Enam Tewas, Pencarian Korban di Tambang Emas Kotabaru Disetop Pasca-Penyerangan, Polsek Daha Selatan Siaga Satu  Kecanduan Parah, Oknum Petugas SAR Banjarmasin Lama Ditarget Dear Pekerja Informal Banjarmasin, Silakan Klaim Santunan Update Penyerangan Polsek Daha Selatan, Korban Selamat Diganjar Penghargaan




Home Habar Religi

Jumat, 22 Mei 2020 - 17:18 WIB

Peneliti Lapan Perkirakan 1 Syawal pada 24 Mei

rifad - Apahabar.com

Ilustrasi rukyatul Hilal. Foto-net

Ilustrasi rukyatul Hilal. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Peneliti dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Rhorom Priyatikanto memperkirakan 1 Syawal pada 24 Mei 2020. Sebab menurutnya, hilal hanya dapat dilihat dengan mata telanjang pada Sabtu 23 Mei 2020 menjelang maghrib.
Pada 22 Mei 2020 maghrib, menurut Rhorom, bulan belum konjungsi dengan matahari dan masih berada di bawah ufuk saat maghrib.

Konjungsi bulan dan matahari terjadi pada 23 Mei 2020 pukul 00.39 WIB. Dengan demikian, ada kemungkinan hilal tidak dapat dilihat pada 22 Mei petang.

“Secara default, akan dilakukan istikmal atau menggenapkan Ramadhan menjadi 30 hari. Satu Syawal akan jatuh pada tanggal 24 Mei 2020,” kata Rhorom, Jumat (22/5).

Baca juga :  Antusiasme Anak Belasan Tahun Tadarus Al Quran di Langgar At Tarbiyah Tapin

Jika hilal tidak tampak atau tidak teramati pada 29 Ramadhan, barulah ditetapkan untuk menambahkan 30 Ramadhan. Karena itu, umur bulan Ramadhan pada tahun ini kemungkinan digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari. Dengan demikian, 1 Syawal diprediksi jatuh pada 24 Mei 2020. Maka, sholat Idul Fitri bisa ditunaikan pada 24 Mei 2020 pagi.

“Syawal kali ini bukan masa kritis yang penuh potensi perbedaan, alhamdulillah,” tutur Rhorom.
Sidang itsbat untuk menetapkan 1 Syawal 1441 Hijriyah atau perayaan Idul Fitri tahun 2020 Masehi akan digelar Kementerian Agama pada Jumat petang (22/5).

Baca juga :  Mogok di Jalan Margasari-Sungai Puting, Hubungi Bengkel Berjalan Gratis

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi dijadwalkan memimpin langsung sidang itsbat. Terdapat tiga sesi. Sidang itsbat diawali pemaparan posisi hilal awal Syawal 1441 H oleh anggota tim falakiah Kemenag Cecep Nurwendaya sebelum maghrib.

Setelah maghrib, sidang itsbat dibuka Menag Fachrul. Sidang dilanjutkan dengan laporan data hisab dan hasil rukyatul hilal dari 80 titik di seluruh Indonesia.

Sumber: Republika
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

KH Ahmad Zamani Wafat, Siapa Beliau?
apahabar.com

Habar

25 Truk ke Sekumpul, Apa yang Mereka Bawa?
apahabar.com

Religi

Ulama Wanita yang Bersembunyi dari Nama Besar Sang Paman
apahabar.com

Hikmah

Sedekah Bernilai Besar, Kyai Ma’ruf: Inilah Saatnya
apahabar.com

Habar

Jelang Haul Sekumpul, Warga Bersihkan Drainase
apahabar.com

Habar

Tak Diduga, Ulama Sepuh di Banjarmasin Ini Mau Temui Kiai Ma’ruf
apahabar.com

Habar

Haul Habib Luar Batang ke-271, Jemaah asal Banjarmasin: Serasa Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Religi

Haul Guru Bangil Malam Ini di Ar Raudhah Sekumpul