ga('send', 'pageview');
Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST




Home Kalsel

Selasa, 12 Mei 2020 - 12:28 WIB

Pedagang Tolak Pasar Antasari Ditutup: Ini Urusan Perut!

Redaksi - apahabar.com

Puluhan pedagang memprotes rencana penutupan Pasar Sentral Antasari selama PSBB Jilid II berkumpul sejak Selasa sekitar pukul 10.00. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

Puluhan pedagang memprotes rencana penutupan Pasar Sentral Antasari selama PSBB Jilid II berkumpul sejak Selasa sekitar pukul 10.00. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Protes terhadap penutupan pasar sekunder atau non bahan pokok (bapok) terus menggelinding. Kali ini, datang dari para pedagang Sentral Antasari Banjarmasin.

Mereka yang kecewa dengan keputusan tertera di Perwali Nomor 37 Tahun 2020 itu tampak memenuhi salah satu pasar induk di Banjarmasin itu, Selasa (12/5) pagi.

Adapun Perwali 37/200 merupakan hasil revisi dari Perwali Nomor 33 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dinilai pemerintah kurang maksimal membatasi gerak warga saat pandemi Covid-19.

Koordinator Pasar Sentral Antasari meminta Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina turun tangan. Mereka ingin Ibnu melakukan dialog sebelum melakukan penutupan.

“Biar kebijakan penutupan tak sepihak saja,” jelas dia.

Apabila tak begitu, semua pedagang pasar yang bernaung di Sentral Antasari kata dia akan turun untuk menghalau para petugas Satpol PP menutup kawasan pasar.

Baca juga :  Kasat Lantas Polres HSU Tanda Tangani MoU Diseminasi dengan Dinas Pendidikan

“Ini menyangkut masalah perut. Kan kami ada yang kredit kendaraan dan rumah, kalau tidak ada dispensasi. Jika Satpol PP main kekerasan kami juga bisa,” ujarnya.

Keputusan penutupan pasar ini lebih baik momennya dimundurkan setelah Idulfitri atau usai bulan Ramadan.

Ketika begitu waktu 10 hari hingga setengah bulan untuk penutupan diladeni para pedagang di Pasar Sentral Antasari.

“Momen sebelum Idul Fitri ini lah yang selalu ditunggu para pedagang dalam meraup rezeki,” jelas dia.

Dalam momen ini biasanya dagangan mereka laku keras dibandingkan hari biasanya.

“Kami memang dapat surat edaran, tapi kami meminta dialog dengan Pak Wali,” ucapnya.

Baca juga :  Peringati Hari Jadi Polwan, Polwan Polda Kalsel Bagi-bagi Sembako

Ia juga menegaskan penerapan PSBB jilid kedua ini untuk tak dijadikan lahan bisnis.

Sebelumnya, penutupan pasar sekunder juga dikecam oleh sebagian besar pedagang Sudimampir Baru.

Diwartakan sebelumnya, Kepala Bidang Pasar Disperindag Banjarmasin Ichrom M Tezar menyampaikan pasar sekunder yang ditutup meliputi pasar baju, dan pertokoan non-bapok. Penutupan mulai berlaku hari ini.

Sementara pedagang bahan pokok dengan barang jualan daging, sayur, minyak, telur dan sebagainya tetap diperbolehkan beroperasi.

Namun waktu operasional juga amat dibatasi. Mulai dari pukul 06.00 hingga 13.00.

“Semua pasar tutup kecuali yang menjual bahan pokok, jika pasar di pinggir ruas jalan lain wilayah kita,” ujarnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pertajam Gerakan di Lapangan, Pemprov Kalsel Terjunkan Puluhan Petugas Protokol di Pasar Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Bikin Mabuk Bocah Ingusan, Pekerja di Banjarmasin Ditangkap
apahabar.com

Kalsel

Duh, Warga Kurang Ingatan Bakar Rumah di Semangat Dalam
apahabar.com

Kalsel

Listrik Se-Kalsel-Teng Siap Digratiskan, Simak Ketentuannya

Kalsel

Video: Hadapi Pemilu 2019, Begini Imbauan Guru Kapuh
apahabar,com

Kalsel

Operasi Odol, Sopir Tunjukkan Surat Uji Berlaku 30 Februari 2019
apahabar.com

Kalsel

Good Job! BPN Batola Lampaui Target di Tengah Pandemi
apahabar.com

Kalsel

Buruh Ancam Demo Saat Covid-19, DPR: Kaji Ulang Omnibus Law
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com