Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel Kapolres Kapuas Terjang Banjir Bantu Korban Terdampak di Alalak

Pelajar Indonesia di China Kembali Kuliah Tatap Muka

- Apahabar.com Sabtu, 9 Mei 2020 - 17:07 WIB

Pelajar Indonesia di China Kembali Kuliah Tatap Muka

Ilustrasi - Para pelajar Indonesia saat mengikuti perkuliahan di kampus Nanchang University, Kota Nanchang, Provinsi Jiangxi, China, pada 2017. Foto-Antara/M. Irfan Ilmie

apahabar.com, JAKARTA – Para pelajar asal Indonesia yang berada di China sudah bisa mengikuti kegiatan perkuliahan tatap muka di kampus setelah lebih dari dua bulan berlangsung secara daring.

“Beberapa daerah yang sudah berwarna hijau (tidak ada penambahan kasus Covid-19) sudah mulai perkuliahan pada pertengahan Mei ini. Mahasiswa asing termasuk dari Indonesia yang ada di China sudah bisa ikut kuliah,” kata Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar RI di Beijing, Yaya Sutarya, Sabtu (09/05 ).

Namun untuk pelajar yang masih berada di Indonesia, dia mengingatkan agar tidak kembali ke China dulu sebelum ada instruksi dari pihak perguruan tinggi.

“Jangan kembali sebelum ada pemberitahuan terlebih dulu dari pihak kampus, bisa-bisa dicabut lisensinya,” ujarnya berpesan.

Menurut dia, sudah ada beberapa pelajar asing yang dicabut lisensinya karena kembali ke China sebelum ada instruksi dari pihak kampus.

“Ikuti saja perkuliahan daring yang sudah diprogramkan pihak kampus,” kata Yaya menambahkan.

Dia menjelaskan bahwa sampai saat ini sudah ada 17 provinsi dan kota setingkat provinsi yang berwarna hijau.

Hanya di Provinsi Heilongjiang di wilayah timur laut China yang berbatasan dengan Rusia yang masih berwarna merah.

“Sebanyak 19 mahasiswa Indonesia di sana kami pantau terus, termasuk kami penuhi kebutuhannya,” katanya.

Sampai saat ini dari sekitar 1.700 warga negara Indonesia yang mayoritas pelajar di China, tidak ada satu pun yang terinfeksi virus corona jenis baru itu.

Jumlah pelajar Indonesia di China secara keseluruhan 15.000 orang lebih. Mayoritas di antara mereka pulang ke Indonesia saat libur semester pada pertengahan Januari lalu atau menjelang Tahun Baru Imlek.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

IDI: Aksi Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law UU Ciptaker Berpotensi Munculkan Klaster Baru Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jubir Covid-19 Ingatkan Penyebaran Masih Terus Terjadi

Nasional

Polisi Tahan Irjen Napoleon dan Pengusaha Tommy Sumardi Terkait Kasus Pencabutan Red Notice Djoko Tjandra
Izin BPOM

Nasional

Belum Kantongi Izin BPOM, Mengapa Vaksin Covid-19 Didistribusikan?
apahabar.com

Nasional

Media Inggris Angkat Kasus Pemerkosaan Renhard Sinaga Jadi Berita Utama
apahabar.com

Nasional

Jokowi Akan Tinjau Kilang Petrokimia di Tuban
apahabar.com

Nasional

Jokowi Bakal Lantik Mantan Danjen Kopassus Jadi Kepala BNPB
apahabar.com

Nasional

Terbongkar, Sosok Pemilik Ratusan Miras Selundupan di Landasan Ulin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com