Jadwal Liga Inggris Sheffield United vs Man City Malam Ini, Live Streaming Mola TV, Guardiola Tanpa Aguero! Video Viral Pria Bawa Jenazah Ibunya Pakai Motor di Atas Bronjong, Sang Perekam pun Ketakutan! Video Detik-detik Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Mekkah dengan Kecepatan Tinggi Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap

Penerbangan Repatriasi Meningkat, Bandara Soekarno-Hatta Perketat Protokol Kesehatan

- Apahabar.com Senin, 11 Mei 2020 - 11:07 WIB

Penerbangan Repatriasi Meningkat, Bandara Soekarno-Hatta Perketat Protokol Kesehatan

Petugas medis melakukan pengecekan kesehatan penumpang. Foto-Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta memperketat pelaksanaan protokol kesehatan. Hal ini seiring meningkatnya penerbangan repatriasi.

Senior Manager Branch Communications & Legal Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (11/05) mengatakan para pemangku kepentingan di Soekarno-Hatta melakukan peningkatan di berbagai aspek guna mendukung Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) tetap dapat menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Salah satu peningkatan guna menjaga agar protokol kesehatan tetap dijalankan ketat antara lain diterapkannya konsep layanan first in, first out (FIFO) bagi penerbangan repatriasi yang baru mendarat.

“Dengan konsep FIFO, maka penumpang repatriasi yang lebih awal mendarat akan langsung turun dari pesawat untuk menjalani protokol kesehatan serta memproses kedatangan. Sementara itu, penumpang yang tiba belakangan akan turun dari pesawat dan diarahkan terlebih dahulu menuju holding room sebelum memproses kedatangan,” papar Febri Toga.

Tercatat, pada Minggu (10/5), sekitar 1.000 WNI tiba di Terminal 3 Soekarno-Hatta dengan penerbangan repatriasi. Jumlah penumpang itu meningkat dibandingkan dengan rata-rata 1-2 minggu sebelumnya yakni sekitar 300-400 WNI per hari yang tiba dengan penerbangan repatriasi.

Total, WNI yang tiba di Soekarno-Hatta dengan penerbangan repatriasi hingga kini sudah mencapai lebih dari 25.000 WNI di mana lebih dari 15.000 adalah PMI (Pekerja Migran Indonesia). Hingga 31 Mei 2020, diperkirakan ada tambahan sekitar 7.500-10.000 WNI yang tiba dengan penerbangan repatriasi.

Konsep FIFO, lanjut Febri Toga, sudah dijalankan dan terbukti efektif menjalankan protokol kesehatan. Ia menambahkan di titik antrian guna menjalani protokol kesehatan kini juga disediakan kursi bagi penumpang dengan tetap memperhatikan physical distancing.

“Penerapan FIFO dan penggunaan kursi di titik antrian ini merupakan upaya Soekarno-Hatta dalam melakukan pola pengaturan sehingga physical distancing tetap terjaga,” kata dia.

Kepala KKP Soekarno-Hatta Anas Ma’ruf mengatakan jumlah personel terus ditambah guna dapat menjalankan protokol secara maksimal. “Mulai Senin (11/5) ini, jumlah personel KKP yang bertugas di Soekarno-Hatta baik itu di Terminal 2, Terminal 3 dan di UGD Kantor Induk berjumlah total 48 orang per shift. Pada Jumat (15/5) nanti akan kembali ditambah 12 orang per shift sehingga total 60 orang dalam satu shift,” paparnya.

Anas Ma’ruf menambahkan sebanyak 15 personel Medical Service Assistance (MSA) PT Angkasa Pura II juga diperbantukan mendukung KKP di Soekarno-Hatta. Disampaikan, periode April-Mei 2020 sudah terdeteksi lebih dari 40 penumpang penerbangan repatriasi WNI yang memiliki hasil rapid test reaktif terhadap Covid-19.

Penumpang tersebut kemudian mendapat penanganan lebih lanjut di RS rujukan di antaranya RS Darurat Wisma Atlet. KKP Soekarno-Hatta melakukan wawancara, pemeriksaan suhu, tanda dan gejala Covid-19 pemeriksaan saturasi oksigen, dan pemeriksaan rapid test dan/atau PCR, terutama terhadap penumpang pesawat khususnya yang tiba dari luar negeri.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Gubernur BI: Harga Minyak Dunia Anjlok Positif Bagi Ekonomi Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Sri Mulyani: Bank Pembangunan Islam Siap Beri Dana Darurat Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Gara-Gara Mata Uang Regional, Rupiah Ikut Melemah
apahabar.com

Ekbis

Di Depan Ratusan Pimpinan Ponpes Kalsel, Deputi Gubernur BI Bicara Ekonomi dan Keuangan Syariah
apahabar.com

Ekbis

Obermain Hadir di Duta Mall Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Garuda Buka Penerbangan Manado–Davao
apahabar.com

Ekbis

Bank Mandiri Tingkatkan Pasokan Uang Tunai hingga Rp 1,9 Triliun
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Bergerak Melemah, Dipicu Pasar Waspadai Aksi Demo UU Cipta Kerja
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com