7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin

Penangguhan Diananta Ditolak, Polisi Bantah Ada Kepentingan Lain

- Apahabar.com Senin, 18 Mei 2020 - 20:39 WIB

Penangguhan Diananta Ditolak, Polisi Bantah Ada Kepentingan Lain

Diananta Putera Sumedi (dua kanan) ditahan di Rutan Polda Kalsel sejak Senin kemarin. Foto-Bujino for apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Upaya penangguhan penahanan eks Pemimpin Redaksi Banjarhits.id, Diananta Putra Sumedi pupus di kepolisian.

“Belum bisa kami kabulkan,” kata Kasubdit V Perbankan Pencucian Uang dan Siber Ditreskrimsus Polda Kalsel, AKBP Zainal Arifin, Senin (18/5) siang.

Lantas dengan ditolaknya permohonan tersebut, apakah ada kepentingan lain selain subjektifitas penyidik dalam kasus ini?

Zainal tegas membantah. “Tidak ada.”

Zainal mengemukakan alasan tidak dikabulkannya permohonan tersebut lantaran pemberitaan yang di-posting Diananta berkaitan dengan sentimen kesukuan (SARA).

Menurutnya ada alasan lain tetap dilanjutkannya kasus ini karena Banjarhits tak memiliki badan hukum dan tidak terverifikasi oleh Dewan Pers.

“Berita tersebut tidak dianggap sebagai produk jurnalistik. Andaikan berbadan hukum kami tidak bisa memproses,” jelasnya.

Zainal belum tahu kapan Diananta akan disidangkan. Kendati demikian, kata dia, surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) telah diserahkan pihaknya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel.

Terkait tim kuasa hukum Diananta yang akan mengajukan pra-peradilan, Zainal menganggap sah-sah saja.

“Boleh-boleh saja,” ucapnya.

Zainal juga memastikan bahwa Diananta saat ini aman dari penularan Covid-19.

“Sebelumnya sudah kami lakukan pemeriksaan,” tuturnya.

Dikonfirmasi kuasa hukum Diananta, Bujino A Salan sudah menduga jika permohonan penangguhan penahanan itu bakal ditolak.

“Sewaktu bertemu penyidik, sudah ada petunjuk. Karena perkaranya soal SARA, sulit dikabulkan,” ujarnya.

Namun, Bujino menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah selanjutnya.

Kasus yang mendera Diananta berawal dari laporan berjudul ‘Tanah Dirampas Jhonlin, Dayak Mengadu Ke Polisi’ yang diunggah Banjarhits (media partner Kumparan), November 2019 silam.

Sengketa pemberitaan ini sejatinya sudah diselesaikan Dewan Pers. Dalam lembar pernyataan penilaian dan rekomendasi Dewan Pers tertanggal 5 Februari lalu, dinyatakan teradu telah melanggar kode etik jurnalistik.

Namun, sengketa harus diselesaikan dengan hak jawab. Diananta pun memenuhinya. Tapi penyidikan polisi tak lantas berhenti.

Diananta kemudian ditetapkan sebagai tersangka, lalu ditahan sejak 10 hari yang lalu.

Mantan wartawan majalah Tempo itu dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Tranksasi Elektronik, bukan UU Pers.

apahabar.com

Kasubdit V Perbankan Pencucian Uang dan Siber Ditreskrimsus Polda Kalsel, AKBP Zainal Arifin. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi R

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Polda Kalbar Tahan 38 Orang Pericuh di Pontianak
apahabar.com

Hukum

Zumi Zola Divonis 6 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta
apahabar.com

Hukum

Operasi Antik 2019, Polisi Bekuk Pengedar Sabu di Mantuil
apahabar.com

Hukum

Dari Laporan Masyarakat, Satnarkoba Polres Tapin Ungkap Kasus Sabu
apahabar.com

Hukum

Gerebek Pangkalan Nakal, Polisi Sita Puluhan Tabung Gas Melon
apahabar.com

Hukum

Tak Terima Dikeroyok, Pelajar di Muara Teweh Mengamuk dengan Sebilah Parang
apahabar.com

Hukum

Simpan Belasan Paket Sabu di Saku, Warga HKSN Banjarmasin Dibekuk Polisi
apahabar.com

Hukum

Oknum TNI Tembak Mati 3 Warga Prabumulih Diduga Terkait Utang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com