Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Pilkada Ditunda, Calon Peserta di Banjarbaru Ubah Strategi Pemenangan

- Apahabar.com Jumat, 8 Mei 2020 - 11:23 WIB

Pilkada Ditunda, Calon Peserta di Banjarbaru Ubah Strategi Pemenangan

Bacada Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin bersama AR Iwansyah. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) resmi ditunda pada Desember 2020 akibat pandemi Covid-19.

Hal itu termuat dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 2 Tahun 2020. Yang diterbitkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Menanggapi itu, Calon Kepala Daerah Kota Banjarbaru 2020, HM Aditya Mufti Ariffin siap mengikuti ketentuan pemerintah.

“Ya, (mengikuti peraturan pemerintah),” ujarnya kepada apahabar.com, Kamis (7/5) malam.

Lantas, apakah penundaan Pilkada serentak ini berdampak pada strategi pemenangannya?

“Mengganggu sih gak. Cuma kami harus mengubah sedikit pengaturan aja,” ungkapnya.

Yang dimaksudnya ialah, strategi pemenangan dalam hal sosialisasi.

“Ya misalnya mengatur ritme untuk sosilisasi dan lain lain,” bebernya.

Oleh karena itu, Ia berharap pandemi virus asal Wuhan itu segera musnah dari bumi Indonesia.

“Mudahan pandemi Corona ini cepat berlalu sehingga pemerintah tidak perlu lagi merevisi Perpu yang ada,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Perpu pengganti UU Nomor 2 Tahun 2020 mengatur penundaan Pilkada serentak 2020 akibat pandemi Covid-19.

Dalam perpu tersebut, tepatnya di Pasal 201 A, disebutkan Pilkada akan ditunda pada Desember karena wabah Covid-19.

Berikut beberapa poinnya:

(1) Pemungutan suara serentak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 201 ayat (6) ditunda karena terjadi bencana non-alam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 120 ayat (1).

(2) Pemungutan suara serentak yang ditunda sebagaimana dimaksud pada ayat (l) dilaksanakan pada bulan Desember 2020.

(3) Dalam hal pemungutan suara serentak sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak dapat dilaksanakan, pemungutan suara serentak ditunda dan dijadwalkan kembali segera setelah bencana nonalam sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berakhir, melalui mekanisme sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122A.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Andi Rudy ‘Hijrah’ ke Kotabaru, Golkar Belum Pastikan Penggantinya
apahabar.com

Politik

Markas Berbenah Bersama Dipenuhi Guru Swasta, Ngadu Nasib ke Hj Ananda-Mushaffa
apahabar.com

Politik

Pilwali 2020, Golkar Banjarmasin Tetap Usung Calon Sendiri
apahabar.com

Politik

Ririe Bakal Perjuangkan Sektor Pendidikan dan Kesehatan di Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Mundur dari Pilwali Banjarbaru, Ovie: Alasan Kemanusiaan
apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarmasin 2020, Adu Strategi Ketua Tim Sukses
apahabar.com

Politik

MAR Calon Wakil Bupati Tanbu Nomor 1 Berbagi Masker di Pasar Karang Indah
apahabar.com

Politik

Ovie-Iwan Mundur, Jalan Nadjmi-Jaya Diprediksi Kian Mulus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com