Enam Tewas, Pencarian Korban di Tambang Emas Kotabaru Disetop Pasca-Penyerangan, Polsek Daha Selatan Siaga Satu  Kecanduan Parah, Oknum Petugas SAR Banjarmasin Lama Ditarget Dear Pekerja Informal Banjarmasin, Silakan Klaim Santunan Update Penyerangan Polsek Daha Selatan, Korban Selamat Diganjar Penghargaan




Home Kalsel

Sabtu, 23 Mei 2020 - 19:39 WIB

Nyaris 600, Positif Covid-19 di Kalsel Tambah 18 Kasus

rifad - Apahabar.com

RSUD Ulin Banjarmasin telah menyiapkan ruang khusus isolasi pasien suspect Corona. RSUD menjadi salah satu rumah sakit rujukan terkait virus asal Wuhan, China itu. Foto-apahabar.com/Muhammad Robby

RSUD Ulin Banjarmasin telah menyiapkan ruang khusus isolasi pasien suspect Corona. RSUD menjadi salah satu rumah sakit rujukan terkait virus asal Wuhan, China itu. Foto-apahabar.com/Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Kalimantan Selatan kembali mencatatkan peningkatan kasus penularan Covid-19.

Per Sabtu (23/5), jumlah terkonfirmasi Covid-19 di Bumi Lambung Mangkurat bertambah 18 kasus.

Dengan demikian, jumlah keseluruhan pengidap Covid-19 di Kalsel menjadi 590 kasus.

Kasus baru tersebut disumbang 8 orang asal Tanah Bumbu, 6 orang asal Tapin, 4 orang asal Tanah Laut dan 1 orang asal Banjarbaru.

454 pasien di antaranya saat ini menjalani perawatan di beberapa rumah sakit dan melakukan karantina secara khusus.

Baca juga :  BMKG Lihat Cuaca Cerah Hari Ini

GTPP melaporkan 1 kasus kematian yang telah dikonfirmasi positif tertular Covid-19, yaitu pasien asal Banjarmasin.

Sehingga, jumlah pasien meninggal dunia seluruhnya adalah 59 orang. Sedangkan, pasien sembuh masih bertahan di angka 77 orang.

Dalam identifikasi kasus Covid-19 di Kalsel, petugas surveilans terus gencar melakukan pelacakan (tracking).

Khususnya terhadap kontak-kontak yang diduga terjangkit penularan virus tersebut. Begitu pula terhadap kluster-kluster tertentu yang banyak menyumbang pasien reaktif terhadap Covid-19.

Baca juga :  Hari Pertama UNBK, Dewan Merasa Kasihan

Pada periode yang sama, GTPP Covid-19 melaporkan penambahan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 890 ODP.

Jumlah itu terdiri dari 16 ODP baru dan berkurang 4 orang lainnya yang selesai masa pemantauannya.

Begitu pula dengan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 15 pasien menjadi 125 PDP seluruhnya.
15 PDP tersebut, yaitu 12 pasien dari Banjarmasin, 2 pasien dari Banjar dan 1 pasien dari Tabalong

apahabar.com

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

Kalsel

Pembangunan Bendungan Batang Alai Tingkatkan Kesejahteraan Petani
apahabar.com

Kalsel

Sempat Alami Gangguan, PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Kalselteng Kini Aman
apahabar.com

Kalsel

Torehan Sejarah (1): Kalsel Pertama Kali Miliki Rel Kereta Api di Indonesia?
apahabar.com

Kalsel

Sudian Noor Bagikan 1.200 Tumbler ke Pondok Pesantren
apahabar.com

Kalsel

Pemeran Video TikTok Asusila dan Mucikari Jalani Tes Urine
apahabar.com

Kalsel

Komandan Gugus Tempur Laut Acungi Jempol Program Binpotmar di Lanal Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Ini Sosok Paspampres Era SBY dan Jokowi Asal Amuntai HSU
apahabar.com

Kalsel

Rawan PTS Kedaluwarsa, LLDIKTI Kalimantan: Pilih yang Terakreditasi