Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan Daftar Lengkap 64 Link Pengumuman CPNS 2019, sscn.bkn.go.id & Berkas Online yang Harus Disiapkan! Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru

Penerapan PSBB di Tiga Daerah Kalsel Tinggal Tunggu Waktu

- Apahabar.com Selasa, 5 Mei 2020 - 22:59 WIB

Penerapan PSBB di Tiga Daerah Kalsel Tinggal Tunggu Waktu

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kalsel, M Muslim. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Keinginan tiga daerah di Kalsel untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tinggal menunggu waktu.

Ketiga daerah itu, merupakan penyangga Kota Banjarmasin yang lebih dulu menerapkan PSBB.

Masing-masing Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Barito Kuala (Batola).

Juru bicara Gugus Tugas Penangan Percepatan (GTPP) Covid-19 Kalsel, Muhammad Muslim menyebutkan, berkas usulan mereka sudah disampaikan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI.

“Perkembangan usulan PSBB saat ini sudah dikirim (ke Pemerintah Pusat), mudah-mudahan dalam satu atau dua hari ini bisa clear (selesai),” ujar M Muslim melalui siaran pers ke apahabar.com, Selasa (5/5) sore.

Dengan begitu, dapat dipastikan kelengkapan dokumen atau berkas ke tiga daerah penyangga Kota Banjarmasin itu sudah memenuhi syarat, sehingga dapat diteruskan pihak Pemprov ke Kemenkes.

“Kesiapan yang diverifikasi oleh Gugus Tugas sudah dilakukan dan mudah-mudahan dengan waktu yang cepat setelah kita kirim, mendapat respon yang secepatnya dari Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Dia berharap, jika mendapat persetujuan Kemenkes, pelaksanaan PSBB di tiga daerah tersebut dapat segera dilakukan.

Sehingga, lanjutnya upaya memerangi Covid-19 bisa lebih efektif.

“Kita berharap PSBB ini dapat dijadikan upaya pemutusan rantai penularan karena sejatinya PSBB adalah bagian dari pengkarantinaan,” beber Muslim.

Muslim meminta, dalam pelaksanaan PSBB nantinya, diharapkan masyarakat dapat menerapkan anjuran pemerintah lebih terukur.

Terutama untuk jaga jarak, penggunaan masker dan tidak melakukan kerumunan.

“Kita akan sesegeranya berupaya melakukan tata kelola pengkarantinaan agar lebih cepat dalam memutus rantai penularan. Dan kita berharap dengan PSBB maka tidak ada penambahan klaster baru,” pungkasnya.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 7 September 2020, Tambah 77 Orang Positif Bukan dari Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Masjid Al-Jihad Banjarmasin Diisukan Terpapar Covid-19, Cek Faktanya
apahabar.com

Kalsel

Dinas PUPR Batola Genjot Sertifikasi Tukang
apahabar.com

Kalsel

BI Dorong Wisata Religi Makam Guru Sekumpul, Jadi Sumber Ekonomi Terbaru di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Duta Mall Peduli Sebuku, Kumpulkan Rp100 Juta Lebih dari Lelang
apahabar.com

Kalsel

Harga Cabe Di Pasar Marabahan Beranjak Turun
apahabar.com

Kalsel

Tips Si Dokter Cantik Ria Hadapi Cuaca Tak Menentu Selama Berpuasa
apahabar.com

Kalsel

Tambahan 55.321 Sampul Pemilu Diterima KPU Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com