Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi POPULER SEPEKAN: Kasus Pembunuhan Istri di Kapuas hingga ABK Tenggelam di Tanah Laut Warga Banjarmasin Terpesona Menikmati Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Duh! Anggaran Pembinaan Atlet Banjarmasin Tertunggak 6 Bulan Isu Lemahnya KPK Digaungkan, Mahasiswa Siap Geruduk DPRD Kalsel

New Normal di Banjarbaru, Fokus Aparat Jaga Tempat Keramaian

- Apahabar.com Jumat, 29 Mei 2020 - 11:02 WIB

New Normal di Banjarbaru, Fokus Aparat Jaga Tempat Keramaian

Dandim 1006/Mtp Letkol Arm Siswo Budiarto dan Kapolres Banjarbaru, AKBP Doni Hadi Santoso. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Penerapan kehidupan normal baru atau new normal di Banjarbaru nantinya tetap mengacu pada penegakan kedisiplinan di masyarakat secara terpadu.

Terutama masih dalam rangka upaya pencegahan Corona virus disease atau Covid-19.

Yang membedakan dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hanya pada level kelonggaran dan tempat penjagaannya.

Hal ini diterangkan Dandim 1006/Mtp Letkol Arm Siswo Budiarto.

Menurutnya pada prinsip new normal sama dengan PSBB hanya beda pola.

“Kita akan memfokuskan (penjagaan) di tempat-tempat yang diberikan pelonggaran. Dalam hal ini tempat keramaian. Jadi aparat hadir untuk membantu mendisiplinkan masyarakat sesuai protokolnya,” ujarnya kepada apahabar.com, Kamis (28/5) sore.

Akan ada pos berisi personel gabungan dari beberapa unsur dalam tugas penjagaan tersebut.

Meski begitu, saat ini ia masih belum mengetahui pasti berapa jumlah personel yang akan diturunkan dalam satu lokasi yang diberikan kelonggaran.

“Untuk kalkulasinya kita belum bisa pastikan, kita melihat kebutuhan dan indikasi ancamannya dulu, termasuk kebijakan daerah. Jadi harus kita lihat dulu, tidak perlu sampai mubazir (kebanyakan personel),” terangnya.

Namun, Dandim memastikan bahwa kekuatan personelnya sudah siap, termasuk kekuatan cadangan.

Lantas, bagaimana gambaran penindakan pendisiplinannya?

Ia memastikan, masih sama dengan PSBB, yakni dengan langkah preventif.

“Polanya masih sama, sejak awal diberlakukan (PSBB) kita mengedepankan preventif, sopan dan humanis,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Banjarbaru, AKBP Doni Hadi Santoso memastikan pihaknya bersama unsur TNI siap mendukung fase New Normal ini.

Ia pun berharap agar masyarakat juga bisa kooperatif dalam penerapannya, sama halnya ketika PSBB.

“Kita mengimbau kepada masyarakat, baik itu pelaku usaha atau pembeli untuk mematuhi protokol kesehatan di fase New Normal ini. Jadi tidak sepenuhnya diserahkan kepada petugas saja, namun juga bisa saling menyampaikan soal protokol ini,” tutup Kapolres.

Sebagai informasi, akan ada 340.000 personel TNI-Polri yang dikerahkan dalam pelaksanaan new normal, hal ini sesuai arahan presiden RI.

Di Banjarbaru, akan dibuat peraturan pembatasan kegiatan masyarakat atau disebut PKM, berupa peraturan wali kota (Perwali).

Perwali PKM ini nantinya sebagai payung hukum atau aturan yang digunakan dalam penerapan fase new normal atau kenormalan baru untuk membuat batasan-batasan sesuai protokol Covid-19.

Reporter : Nurul Mufidah
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

TP PKK di Kalsel Diminta Aktif Sosialisasikan Penggunaan Masker
apahabar.com

Kalsel

Percepatan Pembangunan di 12 Desa, Bupati Ansharudin Ingatkan Tertib Administrasi
apahabar.com

Kalsel

Dini Hari, Ular Sanca Kejutkan Warga Antasan Kecil Timur

Banjarmasin

Jelang PSU Pilwali Banjarmasin, LSM Pukol Kalsel Imbau Pemilih Taati Prokes
PAMA

Kalsel

ADARO Pastikan Budget CSR PAMA Akan Dialihkan ke BUMA
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Karhutla, Polsek Belawang Sosialisasi Maklumat Kapolda Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Banjarmasin, 2 Orang PDP Boleh Pulang
apahabar.com

Kalsel

Patroli Malam, Polsek Banjarbaru Timur Ajak Warga Disiplin Protokol Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com