Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

PDP yang Dimakamkan di Ulu Benteng Positif Covid-19

- Apahabar.com Selasa, 12 Mei 2020 - 23:29 WIB

PDP yang Dimakamkan di Ulu Benteng Positif Covid-19

Delapan petugas mengangkat keranda PDP yang belakangan dinyatakan positif Covid-19 ke lokasi pemakaman di Marabahan. Foto-Humpro Setda Batola

apahabar.com, MARABAHAN – Dua hari pascameninggal dunia, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dimakamkan di Kelurahan Ulu Benteng, ternyata positif mengidap Covid-19.

PDP yang diketahui berusia 68 tahun itu meninggal di RSUD Moch Ansari Saleh Banjarmasin, sekitar pukul 10.15 Wita, Minggu (10/5) malam.

Selanjutnya warga yang beralamat di Desa Berangas Timur Kecamatan Alalak sesuai KTP tersebut, dikebumikan di pemakaman khusus di Ulu Benteng Kecamatan Marabahan, Senin (11/5) siang.

Sebelum meninggal dunia, pasien berjenis kelamin wanita ini sempat menjalani rapid test dengan hasil reaktif.

Ternyata belakangan dinyatakan pasien tersebut dinyatakan positif, setelah hasil swab test dirilis, Selasa (12/5) sore.

“Pasien berkode Btl-41 tersebut merupakan PDP yang telah meninggal dunia dan kemarin dimakamkan di Marabahan,” papar dr Azizah Sri Widari, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola.

“Btl-41 merupakan pasien dengan kontak komunitas. Artinya sumber penularan belum diketahui,” imbuhnya.

Selain Btl-41, juga terdapat pasien positif lain dari Alalak. Berjenis kelamin wanita dan berusia 51 tahun, pasien dengan kode Btl-40 ini teridentifikasi berkontak erat dengan pasien Btl-38.

“Btl-40 sedang melakukan isolasi mandiri di rumah. Secepatnya pasien bersangkutan dirujuk ke RSUD Abdul Aziz Marabahan,” beber Azizah.

Btl-38 sendiri telah menjalani rawat inap di Ansari Saleh. Ketika pertama kali menjalani perawatan, wanita berusia 36 tahun ini didiagnosis menderita demam berdarah (DBD).

Namun kemudian kecurigaan terhadap pasien ini bertambah, lantaran merupakan kontak erat dari pasien konfirmasi positif Covid-19.

Sementara pasien dengan kontak komunitas termasuk kasus baru di Batola. Namun demikian, warga Alalak diimbau untuk tetap tenang dan senantiasa melakukan protokol pencegahan Covid-19.

Dari sumber yang dapat dipercaya, Btl-41 sudah beberapa tahun tidak lagi menetap di Desa Berangas Timur.

Diyakini bahwa kaitan lokasi dengan almarhumah hanya disebabkan KTP, karena sempat mengontrak rumah di kawasan tersebut, sebelum pindah ke kota lain.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Rizky Febian Bakal Hibur Warga Banjarmasin Malam Ini
apahabar.com

Kalsel

Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan
Apahabar.com

Kalsel

Sekretariat DPRD Kalsel Usul Test Swab
apahabar.com

Kalsel

Kasus Covid-19 Kotabaru Naik 2 Kali Lipat, Bupati: Kluster Gowa
apahabar.com

Kalsel

Sambangi Kapolresta, KNPI Bicara Hukum dan Penyalahgunaan Narkoba di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Abaikan LPPDK, Caleg Terpilih Terancam Tidak Bisa Dilantik
apahabar.com

Kalsel

Dapat Mobil Hibah, Banjar Siap Salurkan 4 Ton Ikan Segar
apahabar.com

Kalsel

Polda Kalsel Gelar Grand Final Lomba PCB dan PKS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com