Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain

‘New Normal’, Kabar Gembira buat Duta Mall

- Apahabar.com Rabu, 27 Mei 2020 - 20:50 WIB

‘New Normal’, Kabar Gembira buat Duta Mall

Pengelola Duta Mall Banjarmasin siap mengoperasikan kembali pusat perbelanjaan mereka di tengah pandemi Covid-19. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pusat perbelanjaan terbesar di Kalimantan Selatan, Duta Mall mencatatkan kerugian hingga 80 persen selama masa pandemi Covid-19.

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Banjarmasin menjadi salah satu biang kerugian akibat faktor pengunjung yang menurun dratis.

Duta Mall pun bersiap menyambut kebijakan pemerintah pusat tentang ‘New Normal’, di mana langkah ini sebagai transisi perubahan aktifitas menuju normal.

“Kalau data trafik sebelum ada wabah, pengunjung kami bisa mencapai 30 ribuan per hari di saat weekdays, sementara jam operasional normal. Sekarang mal bisa sampai pengujung di high season dalam seharinya di kisaran 3.000 saja dengan pembatasan jam hanya dari jam 12 siang sampai jam 8 malam,” ungkap Manajer Operasional Duta Mall, Yenny Purnawati, Rabu (27/5) kepada apahabar.com.

Yenny mengaku pendapatan Duta Mall merosot tajam selama pandemi ini. Kini Duta Mall bersiap membuka mal secara normal di saat pemerintah sudah memastikan tanggap darurat Covid-19 akan dicabut.

“Duta Mall hanya memastikan dan mengoptimalkan apa yang sudah kami lakukan dari awal. Protokoler kesehatan yang sudah management mal lakukan sejak awal. Dan untuk karyawan tenant, mall dan pengunjung yang ada sekarang pun sudah terbiasa dengan protokoler yang kami terapkan dari awal,” jelas Yenny.

Menuju kenormalan baru, Yenny menyebut pihaknya perlahan akan menyesuaikan, mulai dari jam operasional yang diharapkan bisa disesuaikan normal kembali.

“Kami harapkan tenant (penyewa) yang masih tutup bisa buka dan beroperasional kembali. Persiapan bakal banyak pengunjung, kami pasti akan menambah kembali personel di lapangan untuk bisa memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung selama berada di area mal, tapi masih kita lihat lagi dari trafik pengunjung,” ungkapnya.

Duta Mall, ia tegaskan, tetap menekankan kepada seluruh tenant maupun pengunjung untuk mematuhi protokoler kesehatan yang sudah ada.

“Semua agar kita bisa sama sama menjaga. Tetap kenakan masker saat di area mal, menjaga jarak, cuci tangan sesering mungkin. Kami juga menyediakan banyak tempat cuci tangan dan hand sanitaizer di area mal,” sebutnya.

Saat ini diketahui Duta Mall dan para tenant sudah merumahkan sejumlah karyawannya karena dampak wabah Covid-19.

“Dengan adanya langkah transisi new normal ini pastinya karyawan tenant pun menunggu ini. Kalau bisa jam operasional kembali normal otomatis mereka akan memanggil kembali karyawan yang sudah dirumahkan selama ini,” terangnya.

Sementara Duta Mall sendiri harus merumahkan sebanyak 500 karyawan outsourcing. Mereka terdiri dari berbagai jenis pekerjaan. Baik security, penjaga parkir maupun cleaning service.

“Kita akan lihat juga, kalau trafiknya masih di bawah normal dan tenant buka tapi tidak bisa menutup biaya operasionalnya juga berat. Makanya kita juga masih perlu waktu perbaikan ekonominya,” tandasnya.

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Per November 2019, Ekspor Kalsel Turun
apahabar.com

Ekbis

Libur Natal dan Tahun Baru, BI Siapkan Uang Tunai Rp 105 Triliun
apahabar.com

Ekbis

Pemerintah Berupaya Mendorong Industri Karet Berkelanjutan
apahabar.com

Ekbis

Harga Tiket Pesawat Jadi Atensi di Kaltara
apahabar.com

Ekbis

Berantas Hoaks di Indonesia, Google Hibahkan Rp 11,7 Miliar
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Diperkirakan Melemah Pasca Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi
Relaksasi Kredit Dampak Covid-19, OJK: Debitur Mampu Jangan Ambil Kesempatan

Ekbis

Relaksasi Kredit Dampak Covid-19, OJK: Debitur Mampu Jangan Ambil Kesempatan
Sederet PR Menteri BUMN untuk Bos Baru Garuda

Ekbis

Sederet PR Menteri BUMN untuk Bos Baru Garuda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com