BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

New Normal, Protokol Kesehatan Tetap Diutamakan di Banjarmasin

- Apahabar.com Kamis, 28 Mei 2020 - 20:44 WIB

New Normal, Protokol Kesehatan Tetap Diutamakan di Banjarmasin

Tiga Pilar Kota Banjarmasin saat rapat bersama para pelaku usaha di Aula Rupatama Polresta Banjarmasin, Kamis (28/5) siang tadi. Foto Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Konsep New Normal atau tatanan kehidupan normal baru akan segera diterapkan di sejumlah kota/kabupaten di Indonesia, termasuk Banjarmasin.

Meski demikian, dalam pelaksanaannya nantinya tetap akan mengutamakan protokol kesehatan, namun tidak seketat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), untuk menekan penyebaran Covid-19.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menjelaskan bahwa konsep New Normal telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Republik Indonesia (RI) nomor 328 Tahun 2020 yang diterbitkan beberapa waktu lalu.

“Di situ sudah dijelaskan bagaimana panduan pelaksanaan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan Covid-19,” katanya didampingi Kapolresta Banjarmasin, Kombes Rachmat Hendrawan, Dandim 1007/Banjarmasin dan Kolonel Inf Anggara Sitompul usai rapat pembahasan New Normal di Aula Rupatama Polresta Banjarmasin, Kamis (28/5) siang tadi.

Kapolresta Banjarmasin menambahkan, jika pada penerapannya nanti, para pelaku usaha yang diberikan izin untuk beroperasi harus menaati peraturan yang sudah ada serta selalu diawasi oleh TNI-Polri.

“Tadi kita sudah lakukan inspeksi ke 4 pasar tradisional. Di sejumlah pasar itu, kita juga telah membangun posko yang berfungsi melakukan pengawasan dan pendisiplinan warga terhadap aturan New Normal,” ujarnya.

Diharapkannya, dengan diterapkannya konsep New Normal ini dapat membuat aktivitas pedagang yang sempat kehilangan rezekinya dapat normal kembali dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Sementara itu, Dandim 1007/Banjarmasin menekankan bahwa kesadaran dari masyarakat sangat penting saat New Normal diterapkan.

“Nanti akan dibentuk satuan gabungan penegakkan disiplin wilayah Kota Banjarmasin. Semuanya harus mengikuti protokol. Apabila tidak, lebih baik tidak usah beroperasi,” tegasnya.

Ditegaskannya, bagi para pelaku usaha yang tidak mau mengikuti protokol kesehatan, siap siap saja apabila ditutup.

“Para pengunjung dan para pengusaha harus bisa mengikuti protokol kesehatan, apabila tidak mengikuti, ditakutkan nantinya akan ada penyebaran virus baru. Daripada terjadi hal seperti itu, baiknya ditutup saja,” tandasnya.

Sekadar diketahui, dalam rapat pembahasan New Normal siang tadi, hadir pula para pelaku usaha.

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Teror Paku dan Obeng di Jalan Bandara, Polres Banjarbaru: Tak Perlu Kuatir

Kalsel

Bupati Balangan Klarifikasi Penetapan Tersangka, Beberkan Sosok Dwi yang Ngaku KPK
apahabar.com

Kalsel

Soal Pembangunan Parkir Duta Mall tak Ber-IMB, Dewan Kota Segera Panggil Manajemen Duta Mall
apahabar.com

Kalsel

Berawal Dari Hati, Relawan Batola Tak Kapok Bantu Jemaah Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Terapkan Perbup Nomor 20, Polres Tapin Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
apahabar.com

Kalsel

Tiga Titik Api di Kalsel Berhasil Dipadamkan
apahabar.com

Kalsel

Bolak-balik Diperiksa, Alumni Natuna di Banjarmasin Dijamin Sehat

Kalsel

Duel Maut di Sungai Tabuk, Pria Tewas di Tangan Suami Mantan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com