Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako

New Normal, TNI-Polri Awasi 1.800 Objek Keramaian

- Apahabar.com Selasa, 26 Mei 2020 - 14:14 WIB

New Normal, TNI-Polri Awasi 1.800 Objek Keramaian

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Foto: Puspen TNI

apahabar.com, JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, pendisiplinan protokol kesehatan terkait Covid-19 tahap pertama akan dilakukan di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota, mulai hari ini. Empat provinsi itu yakni, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Gorontalo.

Pengerahan aparat TNI dan Polri ini akan dilakukan di 1.800 objek keramaian seperti di tempat lalu lintas masyarakat, mal, pasar tradisional, tempat pariwisata, dan lain-lain. Sehingga masyarakat dapat melaksanakan aktivitasnya namun tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Anggota Polri yang akan dilibatkan kurang lebih 340 ribu karena kita harus mengamankan di 1.800 titik tersebut,” ujar Hadi saat konferensi pers usai mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal di stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia seperti dilansir Republika.co.id, Selasa (26/05).

Pelaksanaan pendisiplinan oleh aparat gabungan ini akan dilakukan secara bertahap di sejumlah lokasi. Seperti pengawasan di stasiun kereta, di tempat niaga, apotek, dll. Pada tahap pertama, langkah ini akan dilakukan di empat wilayah seperti di DKI Jakarta, Bekasi, Sumatra Barat, dan juga Gorontalo.

“Tahap pertama kita laksanakan secara serentak di empat tempat di DKI Jakarta khususnya di Bundaran HI, Bekasi Provinsi Jabar, Sumatra Barat, dan Gorontalo,” ujar dia.

Ia menjelaskan, aparat gabungan tersebut akan mengawasi masyarakat agar terus mengenakan masker, menjaga jarak aman, dan juga menyiapkan tempat cuci tangan maupun menyediakan hand sanitizer. Dalam tahap pertama ini, pemerintah juga akan mengatur perizinan layanan operasi tempat perbelanjaan seperti mall dan juga tempat makan.

“Tahap pertama akan kita atur contohnya adalah mal yang kapasitasnya 1.000 orang mungkin akan kita izinkan untuk 500 saja dan akan kita awasi, termasuk juga rumah makan harusnya mungkin 500, kita batasi mungkin hanya 200 saja,” ucapnya.

Dengan pengawasan ini, diharapkan masyarakat dapat beraktivitas kembali secara normal namun tetap aman dari Covid-19.

“Mudah-mudahan empat provinsi 25 kabupaten/kota nantinya R0-nya bisa turun sampai 0,7 sampai dengan bawah lagi yang lebih bagus,” kata Hadi.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

37 Tahun Tinggal di Aceh, Pendeta: Aceh Toleran
apahabar.com

Nasional

Geger, Kematian Mendadak Kambing hingga Kucing di Bekasi
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Diundang Raja Salman ke Arab Saudi
Din: Gus Sholah Tokoh Pemersatu

Nasional

Din: Gus Sholah Tokoh Pemersatu
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Serahkan 6.000 Sertifikat Tanah
apahabar,com

Nasional

Gempa M 5,1 Guncang Tuapejat Sumbar
apahabar.com

Nasional

Jelang Pelantikan Presiden, 30 Ribu Personel Disiagakan
apahabar.com

Nasional

Polisi Selidiki Keberadaan Sunda Empire di Lhokseumawe
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com