Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Penerapan PSBB di Tiga Daerah Kalsel Tinggal Tunggu Waktu

- Apahabar.com Selasa, 5 Mei 2020 - 22:59 WIB

Penerapan PSBB di Tiga Daerah Kalsel Tinggal Tunggu Waktu

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kalsel, M Muslim. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Keinginan tiga daerah di Kalsel untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tinggal menunggu waktu.

Ketiga daerah itu, merupakan penyangga Kota Banjarmasin yang lebih dulu menerapkan PSBB.

Masing-masing Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Barito Kuala (Batola).

Juru bicara Gugus Tugas Penangan Percepatan (GTPP) Covid-19 Kalsel, Muhammad Muslim menyebutkan, berkas usulan mereka sudah disampaikan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI.

“Perkembangan usulan PSBB saat ini sudah dikirim (ke Pemerintah Pusat), mudah-mudahan dalam satu atau dua hari ini bisa clear (selesai),” ujar M Muslim melalui siaran pers ke apahabar.com, Selasa (5/5) sore.

Dengan begitu, dapat dipastikan kelengkapan dokumen atau berkas ke tiga daerah penyangga Kota Banjarmasin itu sudah memenuhi syarat, sehingga dapat diteruskan pihak Pemprov ke Kemenkes.

“Kesiapan yang diverifikasi oleh Gugus Tugas sudah dilakukan dan mudah-mudahan dengan waktu yang cepat setelah kita kirim, mendapat respon yang secepatnya dari Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Dia berharap, jika mendapat persetujuan Kemenkes, pelaksanaan PSBB di tiga daerah tersebut dapat segera dilakukan.

Sehingga, lanjutnya upaya memerangi Covid-19 bisa lebih efektif.

“Kita berharap PSBB ini dapat dijadikan upaya pemutusan rantai penularan karena sejatinya PSBB adalah bagian dari pengkarantinaan,” beber Muslim.

Muslim meminta, dalam pelaksanaan PSBB nantinya, diharapkan masyarakat dapat menerapkan anjuran pemerintah lebih terukur.

Terutama untuk jaga jarak, penggunaan masker dan tidak melakukan kerumunan.

“Kita akan sesegeranya berupaya melakukan tata kelola pengkarantinaan agar lebih cepat dalam memutus rantai penularan. Dan kita berharap dengan PSBB maka tidak ada penambahan klaster baru,” pungkasnya.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Demo Anti Omnibus Law di Banjarmasin, Pot Bunga dan Tanaman Rusak
apahabar.com

Kalsel

Wakil Ketua DPRD Kalsel Sayangkan Penutupan IGD RSUD H Hasan Basry Kandangan
apahabar.com

Kalsel

Asyik Cari Korban Tenggelam di Barito Hulu, 5 Relawan Kesurupan!
apahabar.com

Kalsel

Imigrasi Banjarmasin Siap Tangkal WNI Eks ISIS Masuk Kalsel
Birin Denny

Kalsel

Tok! MK Kabulkan Sebagian Gugatan Sengketa Pilgub Kalsel Denny Indrayana
apahabar.com

Kalsel

Pilkada Serentak 2020, Kapolres Kotabaru Pastikan Polisi Netral!
apahabar.com

Kalsel

Status dan Gaji P3K Masih Belum Jelas
Positif Covid di Banjar Bertambah 2, Satu Satpam Masjid

Kalsel

Positif Covid-19 di Banjar Bertambah 2, Satu Satpam Masjid
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com