Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain

Pengidap Baru di Kalsel Didominasi Hasil Tracking, 78 Persen Kasus Positif OTG

- Apahabar.com Rabu, 27 Mei 2020 - 20:54 WIB

Pengidap Baru di Kalsel Didominasi Hasil Tracking, 78 Persen Kasus Positif OTG

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kalsel memberi keterangan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Pengidap Covid-19 di Kalsel kembali meledak. Hari ini ada penambahan 73 kasus baru. Jadi sudah ada 703 orang pengidap virus asal Wuhan, China itu.

Penambahan kasus baru di daerah ini didominasi hasil tracking (pelacakan).

“Saat ini terkonfirmasi positif berdasarkan hasil pemeriksaan PCR total menjadi 703. Ada penambahan 73 kasus, yaitu berasal dari 22 PDP dan 51 lainnya merupakan hasil tracking yang dilaporkan di beberapa kabupaten/kota,” ujar Juru Bicara GTPP Covid-19 Kalsel, M Muslim melalui siaran persnya kepada apahabar.com, Rabu (27/5) sore.

Dikatakannya, dari 51 kasus positif hasil tracking hari ini, Kabupaten Banjar terbanyak. “41 kasus dari Kabupaten Banjar,” terangnya.

Kemudian, dirincinya lagi 3 dari Banjarmasin, 2 dari Tanah Laut, 1 dari Kotabaru, 2 dari HSS dan 1 dari Banjarbaru. “Sisanya, 1 dari HSU dan ini merupakan PDP yang dilaporkan meninggal dunia pada 16 Mei (lalu),” sambungnya.

Sedangkan 22 kasus positif sisanya berasal dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dinyatakan positif menurut pemeriksaan PCR. “Terkonfirmasi positif sebanyak 22 dari PDP dan ini terjadi di beberapa rumah sakit di Kalsel,” terangnya.

Yakni, 5 kasus dari RSUD Ulin asal Banjarmasin, 15 kasus dari RS Ansari Saleh dengan 14 kasus asal Banjarmasin dan 1 kasus di luar wilayah Kalsel atau dari Klaten.

“1 kasus dari RS Datu Sanggul asal Tapin, kemudian yang juga 1 positif pada karantina secara khusus di Kabupaten Banjar,” jelas Muslim.

Dengan begitu, saat ini dari total 703 kasus positif Covid-19 di Kalsel, 551 diantaranya dalam perawatan.

“Saat ini yang dirawat di rumah sakit sebanyak 120 kasus, sedangkan sisanya dikarantina khusus,” ungkapnya.

Yang mana jika dipresentasikan, pengidap Covid-19 Kalsel yang dikarantina lebih mendominasi dengan presentasi 78,20 persen. Dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

“78,20 persen merupakan kasus yang tidak memiliki gejala atau memiliki gejala yang ringan. Oleh karena itu saat ini mereka dikarantina khusus. Dan ada beberapa yang isolasi mandiri,” pungkasnya.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Diprotes Walhi-Jatam, Arutmin Akhirnya Buka Suara soal IUPK Baru
apahabar.com

Kalsel

Kapolres Batola Ikuti Vicon Wakapolri Tentang Penerapan Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Waspada Potensi Karhutla di Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

KPKNL Tegaskan Pemenang Lelang Wajib Lunasi Pembayaran
apahabar.com

Kalsel

Kisruh Jemaah Travellindo, Calon Haji asal HSS Tak Kuasa Tahan Tangis
apahabar.com

Kalsel

Yuk Ngobrol Bareng Paskibraka di Live IG, Ada Wakil Tanah Bumbu
apahabar.com

Kalsel

FKIP-BI Uniska Datangkan Professor dari Filipina
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Peserta Pawai Tanglong di Kusan Hilir Diduga Keracunan Makanan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com