Penyerang Polsek Daha Simpatisan ISIS, Legislator Kalsel: Agamanya Kurang Breaking News: PDP Kabur di Banjarbaru Akhirnya Ditemukan! Pertama, Kalsel Uji Terapi Pengobatan Pasien Covid-19 Pengganti Vaksin Toko Buah di Teweh Diserbu Pria Bersajam, Dua Perempuan Terluka Polisi Bongkar Makam Korban Pembunuhan Ibu Kandung di Teweh




Home Kalsel

Sabtu, 23 Mei 2020 - 11:25 WIB

Pemprov Kalsel Terus Maksimalkan Alat Deteksi Covid-19

Uploader - Apahabar.com

Ilustrasi. Foto-Shutterstock

Ilustrasi. Foto-Shutterstock

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kalimantan Selatan terus berupaya memaksimalkan proses pemeriksaan untuk mendeteksi virus Covid-19 secara cepat. Mulai dari pelacakan (tracking) di lapangan dengan menggunakan rapid test hingga pengujian hasil swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

“Kita juga tengah menunggu beberapa rumah sakit, terutama rumah sakit rujukan untuk diaktifkan tes cepat molekuler (TCM),” ucap Juru bicara Gugus Tugas percepatan dan penanganan Covid-19 Kalsel, HM Muslim dalam rilis terbarunya kemarin.

Muslim mengungkapkan, terjadi keterlambatan proses pemeriksaan sebab kapasitas yang tersedia saat ini dinilai tidak memadai. Sehingga kecepatan identifikasi spesimen yang dikirim ke laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Banjarbaru juga tidak seimbang.

Baca juga :  Guru Bakhiet: Tiga Amalan di Tengah Wabah Covid-19

“Karena itu langkah-langkah inilah dalam upaya kita mempercepat agar tata kelola utama pasien di rumah sakit akan segera dapat ditangani dengan baik,” jelasnya

Lambannya pemeriksaan salah satunya disebabkan proses yang cukup memakan waktu serta ketersediaan pendukung seperti cartridge dan reagensia (larutan zat kimia). Bahan dan peralatan tersebut yang akan mempercepat hasil konfirmasi sampel Covid-19.

“Dalam beberapa waktu ke depan kita menunggu cartridge dan reagensia yang akan segera didatangkan,” lanjutnya

Baca juga :  Pansus DPRD Tapin Nilai Upaya Pencegahan Covid-19 Masih Kurang

Dari hasil tracking yang dilakukan GTPP di lapangan, pemeriksaan sampel yang dikirim ke BTKL-PP Banjarbaru terus meningkat setiap harinya. Dalam sehari, sedikitnya 130 spesimen yang dapat diidentifikasi.

“Saat ini jumlah yang sudah dilakukan pemeriksaan lebih dari 3 ribu dan tersisa 1.533,” sebutnya

Melihat kondisi tersebut, GTPP mengambil langkah dengan meningkatkan kualitas pengujian. Salah satunya dengan menambah alat PCR untuk mempercepat mengkonfirmasi hasil spesimen swab.

“Insya Allah pada 1-2 hari ini akan dapat difungsikan,” pungkas Muslim.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hore! Bakeuda Kalsel Bebaskan Denda Pajak
apahabar.com

Kalsel

Tekan Pungli, Pemkab HST Perkuat Sinergitas
apahabar.com

Kalsel

5000 Liter Disinfektan Siap Disemprotkan Tiap Hari
apahabar.com

Kalsel

Jadi Pelopor Polres Ramah Anak se-Indonesia, Polres Banjar Jadi Tujuan Liburan Anak TK
apahabar.com

Kalsel

Tax Gathering 2019 Kanwil DJP Kalselteng Perkuat Sinergi Wajib Pajak dan Mitra Kerja
apahabar.com

Kalsel

Komunitas Moge Kalsel Salurkan APD ke Pejuang Medis di Zona Merah
apahabar.com

Kalsel

Alasan Warga Terdampak Pembangunan RSUD Sultan Suriansyah Masih Usahakan Banding

Kalsel

KSPSI Pasrah, UMP Kalsel Tak Sesuai Harapan Pekerja