Lakalantas di Angkinang HSS, Warga Haruyan HST Tewas di Tempat H+4 Idulfitri, Arus Balik Mudik dari Kalsel ke Kaltim Meningkat Sejumlah Pegawai di Banjarmasin Balikin Duit THR, Kok Bisa? Viral Shogun Vs Vario di Kandangan Lama, Dua Pengendara Tewas Seketika! Dahsyatnya Banjir di Satui, Haruyan, hingga Kotabaru: Kerugian Petani Tembus Miliaran Rupiah!

New Normal Bikin Rupiah Menguat Pagi Ini

- Apahabar.com Rabu, 27 Mei 2020 - 11:29 WIB

New Normal Bikin Rupiah Menguat Pagi Ini

Ilustrasi: Petugas kasir menghitung mata uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta Pusat. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank bergerak menguat merespons rencana pemerintah menerapkan skenario kondisi normal baru atau new normal, Rabu (27/6) pagi.

Pada pukul 9.40 WIB, rupiah dilaporkan menguat 15 poin atau 0,1 persen menjadi Rp14.740 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.755 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan untuk sementara respons pelaku pasar masih cenderung positif terhadap skenario new normal.

“Sejauh ini setiap rencana untuk mengaktifkan kembali perekonomian, ditanggapi positif oleh pasar. Pasar biasanya melakukan antisipasi dulu sebelum pelaksanaannya,” ujar Ariston.

Menurut Ariston, rencana pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan diimplementasikannya skenario normal baru, harus memberikan sentimen positif ke rupiah karena ekonomi akan kembali bergerak mendekati normal.

“Namun pasar juga tetap mewaspadai perkembangan wabah di Indonesia yang belum melandai,” kata Ariston.

Sementara itu di tengah ketegangan hubungan AS dan China, pasar masih akan mendapatkan sentimen positif dari bertambahnya negara yang melonggarkan atau berencana melonggarkan kebijakan lockdown dan kemajuan penemuan vaksin oleh beberapa negara.

“Ketegangan hubungan AS dan China akan menjadi kekhawatiran pasar karena memberikan dampak buruk ke perekonomian global,” ujar Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan berpotensi menguat ke kisaran Rp14.650 per dolar AS dan resisten Rp14.850 per dolar AS.

Pada Selasa (26/5) rupiah ditutup menguat 45 poin atau 0,31 persen menjadi Rp14.755 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.710 per dolar AS. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Gegara Pandemi, Penjualan Motor Diprediksi Anjlok hingga 45 Persen
apahabar.com

Ekbis

Alasan Mengapa Honda Beat Generasi Lima lebih Ringan
apahabar.com

Ekbis

Pertamina Segera Perluas Sistem Pembayaran Non Tunai
apahabar.com

Ekbis

Cara KPw BI Kalsel Libatkan Masyarakat Kendalikan Inflasi
apahabar.com

Ekbis

Bisa Cegah Korupsi, Genbi Kalsel Ajak Pengusaha Gerakkan Pembayaran Nontunai
Kalsel

Ekbis

Komisi VII DPR: Pemerintah Perlu Tingkatkan Pengawasan Distribusi Elpiji 3 Kilogram
apahabar.com

Ekbis

Jemaah Membeludak, Bank Kalsel Luncurkan Tabungan Haji
apahabar.com

Ekbis

Dewan Berkonsutasi Soal Kopi dan Coklat ke Kementerian Pertanian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com