Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Pantau Pasar Saat PSBB Banjarmasin, Masih Ada Warga Tanpa Masker

- Apahabar.com Jumat, 1 Mei 2020 - 14:08 WIB

Pantau Pasar Saat PSBB Banjarmasin, Masih Ada Warga Tanpa Masker

Aktivitas jual beli di pasar sebagai foto ilustrasi. Foto-apahabar.com/dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), aktivitas pasar di Banjarmasin masih diperbolehkan beroperasi.

Meski demikian, dari pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota, tidak semua pedagang yang buka.

Paling banyak buka ada di Pasar Kuripan, khususnya di lantai dasar.

“Pada prinsipnya hampir semua pasar yang disambangi sudah banyak yang tutup pada waktu yang ditentukan, kisaran prosentase masing masing pasar antara 10-20 % saja,” ujar Kepala Bidang Pasar Disperindag Banjarmasin, Ichrom M Tezar.

Tezar mengaku, kegiatan pemantauan ini untuk melihat sejauh mana kepatuhan pedagang terhadap pembatasan waktu operasional pasar.

Dalam kondisi ini, pihaknya terus mensosialisasi Perwali No 33 Tahun 2020 dan menyampaikan beberapa himbauan.

Semua itu tak luput dari upaya pemerintah yang gencar memutus mata rantai Covid-19 di Banjarmasin.

Namun satu hal yang disesali, tak semua pedagang dan pembeli mengguna masker.

Dari semua pasar yang didatangi sekitar 2-5% saja pedagang maupun pembeli yang tidak mengenakan masker.

“Kita terus memberikan teguran dan mengedukasi terkait pentingnya penggunaan masker disaat kondisi mewabahnya Covid-19,” tegasnya.

Ia kembali menghimbau supaya para pedagang bisa melaksanakan amanat Perwali No 33 tahun 2020 itu.

Baik terkait pembatasan waktu operasional sesuai dengan klasifikasi pasar.

“Kita semua tentunya tidak berharap masa pemberlakuan PSBB ditambah hanya karena hasil yang didapat saat pemberlakuan PSBB tidak maksimal,” ucapnya.

Ia pun mengingatkan warga agar memperhatikan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

Selain, menaati aturan waktu operasional, yakni terus menggunakan masker, menjaga jarak aman hingga 1,5 m dengan lawan bicara, sering cuci tangan menggunakan sabut dengan air mengalir, atau minimal hand sanitizer sebelum dan sesudah bertransaksi.

Reporter : Bahaudin Qusairi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Duh, Lahan Terbakar di Tabalong Diduga Sengaja Dibakar Pemiliknya
2 Kg Sabu Musnah, Polisi Selamatkan 32.262 Warga di Banjarmasin

Kalsel

2 Kg Sabu Musnah, Polisi Selamatkan 32.262 Warga di Banjarmasin
covid-19 tanbu

Kalsel

Covid-19 Tanbu Kembali Bertambah, Total 1.316 Kasus
apahabar.com

Kalsel

Diguyur Hujan, Pusat Kota Banjarmasin Terendam Lagi
apahabar.com

Kalsel

Polisi Ungkap Penyebab Pencari Ikan di Banjarmasin Tewas Tersetrum
apahabar.com

Kalsel

Besok, Gakkumdu Kalsel Panggil Sederet Saksi Dugaan Pelanggaran Pemilu BirinMU
apahabar.com

Kalsel

PSBB Dimulai, Dewan Kota Tegaskan Distribusi Sembako ke Warga Berhak
apahabar.com

Kalsel

Pergantian Tahun, Bundaran Banjarbaru Sepi Kembang Api
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com