Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain

Perusahaan di Bati-Bati Gelar Rapid Test Massal, 2 Reaktif

- Apahabar.com Minggu, 17 Mei 2020 - 17:31 WIB

Perusahaan di Bati-Bati Gelar Rapid Test Massal, 2 Reaktif

Giliran perusahaan PT. Indofood Sukses Makmur dan pabrik pakan ternak PT. Cheiljedang Feed Kalimantan (PT CJFK) yang disasar, Jumat (15/05). Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) melalui Gugus Tugas Pencegahan Penanggulangan Covid-19 setempat terus melakukan upaya agar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tidak diberlakukan di Kabupaten Tala.

Sebab dengan diberlakukannya PSBB otomatis dinilai akan membatasi aktivitas masyarakat dan membuat lesu aktivitas ekonomi. Solusinya yakni, dengan cara mengadakan rapid test di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kabupaten tersebut.

Setelah rapid test di Pasar Grosir Sayur Hasan Basri Pelaihari, PT.SNI, kini giliran perusahaan PT. Indofood Sukses Makmur dan pabrik pakan ternak PT. Cheiljedang Feed Kalimantan (PT CJFK) yang disasar pada Jumat (15/05).

Dari dua perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Bati-Bati tersebut, tim medis Gugus Tugas Pencegahan Penanggulangan Covid-19 Tala mendapatkan masing-masing satu karyawan yang reaktif.

Di PT Indofood Sukses Makmur, tim medis melakukan rapid test kepada 42 karyawan yang setiap hari pulang pergi ke Banjarmasin dan Banjarbaru. Sedangkan di PT CJFK, rapid test dilakukan terhadap 66 karyawan.

Pelaksanaan rapid test ini dipantau langsung Wakil Bupati Tala Abdi Rahman dan anggota Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19.

Menurut Wabup Tala, langkah percepatan penanggulangan Covid-19 terpaksa harus ditempuh untuk menghindari diberlakukannya PSBB, seperti Banjarmasin dan beberapa kota lainnya di Kalsel.

“Langkah pertama kita melakukan rapid test terhadap karyawan perusahaan yang bolak-balik dari kabupaten atau kota lain yang sudah menjadi zona merah dan menerapkan PSBB,” jelas Abdi Rahman, Jumat (15/05) sore.

“Kalau ada salah satu dari karyawan yang reaktif, mau tidak mau kita akan melakukan rapid test terhadap seluruh karyawan perusahaan tersebut,” imbuh Abdi.

Sementara pihak PT CJFK yang satu orang karyawannya dinyatakan reaktif, siap menjalani rapid test untuk seluruh karyawan.

“Pada Sabtu (16/5) pagi, kami akan kumpulkan karyawan yang belum menjalani rapid test,” kata Bayu Prastya, Humas PT CJFK.

Sedang karyawan PT CJFK dan PT Indofood yang dinyatakan reaktif, langsung dibawa ke Fasilitas Karantina Khusus Covid-19 di eks RSUD Hadji Boejasin, untuk menjalani karantina dan diambil sampel untuk dilakukan tes SWAB.

Reporter: Ahc14
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Dibantu Heli Water Bombing, Kebakaran Lahan Gambut Bati Bati Akhirnya Teratasi
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Panen Lahan Serasi Lok Serapang Hasilkan 1,620 Ton Padi
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Keren! Tala Punya Objek Wisata Arum Jeram
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Sukamta – Abdi Optimistis Programnya Berdampak Positif untuk Masyarakat
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Sukamta dan Istri Antarkan Sembako ke Rumah Warga Kurang Mampu
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

52 Kepala Desa Dilantik, Sukamta Ingatkan Hati-hati Kelola Anggaran
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

BNN Kalsel Gelar Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba di Tala
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Paman Birin Apresiasi Politeknik Negeri Tanah Laut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com