, masker selembar saja, kami belum pernah dapat,” ujarnya, kecewa.

Terpantau apahabar.com, di perairan Kotabaru, atau sepanjang kawasan Tanjung Pemancingan, menuju Pulau Sebuku terdapat ratusan bagang milik warga, sebagai alat atau perangkap ikan.

Sebelumnya, Bupati Sayed Jafar berjanji akan segera menyalurkan bantuan paket sembako untuk warga terdampak Covid-19 hingga ke seluruh wilayah kecamatan dan desa.

“Bantuan paket sembako segera akan kita bagikan untuk warga terdampak Covid-19. Sekarang masih didata. Supaya bantuannya tepat sasaran. Untuk yang benar-benar berhak menerimanya,” pungkas Sayed Jafar.

Reporter : Masduki
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Naik Drastis, Positif Covid-19 di Tanbu Jadi 12 Orang
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Buka Suara Terkait Menumpuknya Eceng Gondok di Jembatan Antasari
apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Jasad di Bawah Jembatan Dewi Ternyata Korban Pembunuhan!
apahabar.com

Kalsel

Meski Pandemi, Lomba Balap Perahu Katir di Pulau Laut Kotabaru Meriah
apahabar.com

Kalsel

Operasi Antik Intan 2019, Polres Batola Gulung 14 Tersangka Narkoba
apahabar.com

Kalsel

Duh, Tercatat Belasan Orang Positif Covid-19 di Kotabaru Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

PDP Kalsel Melonjak Drastis, Dua Pasien Masih Balita
Relawan Damkar Martim Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Amuntai

Kalsel

Relawan Damkar Martim Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Amuntai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com