Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

PDP yang Dimakamkan di Ulu Benteng Positif Covid-19

- Apahabar.com Selasa, 12 Mei 2020 - 23:29 WIB

PDP yang Dimakamkan di Ulu Benteng Positif Covid-19

Delapan petugas mengangkat keranda PDP yang belakangan dinyatakan positif Covid-19 ke lokasi pemakaman di Marabahan. Foto-Humpro Setda Batola

apahabar.com, MARABAHAN – Dua hari pascameninggal dunia, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dimakamkan di Kelurahan Ulu Benteng, ternyata positif mengidap Covid-19.

PDP yang diketahui berusia 68 tahun itu meninggal di RSUD Moch Ansari Saleh Banjarmasin, sekitar pukul 10.15 Wita, Minggu (10/5) malam.

Selanjutnya warga yang beralamat di Desa Berangas Timur Kecamatan Alalak sesuai KTP tersebut, dikebumikan di pemakaman khusus di Ulu Benteng Kecamatan Marabahan, Senin (11/5) siang.

Sebelum meninggal dunia, pasien berjenis kelamin wanita ini sempat menjalani rapid test dengan hasil reaktif.

Ternyata belakangan dinyatakan pasien tersebut dinyatakan positif, setelah hasil swab test dirilis, Selasa (12/5) sore.

“Pasien berkode Btl-41 tersebut merupakan PDP yang telah meninggal dunia dan kemarin dimakamkan di Marabahan,” papar dr Azizah Sri Widari, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Batola.

“Btl-41 merupakan pasien dengan kontak komunitas. Artinya sumber penularan belum diketahui,” imbuhnya.

Selain Btl-41, juga terdapat pasien positif lain dari Alalak. Berjenis kelamin wanita dan berusia 51 tahun, pasien dengan kode Btl-40 ini teridentifikasi berkontak erat dengan pasien Btl-38.

“Btl-40 sedang melakukan isolasi mandiri di rumah. Secepatnya pasien bersangkutan dirujuk ke RSUD Abdul Aziz Marabahan,” beber Azizah.

Btl-38 sendiri telah menjalani rawat inap di Ansari Saleh. Ketika pertama kali menjalani perawatan, wanita berusia 36 tahun ini didiagnosis menderita demam berdarah (DBD).

Namun kemudian kecurigaan terhadap pasien ini bertambah, lantaran merupakan kontak erat dari pasien konfirmasi positif Covid-19.

Sementara pasien dengan kontak komunitas termasuk kasus baru di Batola. Namun demikian, warga Alalak diimbau untuk tetap tenang dan senantiasa melakukan protokol pencegahan Covid-19.

Dari sumber yang dapat dipercaya, Btl-41 sudah beberapa tahun tidak lagi menetap di Desa Berangas Timur.

Diyakini bahwa kaitan lokasi dengan almarhumah hanya disebabkan KTP, karena sempat mengontrak rumah di kawasan tersebut, sebelum pindah ke kota lain.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Siang Hari Hujan Lokal dan Berpetir Patut Diwaspadai
apahabar.com

Kalsel

Ketua IJTI Kalsel Ingatkan Rekan Jurnalis Lebih Waspada Saat Liputan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Seru, Ada Lomba Panjat Pinang Warnai HUT Ke-73 Bhayangkara di Polres HSU
apahabar.com

Kalsel

Curi Plat dan Kabel Tembaga, Pria di Banjarmasin Tengah Ditangkap
apahabar.com

Kalsel

Sempat Kabur, Pelaku Penggelapan di Barut Diringkus di Banjar

Kalsel

Bukan 200 Kg, Jumlah Sabu yang Dipasok dari Kaltara ke Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

“Si Dylan”, Layanan Delivery Tilang untuk Warga Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

RSUD Sultan Suriansyah Belum Full Layani Pasien BPJS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com