Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Pengurus Masjid Raya Sabilal Muhtadin Pastikan Tiadakan Salat Id

- Apahabar.com Jumat, 22 Mei 2020 - 16:22 WIB

Pengurus Masjid Raya Sabilal Muhtadin Pastikan Tiadakan Salat Id

Masjid Raya Sabilal Muhtadin tampak dari atas, saat senja di Banjarmasin. Foto-nstagram/@alivrahmatul

apahabar.com, BANJARMASIN – Pandemi Covid-19 memaksa momen Hari Raya Idul Fitri tahun ini terasa berbeda.

Mesjid yang biasanya ramai didatangi untuk Salat Id, sekarang tak bisa lagi.

Salah satunya Masjid Raya Sabilal Muhtadin yang memutuskan tidak melaksanakan Salat Id dalam momen Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijirah.

Keputusan ini mengikuti Fatwa MUI Pusat Nomor 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19.

“Pertimbangan dari Fatwa MUI dan sejak awal Ramadan tahun ini sudah tak ada kegiatan keagamaan di Mesjid Sabilal termasuk Salat Id,” ujar Ketua Badan Pengelola Mesjid Raya Sabilal Muhtadin, Darul Quthni ketika dihubungi apahabar.com, Jumat (22/5).

Selain itu, masjid yang berada di Jalan Lambung Mangkurat ini pun tidak akan mengadakan takbiran secara langsung.

“Untuk takbiran dilakukan secara virtual,” ucapnya.

Ia juga menganjurkan warga untuk melaksanakan Salat Id di rumah masing-masing dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Salat id nanti dilaksanakan di rumah masing-masing,” pungkasnya.

Dilaporkan dalam surat edaran Gubernur Kalsel menyampaikan bahwa saat ini Pandemi Covid-19 masih merebak di Provinsi Kalsel dan diprediksi pada saat Idul Fitri 1441H wabah ini belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.

Dalam upaya mencegah, mengurangi dan melindungi masyarakat dari resiko penularan Covid-19 ini, maka dengan ini dihimbau
kepada seluruh umat Islam dan pengurus masjid/mushola se-Kalsel tetap beribadah ldul Fitri dengan menghindari berkumpulnya massa dalam jumlah besar.

Ketentuan ini juga misalnya takbiran agar dilaksanakan di masjid/musholla tetap mempedomani protokol kesehatan Covid-19, Sosial distance dan fisikal distance dan tidak melaksanakan takbir keliling

Kemudian, Salat ldul Fitri yang lazimnya dilaksanakan berjamaah di masjid atau
dilapangan, agar dilakukan bersama keluarga dirumah.

Lalu kegiatan silaturahmi halal bi halal Hari Raya Idul Fitri 1441 H agar
dilaksanakan secara daring (online).

Disusul, tiap individu dan pengurus masjid/musholla agar mematuhi peraturan
dan keputusan yang dikeluarkan pemerintah.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Geger, Suami di Banjarbaru Gorok Leher Istri Sendiri
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin: Kalsel Sangat Siap Sebagai Ibu Kota Baru
apahabar.com

Kalsel

Kisah Rizsa Hasan Aman; Bentuk AIMI Kalsel dari Pengalaman Gagal Menyusui
apahabar.com

Kalsel

Ada Lagi Dugaan Ajaran Sesat, Kemenag Kalsel Buka Suara
apahabar.com

Kalsel

Duarrr! Suara Ledakan Disusul Asap Hitam dari Dalam UPPP Barito
Narkoba Polres Batola

Kalsel

Operasi Tanpa Kenal Waktu, Ini Target Satres Narkoba Polres Batola
apahabar.com

Kalsel

Simak Penjelasan Ibnu Sina Tentang Peran Pemuda Membangun Kota

Kalsel

VIDEO: Jenazah Nenek Tenggelam di Sungai Amandit Ditemukan, 3 Kilometer dari Tempat Kejadian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com