Enam Tewas, Pencarian Korban di Tambang Emas Kotabaru Disetop Pasca-Penyerangan, Polsek Daha Selatan Siaga Satu  Kecanduan Parah, Oknum Petugas SAR Banjarmasin Lama Ditarget Dear Pekerja Informal Banjarmasin, Silakan Klaim Santunan Update Penyerangan Polsek Daha Selatan, Korban Selamat Diganjar Penghargaan




Home Habar Religi

Senin, 11 Mei 2020 - 16:03 WIB

Pakai Metode Wakalah, LAZISNU Banjar Tampung Zakat Fitrah Pengikut Madzhab Syafi’ie

rifad - Apahabar.com

Ketua LAZISNU Kabupaten Banjar, dr. Dhiauddin Badaruddin. Foto-dok apahabar.com

Ketua LAZISNU Kabupaten Banjar, dr. Dhiauddin Badaruddin. Foto-dok apahabar.com

apahabar.com, MARTAPURA – Tidak hanya berupa beras atau makanan pokok, Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Banjar juga menerima pembayaran zakat fitrah berupa uang.

“Kami juga menerima pembayaran zakat fitrah berupa uang tunai dan bisa dilakukan dengan transfer ke rekening LAZISNU,” ujar Ketua LAZISNU Kabupaten Banjar, dr. Dhiauddin Badaruddin, Senin (11/5).

Ditanya berapa besaran nilai zakat fitrah yang harus dibayar bila ingin dalam bentuk uang, putra Almarhum KH. Badaruddin ini menjawab pihaknya mengikuti ketentuan yang dikeluarkan Kemenag Kabupaten Banjar.

“Kami menetapkan besaran nilai zakat fitrah sesuai dengan ketentuan dari Kemenag Kabupaten Banjar,” jawab Dokter Dhia -akrab ia disapa-.

Baca juga :  Ulama Wanita yang Bersembunyi dari Nama Besar Sang Paman

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar yang pernah menyantri di Pondok Pesantren Darussalam ini menambahkan pihaknya akan menggunakan metode wakalah, yaitu dengan mewakilkan kepada petugas agar dibelikan beras, agar tidak bertentangan dengan madzhab Syafi’i yang tidak membolehkan zakat fitrah menggunakan uang.

“Kami menggunakan motede wakalah, yaitu pihak muzakki (pembayar zakat. Red) yang membayar dengan uang mewakilkan agar dibelikan beras. Kemudian beras itulah yang akan kami salurkan kepada yang berhak menerima zakat,” jelasnya. “Sehingga tidak bertentangan dengan pendapat madzhab Syafi’i yang diikuti oleh umat Islam di Kabupaten Banjar ini.”

Di tengah mewabahnya Covid-19 ini, lanjut Dokter Dhia, LAZISNU Kabupaten Banjar meluncurkan rekening transfer dan juga layanan jemput zakat. Layanan jemput zakat fitrah ini diberikan secara gratis bagi umat muslim yang tinggal di wilayah kota Martapura.

Baca juga :  Jelang Pelantikan Presiden, Polres Banjar Gelar Razia

Dokter Dhia mengatakan, pihaknya menyiapkan petugas yang akan menjemput zakat fitrah, infak, dan sedekah demi memudahkan umat Islam melaksanakan kewajiban membayar zakat fitrah di suasana pandemi Covid-19 ini.

“Saat pandemi Covid-19 ini sebagian umat muslim mungkin ada yang memilih tidak keluar rumah, sesuai anjuran pemerintah. Maka untuk memudahkan mereka melaksanakan kewajiban membayar zakat, kami menyiapkan petugas untuk menjemput dan menyalurkannya kepada yang berhak,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Masjidil Haram Dipasangi Bilik Steril Canggih, Ini Penampakannya
apahabar.com

Habar

Intip Keseruan Pecinta Manchester United Saat Bukber di Dapoer Wasaka

Religi

Hadirkan Pakar Hadis dari Hadhramaut, LDNU Banjar Ajak Peserta Dauroh Mengenal Rasulullah Lebih Dekat
apahabar.com

Habar

Diiringi Azan, 325 CJH HST Diberangkatkan ke Madinah
apahabar.com

Habar

Tak Ingin Kesepian, Andi Dewangga Ajak Keluarga ke South Australia
apahabar.com

Habar

Pasca Aksi Brutal, Umat Kristen New Zealand Jaga Mesjid Ketika Muslim Shalat
apahabar.com

Habar

6 Tips Puasa Sehat Untuk Pengidap Penyakit Maag
apahabar.com

Habar

Syekh Jaber Ajak Santri Darul Hijrah Cintai Al-Quran