Istri Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Daha: NKRI Harga Mati! PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19 Operasi Anti-Teror di Kalsel, Jumlah Pelaku Kemungkinan Bertambah 5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman PSBB Berakhir, THM-Bioskop di Banjarmasin Terancam Mati Suri




Home Sport

Jumat, 1 Mei 2020 - 11:15 WIB

Opsi Terakhir, Joshua Bertarung Tanpa Penonton

Uploader - Apahabar.com

Petinju Inggris Anthony Joshua. Foto: AFP via Antara

Petinju Inggris Anthony Joshua. Foto: AFP via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Juara dunia tinju kelas berat asal Inggris Anthony Joshua (AJ) disebu akan bertarung secara tertutup hanya sebagai pilihan terakhir.

Dewan pengawas tinju Inggris (BBBofC) berharap tinju profesional bisa dilanjutkan pada Juli tanpa penonton setelah semuanya tertunda karena pandemi Covid-19.

Ditambahkan bahwa event apapun akan dibatasi hanya lima pertarungan paling banyak, harus ditinjau, dengan penerapan jarak sosial yang ketat bagi siapapun yang hadir.

“Saya ingin memberi kita setiap kesempatan untuk menggelar AJ di hadapan penonton. Kita mungkin harus menggigit peluru dan mengatakan ‘ia hanya akan bertinju sekali tahun ini,” kata menurut promotor Eddie Hearn kepada iFL TV seperti dikutip Reuters, Jumat (1/5).

“Maka jika itu kasusnya, kami setuju ke September atau Oktober. Saya tidak ingin lebih jauh dari itu, ia belum bertinju hampir setahun.

Baca juga :  Bermodal Dana Ortu Pemain Peseban Terjun ke Piala Soeratin

“Pilihan saya adalah AJ dengan penonton di di Inggris Raya. Pilihan saya berikutnya adalah AJ di negara lain dengan penonton. Dan pilihan terakhir saya adalah AJ tanpa penonton.”

Joshua memenangi kembali sabuk IBF, WBA, WBO dan IBO-nya dari petinju Meksiko Amerika Andy Ruiz Jr di Arab Saudi Desember lalu.

Pertarungan dia berikutnya adalah melawan Kubrat Pulev dari Bulgaria pada 20 Juni, namun tertahan.

Dijadwalkan akan digelar di stadion baru Tottenham Hotspur berkapasitas 62.000 tempat duduk di London Utara.

Hearn mengatakan kepada BBC bahwa pertarungan kelas berat yang tertunda antara Dillian Whyte dan petinju Rusia Alexander Povetkin mungkin menjadi pertarungan besar pertama tanpa penonton, namun mengesampingkan penempatannya di lingkungan studio.

Baca juga :  SIM Mati Saat Pandemi, di Inggris Diperpanjang Otomatis

“Saya ingin membangun kamp pertarungan, lingkungan yang berbeda, lebih dramatis. Akan tampak spektakuler di TV. Kita perlu mendramatisirnya,” katanya.

“Ini tentang mengambil alih hotel, menguji semua tim, menciptakan kamp pertarungan yang steril di mana tidak seorang pun masuk sampai kita tahu mereka telah mempunyai hasil tes negatif. Ini soal menciptakan area ruang ganti, ring walks. itu akan menambah cerita.”

Hearn juga menyarankan agar para petinju amatir top Inggris untuk mengesampingkan pikiran beralih profesional hingga setelah Olimpiade Tokyo tahun depan karena kesempatan akan terbatas hingga saat itu. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Tekad Jacksen Berikan Kado Manis Buat Ultah Hasnur saat Jamu Kalteng Putra
apahabar.com

Sport

Uji Coba Barito Melawan Borneo FC Berakhir dengan Kekalahan
apahabar.com

Sport

Jadwal Live Sepakbola Malam Ini, Ronaldo Momok Roma Hadapi Juve
apahabar.com

Sport

Gelaran Liga 1 U-16 Tandai HUT PSSI ke-89
apahabar.com

Sport

Kalteng Putra Lawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo
apahabar.com

Sport

Djanur Ungkap Alasan Barito Gagal Tekuk Kalteng Putra
apahabar.com

Sport

SEA Games 2019: Akhir Penantian 14 Tahun Greysia Polli Raih Emas SEA Games
apahabar.com

Sport

Tekuk PSM, Barito Selangkah Bertahan di Liga 1