Awal Usul Buka Investasi Miras di 4 Provinsi, Berikut Penjelasan Bahlil Heboh, Hujan Es Terjadi di Long Ikis Paser Izin Investasi Miras Dicabut, Bahlil Yakin Kepercayaan Investor Masih Baik Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng BREAKING! Polisi Tangkap 2 Narapidana Kabur dari Rutan Kandangan

Permintaan Kurang, Harga Batu Bara Turun

- Apahabar.com Jumat, 8 Mei 2020 - 11:42 WIB

Permintaan Kurang, Harga Batu Bara Turun

Ilustrasi. Foto udara tempat penumpukan sementara batu bara di Muarojambi, Jambi. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Harga batu bara terus menunjukkan tren menurun.

Itu menyusul melemahnya permintaan dari sejumlah negara konsumen utama di kawasan Asia.

Terutama, China, Korea Selatan, India dan Jepang akibat melambatnya perekonomian global akibat pandemi Covid-19.

Berdasarkan data yang dihimpun ANTARA di Jakarta, Jumat (8/5) hal ini yang menjadi penyebab utama turunnya Harga Batubara Acuan (HBA) untuk bulan Mei 2020 ke angka 61,11 dolar AS per ton.

“Ekonomi global yang melambat menyebabkan HBA bulan Mei kembali turun dari bulan sebelumnya. Turun 4,66 dolar AS menjadi 61,11 dolar AS. Bulan April angkanya di 65,77 dolar AS per ton,” ungkap Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi.

Agung menyebut penurunan harga batu bara sudah terjadi selama dua bulan terakhir. Sejak Januari 2020, HBA mengalami fluktuasi.
Mencatatkan angka di 65,93 dolar AS per ton pada Januari (turun dari 66,30 dolar AS di Desember 2019), kemudian naik di Februari ( 66,89 dolar AS) dan Maret ( 67,08 dolar AS), dan mengalami penurunan di April dan Mei.

“Trennya untuk dua bulan terakhir ini kembali turun,” jelasnya.

Penurunan HBA bulan Mei 2020 juga dipicu penurunan harga minyak dunia yang berpengaruh pada turunnya harga batu bara di pasar internasional.

Empat indeks harga batu bara yang umum digunakan dalam perdagangan batu bara dunia terpantau mengalami penurunan, yaitu Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt’s 5900 pada bulan sebelumnya.

Nilai HBA sendiri diperoleh rata-rata empat indeks harga batu bara dunia tersebut. HBA bulan Mei 2020 ini akan digunakan untuk penjualan langsung (spot) selama satu bulan pada titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Veseel). (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Libur Natal, Bandara Syamsudin Noor Kebanjiran Penumpang
apahabar.com

Ekbis

Bulog Ekspor Beras Kemasan Renceng ke Arab Pekan Depan
apahabar.com

Ekbis

Usung Program Branchless Banking, Mandiri Optimis Majukan UMKM Kalsel
Wabah Covid-19 Melanda, Investasi Terancam Tertunda

Ekbis

Wabah Covid-19 Melanda, Investasi Terancam Tertunda
apahabar.com

Ekbis

Samsung Akan Luncurkan Lini Galaxy M Ramah Kantong di India
apahabar.com

Ekbis

Bank Royal Ganti Nama Jadi Bank Digital BCA

Ekbis

Asosiasi Digital: UU Cipta Kerja Jangan Jadi Senjata Baru Investor Asing
apahabar.com

Ekbis

Jika Normal Baru Berlangsung Lama, Garuda Pertimbangkan Kenaikan Tarif Tiket
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com