Sasar Mahasiswi Tanah Bumbu, Gembong Jambret Banjarmasin Bertekuk Lutut Banjarmasin Timur Tegang, Remaja Bersajam Kejar-kejaran di Kafe Arwana 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Sungai Hantakan Meluap, 12 Pondok di Pulau Mas HST Larut Terbawa Arus Libur Panjang di Marabahan, Kelotok Susur Sungai Barito Dibikin Kewalahan

Pengamat Nilai 5 Faktor Membuat Jabar Unggul Tangani Covid-19

- Apahabar.com Sabtu, 2 Mei 2020 - 21:18 WIB

Pengamat Nilai 5 Faktor Membuat Jabar Unggul Tangani Covid-19

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) parsial yang akan dilakukan Pemkab Cianjur, Jawa Barat, termasuk menutup sejumlah jalan protokol sebagai upaya memecah keramaian yang masih terlihat terutama di jalur menuju tempat belanja modern di pusat kota Cianjur. Foto-Antara/Ahmad Fikri

apahabar.com, BANDUNG – Persepsi publik terkait penanganan wabah Covid-19 dalam riset yang dilakukan Repro Indonesia mendudukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat paling responsif dibandingkan DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Pengamat Politik dari Universitas Padjajaran (Unpad), Muradi menilai setidaknya ada lima faktor yang membuat Pemprov Jabar unggul.

Ia mengatakan tidak hanya unggul dalam hal penanganan Covid-19, melainkan juga dampak sosial ekonominya dibanding provinsi lain. Muradi mengatakan kecepatan menjadi faktor pertama yang membuat Jabar unggul.

“Tentu Jabar gak bisa berdiam diri lamban mengantisipasi karena pusat pandemik ini kan di Jakarta, mau tidak mau harus lebih responsif secara geografis,” ujar Muradi seperti dilansir Republika.co.id, Sabtu (02/05).

Muradi mengatakan, langkah-langkah responsif itu penting untuk bisa melokalisir penyebaran Corona. Kecepatan itu juga datang dari manajemen kepemimpinan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam penanganan Covid-19.

Kedua, Muradi menilai Ridwan Kamil memiliki sense of crisis lebih unggul dibanding kepala daerah lain. Hal itu, ia menambahkan, terlepas dari tudingan sebagian pihak tengah mengambil momentum.

“Misalnya pengambilan (usulan) PSBB provinsi Jabar berani melakukan, itu bukan semata-mata ikut-ikutan, tapi juga intuisi pemimpin,” katanya.

Ketiga, kata dia, ia menilai Gubernur Ridwan Kamil memilki kemampuan melihat celah memberikan stimulasi terkait dampak sosial ekonomi Covid-19. “Persoalan orang miskin baru, terdampak. Butuh kemampuan intuisi efektif,” kata Muradi.

Keempat, kata dia, momentum Covid-19 membuat pola komunikasi antara gubernur dan bupati/wali kota membaik dibandingkan awal-awal Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil menjabat sebagai gubernur. Kini, Emil dinilai mampu memposisikan diri sebagai wakil pemerintah pusat yang bertugas mengkoordinir kesiapan daerah menangani pandemi.

“Terakhir, bagaimana Ridwan Kamil mengakselerasi. Ini yang saya kira kemudian orang menunggu. Akselerasi penting misalnya keberanian gubernur mengusulkan PSBB provinsi, walaupun tidak banyak penyebaran di Jabar, tapi langkah akselerasi ini sangat tepat,” paparnya.

Muradi menilai momentum penanganan Covid-19 menjadi ajang Emil menantang kemampuan kepemimpinannya dengan melakukan sejumlah tindak lanjut serta kebijakan yang terstruktur dan sistematis.

Repro Indonesia dalam rilis surveinya mencatat masyarakat di keempat provinsi mengaku mudah mengakses info perkembangan kasus Covid-19. Jabar dengan persentase sebesar 43 persen dan DKI Jakarta 39 persen. Sementara Jateng 35 persen dan Jatim 31 persen.

Dari keempat provinsi, Provinsi Jawa Barat dianggap paling cepat oleh masyarakatnya dalam menangani wabah Covid-19 dibandingkan tiga provinsi lainnya dengan persentase mencapai 38 persen.(Rep)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Longsor di Bolaang Mongondow, 7 Meninggal dan 19 Orang Selamat
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tambah Opsi Baru, Cuti Lebaran Digeser Saat Idul Adha
apahabar.com

Nasional

Lawan Pandemi, Jokowi Minta Masyarakat Gotong Royong dan Tetap Waspada
apahabar.com

Nasional

Cerita Wagub Kalbar Selama Tiga Pekan Dirawat Akibat Covid-19
apahabar.com

Nasional

Anggota DPR Minta Pemerintah Turunkan Harga BBM dan Tarif Listrik
apahabar.com

Nasional

Kiai Ma’ruf Apresiasi Gagasan One Pesantren One Produk
apahabar.com

Nasional

PBNU: Ajaran Islam Bolehkan Poligami Asalkan Bisa Berlaku Adil

Nasional

Polri Tetapkan 8 Tersangka Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung di Jakarta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com